Senin, 25 Mei 2020
Follow:
Home
Diberi Sanksi Oleh FIFA
Indonesia Terancam Batal Tuan Rumah Piala AFF U-19
Minggu, 31/05/2015 - 09:48:07 WIB
 
 

JAKARTA - Sepak bola Indonesia dipastikan akan absen dalam pelbagai laga kompetisi skala internasional. Dalam Sidang Komite Eksekutif FIFA yang digelar pada Sabtu, 30 Mei 2015 di Zurich, Swiss, Federasi memutuskan untuk mengganjar sanksi kepada Indonesia karena dinilai telah melakukan intervensi terhadap Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Sekretaris Jenderal PSSI, Azwan Karim, mengatakan sanksi dari FIFA akan berdampak pada beberapa kegiatan sepak bola nasional yang sudah diagendakan.

"Seperti Piala AFF U-19, Indonesia terancam batal menjadi tuan rumah," kata Azwan, Sabtu.

Meskipun Indonesia tak bisa ikut dalam ajang kompetisi dan kegiatan sepak bola skala internasional, FIFA masih memberikan kesempatan bagi tim sepak bola Indonesia untuk ikut dalam SEA Games 2015 yang akan digelar di Singapura pada Juni mendatang. Azwan mengklaim jika keputusan FIFA tersebut merupakan hasil lobi dari PSSI.

Menurut Azwan, selama di Swiss PSSI terus berusaha melobi FIFA agar tak menjatuhkan sanksi. Namun FIFA tetap berkukuh karena Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi tak kunjung mencabut surat pembekuan PSSI.

Setelah adanya sanksi tersebut, Azwan mengatakan PSSI akan langsung berusaha bertemu dengan pemerintah untuk melaporkan seluruh keputusan yang diambil FIFA untuk Indonesia.

Masalah sanksi tersebut sepertinya tak membuat pemerintah mundur. Presiden Joko Widodo mengaku tak masalah Indonesia harus absen dalam laga internasional. Masalah yang penting, kata Jokowi, adalah pembenahan sepak bola nasional untuk menggapai prestasi internasioal.

Menurut dia, prestasi sepak bola Indonesia di kancah internasional selama sepuluh tahun terakhir tak cukup menggembirakan. Dia mencontohkan peringkat sepak bola Indonesia di FIFA sejak 2012 yang hanya bertengger di posisi 156, 2013 di peringkat 161, 2014 di peringkat 159, dan 2015 di peringkat 159.

Menurut Jokowi, saat ini sepak bola Indonesia harus direformasi secara total. Reformasi meliputi masalah organisasi, sistem, dan manajemen.*klik-ara. sumber: tempo.co

 
Berita Terbaru >>
Maiyuni: Kecil Tapak Tangan, Nyiru Kami Tadahkan
Kuasa Hukum Harap Hakim Tidak Membatasi Jumlah Saksi
Zufra: Lengkapi Dokumen, Lapor ke Mendagri
Bappeda Riau Sebut Akan Mengkaji Ulang
Gubri: Hindari Terpapar Covid-19 Masyarakat Sebaiknya Salat Idul Fitri di Rumah
Surat Perjalanan Khusus Warga Masuk Riau akan Diverifikasi Ulang
Harimau Sumatera Mati di Lahan Konsesi Arara Abadi dengan Kaki Terjerat
5 Fraksi Minta PKS Ganti Hamdani Jadi Ketua DPRD Pekanbaru
Antar 150 Paket Tajil dan Buka Puasa untuk Anak
Hendry: Hakim Langgar Kode Etik dan Tertib Hukum Acara Perdata
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com