Rabu, 23 Januari 2019
Follow:
Home
Brandon Bailey Johnson, Si Produser Cilik Ajaib dari Texas
Rabu, 09/09/2015 - 07:17:25 WIB
  Brandon Bailey Johnson (CNNIndonesia Internet/Dok. brandonbaileyjohnson.com)  

TEXAS - Usia baru 13 tahun. Tetapi Brandon Bailey Johnson sudah punya segudang profesi, dari penulis lagu, pemain musik multi instrumen, produser sampai penyusun aransemen.

Brandon juga pemegang Rekor Dunia. Sejak pertengahan Agustus lalu, bocah berambut keriting ini tercatat di Guinness World Records sebagai Produser Musik Profesional Termuda Sedunia.

“Ini merupakan penghargaan luar biasa: menjadi bagian Guinness World Records,” kata Brandon sebagaimana dikutip USA Today, dengan nada takjub, seolah tak percaya.

Pada Februari lalu, Brandon merilis My Journey. Ketujuh lagu di album debut ini digarap sendiri oleh bocah asal Texas, Amerika Serikat ini, dari vokal sampai beberapa instrumen musik.

Ia juga mengomposisi, mengaransemen, memproduksi dan merekam sendiri album ini di studio pribadi di rumahnya. Jadi memang tak keliru jika ia beroleh sertifikat Guinness World Records.

“Saya tak pernah menyangka bisa masuk daftar pencetak rekor dunia,” kata Brandon yang mengaku pernah membaca buku Catatan Rekor Dunia Guinness. “Ibulah yang menyadarkan saya soal ini.”

Hingga kini, saat menggarap album ke-dua, Bandon mengaku masih terpana dengan keberhasilan album pertamanya. Bagaimana pun ia tetap hidup normal layaknya bocah 13 tahun.

“Saya masih bermain di luar rumah, berlarian di tepi jalanan sekitar rumah bersama teman-teman. Selagi tidak sibuk, saya bermain bersama saudara laki-laki dan perempuan saya.”

Begitu tiba saatnya bermusik, Brandon bakal betah berkutat di studio bersama sound engineer merangkap penyelia Mixing & Mastering Process George Ware dari MacMoney Studios di El Paso, Texas.

“Saya pernah bilang kepada ibunya, anak ini bakal menjadi the next Prince,” kata Ware kepada laman Space News.  “Prince pun bermusik sejak usia muda, hanya bedanya ia mulai usia 19 tahun.”

Prince, yang terkenal lewat lagu The Most Beautiful Girl in The World, termasuk musisi jenius yang memainkan sendiri semua instrumen musik untuk lagu-lagu yang dinyanyikannya.

Brandon mempelajari musik secara formal sejak usia delapan tahun. Setahun kemudian, ia mulai menulis lagu dan berani tampil di muka umum, bernyanyi sembari bermain gitar.

Sejak album musik My Journey diikutsertakan di Kontes Menulis Lagu El Paso dan memperoleh juara ke-tiga, bakat Brandon mulai terendus kalangan industri musik Texas.

Pada Oktober tahun lalu, Brandon tampil di atas panggung bersama kelompok opera YoungStars di El Paso. Selain itu, ia juga mengomposisi materi musik untuk lakon ini.

Tak hanya sampai di situ. Ia juga menggarap dan memandu acara perdana ROCK 4 Moor Benefit Concert untuk menggalang bagi anak-anak di Lee & Beulah Moor Children's Home, El Paso.

Dana tersebut dikelola oleh Uniform Fund Drive dan digunakan untuk membeli 75 seragam sekolah baru bagi anak-anak kurang mampu di rumah singgah di kota asalnya itu.

Brandon sangat menikmati apa pun kegiatan yang dijalaninya, baik di bidang musik maupun bidang sosial. Sejauh ini, ia sudah menulis 35 lagu dan menggarap musiknya secara solo.

Dalam menggarap album ke-dua yang siap dirilis pada 2016 mendatang, ia dibantu artis cilik yang diorbitkannya, Adamari Cruz. Mereka antara lain menggarap lagu Everytime.*klik-CNN Indonesia

 
Berita Terbaru >>
Pengamat: 100 Hari Kepemimpinan, Syamsuar-Edy Tidak Bisa Berbuat Banyak
Demi Rakyat, Gubri Terpilih akan Pangkas Biaya Perjalanan Dinas
Jatmiko Krisna Santosa Jabat Direktur Utama PTPN V
PASS LANTANG Riau Resmi Dikukuhkan
Saiman Pakpahan: Wakil Rakyat Riau Hanya Grup 'Paduan' Suara
Sepuluh Pejabat Pemko Pekanbaru Dikukuhkan Walikota
Wajib Pajak Curang, Perbulan Pemko Pekanbaru Rugi Ratusan Juta
Tahun ini, DPKP Pekanbaru Rancang Panggilan Cepat Smart Rescue Madani
Mulai Sore Ini Supermoon Bisa Dilihat Diseluruh Indonesia
Semua Wilayah di Pedamaran Sudah Miliki Aliran Listrik
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com