Selasa, 13 November 2018
Follow:
Home
108 Marinir Penanggulangan Karhutla Disambut Bupati Rohil
Kamis, 17/09/2015 - 18:55:00 WIB
 
 

UJUNGTANJUNG - 108 pasukan marinir diterjunkan ke Rohil untuk patroli sekaligus pemadaman karlahut jika ada. Kedatangan mereka disambut dalam apel dengan inspektur upacara Bupati Suyatno. Manirini ini bertugas dibawah komando Dandim 0303 Bengkalis.

Usai memberikan pengarahan singkat, Bupati Suyatno, Kamis (17/9/15) di Ujung Tanjung, langsung menyalami personil marinir satu persatu, diikuti forkopimda, serta pejabat eselon II, Camat Tanah Putih Suryadi serta tokoh masyarakat setempat.

Ketika diwawancara, Bupati Suyatno menyebutkan, Pemkab Rohil memberikan penghargaan kepada marinir Cilandak, Jakarta yang jauh-jauh datang untuk membantu masyarakat Rohil, dalam rangka menangani kebakaran lahan dan hutan.

“Di Kabupaten Rokan Hilir selama 10 hari, kabut asap melanda dimana-mana, ini, sementara di Rokan HIlir itu sendiri, tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan. Ini semata-mata kiriman dari Provinsi Sumatera Selatan, Palembang, dan Provinsi Jambi,” ujarnya.

Suyatno mengharapkan kepada Camat Tanah Putih, tokoh masyarakat dan Datuk Penghulu agar membantu marinir tersebut, terutama dalam melakuan patroli.

“Sekaligus bila mana ada titik-titik api, kita bekerja sama dengan pihak marinir, yang hari ini kita terima, dan mudah-mudahan keberadaan pasukan marinir itu, akan membawa dampak yang terbaiklah, dalam rangka kita menangani karhutla di Kabupaten Rokan Hilir itu,” tutupnya.

Ditempat yang sama, selaku pemegang komando, Dandim 0303 Bengkalis Letkol Arh Wachyu Dwi Harianto, S.IP menjelaskan, pasukan dari marinir Cilandak, khususnya di Kabupaten Rokan HIlir ini, ditempatkan dititik yang sering terjadi kebakaran hutan dan lahan.

“Sementara untuk penempatannya di Teluk Berembun ya, ini sifatnya mobile, dimana terjadinya kebakaran hutan dan lahan, kita kerahkan disitu,” sebut Dandim.

Sampai detik ini, wilayah Rokan Hilir katanya tidak ada titik asap maupun titik api, sedangkan tugas utama marinir ini mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak ikut membakar hutan maupun lahan, sehingga asap yang ada bisa segera hilang, ISPU yang sekarang sudah mencapai ambang batas, bisa segera turun.

“Karena sampai detik ini, khusus di Rohil ini, memang, sudah akan mendekati ambang batas, sekitar 200 keatas. Tetapi belum masuk ketitik yang berbahaya, kalau yang berbahaya kan diatas 300, kalau untuk wilayah Dumai, wilayah Siak, Pekanbaru tu, sudah diatas 300,” ujarnya.

Pasukan marinir Cilandak ini katanya diperbantukan 108 personil, beroperasi berdasarkan perintah Panglima TNI selama 2 minggu kedepan di wilayah Riau, tapi masih melihat situasi yang berkembang.

Agar lebih matang dalam melaskanakan tugas, pasukan marinir ini akan diberikan sedikut pelatihan dari Damkar atau Masyarakat Peduli Api.*klik-rp010

 
Berita Terbaru >>
SKK Migas Raih Juara II Stan Terbaik Riau Expo 2018
Runway 2.600 Meter Bandara Internasional SSK Pekanbaru Diresmikan
Banjir Masih Jadi Ancaman di Beberapa Wilayah Riau
Inilah Kalimat Terakhir Khashoggi Sebelum Dibunuh di Konsulat Saudi
Peduli Bencana Sulteng, Pemkab Bengkalis Salurkan Bantuan Rp263 Juta
Dorong Pertumbuhan Wisata, Forwata Riau Eksplore Keindahan Rokan Hilir
Banjir dan Longsor di Pariaman, Dua Orang Tewas
Teuku Wisnu: Dari Glamour ke Zikir
Suap Meikarta, KPK Panggil Eks Presdir Lippo Cikarang
Diduga Tampil di Indonesia tak Sepenuh Hati, PSY Dituntut Rp.3,6 Miliar
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com