Minggu, 23 09 2018
Follow:
Home
Pj Bupati Meranti Larang Camat Tinggalkan Tempat
Rabu, 21/10/2015 - 10:07:34 WIB
 
 

SELATPANJANG - Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Meranti Edy Kusdarwanto melarang Camat Tebingtinggi Barat dan Camat Tasik Putri Puyu meninggalkan tempat tugasnya. Hal ini dikarenakan di dua kecamatan tersebut sedang terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Larangan itu dimaksudkan agar camat bisa terus konsentrasi dalam upaya memadamkan api bersama masyarakat dan instansi terkait. Dua camat itu juga diminta terus membuat laporan mengenai situasi titik api tersebut.

Penegasan itu disampaikan Edy saat rapat dengan jajaran SKPD dan instansi terkait di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti. Penegasan itu disampaikan lagi secara langsung kepada Camat Tebingtinggi Barat Rizki Hidayat saat memantau lokasi karhutla di Desa Tanjungperanap.

"Perintah ini keras agar camat jangan meninggal tempat tugas hingga titik api padam. Pastikan upaya pemadaman terus dilakukan dan laporkan situasinya kepada saya. Tetap koordinasi untuk kerjasama dengan instansi terkait dan masyarakat," tegas Bupati.

Camat Tebingtinggi Barat Rizki Hidayat yang mendengarkan perintah atasannya pun, terlihat manggut-manggut. Rizki juga melaporkan mengenai upaya masyarakat setempat dan personel TNI dalam memadamkan api sejak hampir dua minggu belakangan.

Senin sore hingga malam Edy terus memantau kondisi kebakaran di Desa Tanjungperanap. Titik api yang meluluhlantakkan kebun sagu warga dan lahan hutan itu diperkirakan mencapai seratusan hektare. Pj Bupati sempat menggelar pertemuan dengan Kepala Desa Tanjungperanap Aswandi dan warganya serta personil TNI yang bertungkus melakukan upaya pemadaman.

"Kondisi apinya semakin membesar akibat angin. Kami sempat terpaksa mundur," kata Kades Tanjungperanap.

Dalam kesempatan itu Penjabat Bupati sempat memberikan bantuan uang sebesar Rp 10 juta untuk warga yang ikut membantu upaya pemadaman api.
"Yang paling penting itu jaga keselamatan. Upaya pemadaman harus terus dilakukan tapi keselamatan saudara-saudara paling penting," pinta Edy.

Edy meminta Camat dan Kades setempat terus berkoordinasi dalam upaya pemadaman. Dia juga mendengar keluhan mengenai kekurangan peralatan untuk memadamkan api yaitu mesin air serta jauhnya sumber air dari lokasi kebakaran.*klik-rel

 
Berita Terbaru >>
Mundur dari Istana, Din Syamsuddin Punya Pilihan di Pilpres
82 Majelis Hakim MTQ Kabupeten Bengkalis ke- 43 Dilantik
Miftahul Akhyar Diminta Gantikan Ma'ruf Amin
Pemkab Bengkalis Belum Berencana Merumahkan THL
Pemko dan Eka Hospital Kerjasama Bangun Halte
Baru Saja Sebuah SPBU di Sawahan Padang Terbakar
Malam Ini Dua Capres akan Berpidato di KPU, Usai Ambil Nomor Urut
Tiba-tiba Jalan Depan Ruko di Setia Budi Pekanbaru Amblas, Motor Berjatuhan
5 Remaja Spesialis Curanmor Masjid Ditangkap Tim Polsek Rumbai Pekanbaru
Puluhan Ribu Nelayan di Perairan Riau Rawan Terlibat Konflik
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com