ROHUL(klikriau.com) - Terkait adanya isu banyaknya paham radikal yang berkembang di daerah, Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan"> ROHUL(klikriau.com) - Terkait adanya isu banyaknya " />
Minggu, 31 Mei 2020
Follow:
Home
Belum Ada Paham Radikal yang Terpantau di Rohul
Sabtu, 23/01/2016 - 03:02:42 WIB
  Radikalisme Ilustrasi/Net  

ROHUL(klikriau.com) - Terkait adanya isu banyaknya paham radikal yang berkembang di daerah, Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) hingga saat ini mengaku belum ada mendeteksi gerakan seperti Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar)ataupun paham aliran sesat.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Rohul, Ahmad Supardi Hasibuan. Menurutnya, hingga saat ini pihaknya terus melakukan pemantauan di lapangan, namun belum ada ditemukan aliran yang menyimpang.

"Hingga kini kami belum menemukan adanya aliran sesat ataupun semacam paham radikalisme dan teroris di tengah-tengah masyarakat," tegasnya.

Tidak adanya aliran yang menyimpang di Negeri Seribu Suluk itu, dinilai Ahmad Supardi dikarenakan masyarakat Rohul memiliki keyakinan kuat dalam soal keagamaan, sehingga dapat menangkal paham-paham yang dianggap menyimpang.

Dalam melakukan pemantauan di lapangan, Ahmad Supardi mengatakan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Rohul. Sebab menurutnya organisasi apapun yang masuk ke Rohul biasanya juga dipantau oleh Kesbangpol.

"Dalam melakukan pemantauan, kita selale melakukan komunikasi dengan pihak Kesbangpol, sebab instansi tersebut memiliki data tentang organisasi apa saja yang masuk ke Rohul," tandasnya.

Lanjut, meskipun hingga saat ini tidak ditemukan organisasi ataupun aliran sesat di Rohul, Ahmad Supardi tetap menghimbau masyarakat untuk melaporkan ke Kemenag dan Kesbangpol jika ada kejadian-kejadian ataupun ajaran yang dianggap menyimpang.

Kedepan, mantan Humas Kanwil Kemenag Riau itu mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan. Sedangkan, jika ditemukan aliran radikal ataupun yang menyimpang, ia menegaskan pihaknya akan memberikan pembinaan terlebih dahulu.

"Jika nantinya memang ditemukan, tentu kita akan melakukan pembinaan, sehingga mereka yang menyimpang itu bisa kembali ke jalan yang benar dan diridhai Allah SWT," tutupnya.*Klik-EP

 
Berita Terbaru >>
Mamun Murod Tuai Banyak Dukungan
Maiyuni: Kecil Tapak Tangan, Nyiru Kami Tadahkan
Kuasa Hukum Harap Hakim Tidak Membatasi Jumlah Saksi
Zufra: Lengkapi Dokumen, Lapor ke Mendagri
Bappeda Riau Sebut Akan Mengkaji Ulang
Gubri: Hindari Terpapar Covid-19 Masyarakat Sebaiknya Salat Idul Fitri di Rumah
Surat Perjalanan Khusus Warga Masuk Riau akan Diverifikasi Ulang
Harimau Sumatera Mati di Lahan Konsesi Arara Abadi dengan Kaki Terjerat
5 Fraksi Minta PKS Ganti Hamdani Jadi Ketua DPRD Pekanbaru
Antar 150 Paket Tajil dan Buka Puasa untuk Anak
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com