Selasa, 17 09 2019
Follow:
Home
Jangan Abaikan Patah Hati, Ini Akibatnya!
Rabu, 13/04/2016 - 12:08:49 WIB
  Ilustrasi
 

JAKARTA (klikriau.com)- Kematian pasangan hidup yang kita cintai tentu akan menimbulkan rasa kesedihan yang dalam. Patah hati tersebut ternyata juga berdampak pada kesehatan fisik.

Namun dari hasil penelitian terbukti kematian atau kehilangan orang yang sangat dekat dengan kita juga menyebabkan gangguan serius bagi jantung.

Dalam studi terbaru di Denmark, gangguan jantung itu disebabkan karena adanya gangguan irama jantung. Dampaknya pun bisa menetap.

Orang yang kehilangan orang tercintanya 41 persen akan mengalami gangguan irama jantung satu bulan setelah kematian pasangannya. Risiko itu paling besar pada orang berusia muda dan kematian pasangannya terjadi mendadak atau tak terduga.

Para peneliti sudah sejak lama mempelajari fenomena yang disebut kardiomiopati stres atau sindrom patah hati, yaitu kejadian stres berat, misalnya kematian pasangan, dan bisa menyebabkan seseorang mengalami gejala mirip serangan jantung.

Gejala itu meliputi napas pendek-pendek dan nyeri dada, tetapi tidak terjadi penyumbatan pembuluh darah.

Para ahli menduga, gejala itu dipicu oleh hormon stres yang disebabkan oleh kejadian emosional.

Peningkatan kadar hormon stres ini bisa menyebabkan inflamasi dan juga ketidakseimbangan yang tak terkendali pada bagian sistem saraf.*klik-net

Sumber: Kompas.com

 
Berita Terbaru >>
Pemuda Masjid Muawwanah Gelar Pawai Obor dan Jalan Sehat
Mau Irit, Pakai Pertamax
NKRI Bersyariah Rahmatan Lil Alamin
Mahasiswa Psikologi UIR Praktek Lapangan di IIUM Selangor
Cucu Sumantri Apresiasi Dukungan Pemkab Rohil
'Air Janggi - Meniti Langkah' Ceritakan Rusaknya Lingkungan Sungai di Riau
Bupati Inhu Harap Wartawan Terus Tingkatkan Kompetensi
Pemko Pekanbaru Sabet Predikat KLA Kategori Nindya
Sukiman: ISQ Syekh Ibrahim Pabrik Akhlak Islami
Disnakbun Rohul Imbau Masyarakat Asuransikan Hewan Ternak
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com