Minggu, 23 09 2018
Follow:
Home
Bupati Kepulauan Meranti Jabat Koordinator Apkasi Wilayah Riau
Kamis, 05/05/2016 - 21:59:35 WIB
  Pengukuhan Pengurus Apkasi.
 

JAKARTA (klikriau.com) - Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi kembali mendapat kepercayaan dari Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi). Dia dipercayai sebagai Wakil Ketua Bidang Keuangan Daerah sekaligus menjadi Koordinator Apkasi Wilayah Riau.

Kamis (5/5/2016) bertempat di sela pameran Apkasi International Trade and Investment Summit (AITIS) 2016 di Jakarta International Expo, dilakukan pengukuhan kepengurusan Apkasi periode 2015-2020. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Apkasi Mardani H Maming, Bupati Tanah Bumbu Kalimantan Selatan disaksikan Wapres Jusuf Kalla dan Mendagri Tjahjo Kumolo.

"Ini sebuah kepercayaan kepada kita. Tentu perlu kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya karena wadah Apkasi ini sangat strategis bagi kita dalam menjalin komunikasi dan mempromosikan potensi daerah kita ke daerah lain," jelas Bupati.

Dia menambahkan bahwa jabatan Wakil Ketua Bidang Keuangan Daerah itu sama dengan yang dipercayakan pada pengurusan Apkasi periode sebelumnya. Sedangkan jabatan Koordinator Apkasi Wilayah Riau merupakan pengukuhan definitive mengingat periode sebelumnya Irwan sempat dipercayakan sebagai caretaker jabatan tersebut hingga berakhir masa jabatannya sebagai Bupati sebelum pilkada lalu.

Dalam pengukuhan itu Wapres Jusuf Kalla meminta pemerintah daerah meningkatkan kualitas produk lokal agar mampu bersaing di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

"Produk yang bagus, harga murah dan pengerjaan cepat. Kalau kita sudah memiliki tiga unsur itu, maka yakinlah produk-produk kita dapat bersaing dengan produk yang berasal dari luar negeri," ujar Kalla.

Kalla mengapresiasi para bupati yang terus mengembangkan potensi sumber daya yang ada daerah. Menurutnya, maju mundurnya negara amat tergantung pada unit-unit usaha yang dikembangkan di daerah. Karena itu, upaya pengembangan unit-unit usaha di daerah harus terus didukung sehingga produk nasional bisa bersaing di tengah pasar ASEAN.

"Kalau selama ini kita menghasilkan padi atau jagung harus lebih baik kualitasnya dibandingkan yang lain, tapi harganya tidak terlalu mahal. Tanpa itu, kita akan dikalahkan dengan banyak negara lain. Apalagi dengan struktur persaingan pasar ASEAN, persaingan akan lebih besar lagi. Semua tergantung di daerah," tuturnya.*rls/hms

 
Berita Terbaru >>
Mundur dari Istana, Din Syamsuddin Punya Pilihan di Pilpres
82 Majelis Hakim MTQ Kabupeten Bengkalis ke- 43 Dilantik
Miftahul Akhyar Diminta Gantikan Ma'ruf Amin
Pemkab Bengkalis Belum Berencana Merumahkan THL
Pemko dan Eka Hospital Kerjasama Bangun Halte
Baru Saja Sebuah SPBU di Sawahan Padang Terbakar
Malam Ini Dua Capres akan Berpidato di KPU, Usai Ambil Nomor Urut
Tiba-tiba Jalan Depan Ruko di Setia Budi Pekanbaru Amblas, Motor Berjatuhan
5 Remaja Spesialis Curanmor Masjid Ditangkap Tim Polsek Rumbai Pekanbaru
Puluhan Ribu Nelayan di Perairan Riau Rawan Terlibat Konflik
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com