Senin, 01 Juni 2020
Follow:
Home
Kemenag Rohul Cairkan Dana Profesi Guru Rp2,9 M
Sabtu, 11/06/2016 - 14:48:52 WIB
  Kakan Kemenag Rohul
 

ROKAN HULU - Kepala Kantor (Kakan) Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, didampingi Kasi Pendidikan Islam Drs H Syahruddin MSy,  mengatakan bahwa pihaknya telah mencairkan pembayaran tunjangan profesi bagi guru bulan April dan Mei 2016, baik Guru Madrasah PNS Kemenag maupun guru agama Pendidikan Agama Islam (PAIS) Disdikpora, serta guru non PNS.

Pembayaran tunjangan profesi guru tersebut sebanyak 470 orang, dengan perincian 346 PNS dan 124 non PNS (honorer), dengan jumlah dana senilai Rp 2.907.573.822. Tunjangan profesi guru sebelumnya telah dicairkan tiga bulan  yakni Januari hingga Maret senilai Rp 3.146.453.865,-

Dengan demikian maka hingga saat ini, tunjangan profesi guru PNS dan non PNS di lingkungan Kemenag Rohul, telah dicairkan untuk lima bulan Januari hingga Mei 2016, dengan total nilai Rp 6.054.027.687.

Dikatakannya, pembayaran tunjangan profesi guru dua bulan ini dimaksudkan untuk memberikan kesejahteraan yang memadai sekaligus untuk memenuhi kebutuhan hari raya 1437 H yang sudah semakin dekat. Tunjangan profesi ini sedianya dicairkan pada bulan Juli, cuman pada awal Juli banyak libur hari raya, dikhawatirkan ada kendala menjelang lebaran, jelasnya.

Menurut Ahmad Supardi lagi, dana tersebut langsung ditransfer kepada rekening masing-masing guru yang bersangkutan, sehingga tidak dimungkinkan adanya potong memotong, kecuali potongan pajak, yaitu 15 persen bagi PNS Golongan IV dan 5 Persen bagi PNS Golongan III dan non PNS.

Dana tersebut dipersilahkan kepada masing-masing guru untuk mengecek langsung pada rekeningnya, apakah sudah masuk rekening ataukah belum. Jika sudah masuk dalam rekening, silahkan digunakan sesuai dengan keperluan masing- masing guru.

Sedangkan jika belum, maka dipersilahkan datang melapor ke kantor Kemenag Rohul, untuk dilakukan pengecekan apakah ada kesalahan teknis

"sebab bisa saja salah input nama, salah input nomor rekening, termasuk rekeningnya sudah mati, karena tidak ada saldo lagi dalam rekening," tandas Ahmad Supardi. Klik-min

 
Berita Terbaru >>
Mamun Murod Tuai Banyak Dukungan
Maiyuni: Kecil Tapak Tangan, Nyiru Kami Tadahkan
Kuasa Hukum Harap Hakim Tidak Membatasi Jumlah Saksi
Zufra: Lengkapi Dokumen, Lapor ke Mendagri
Bappeda Riau Sebut Akan Mengkaji Ulang
Gubri: Hindari Terpapar Covid-19 Masyarakat Sebaiknya Salat Idul Fitri di Rumah
Surat Perjalanan Khusus Warga Masuk Riau akan Diverifikasi Ulang
Harimau Sumatera Mati di Lahan Konsesi Arara Abadi dengan Kaki Terjerat
5 Fraksi Minta PKS Ganti Hamdani Jadi Ketua DPRD Pekanbaru
Antar 150 Paket Tajil dan Buka Puasa untuk Anak
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com