Sabtu, 23 Maret 2019
Follow:
Home
Ribuan Warga Unjuk Rasa Protes Kebijakan Imigrasi Trump
Senin, 30/01/2017 - 12:31:39 WIB
 
 

WASHINGTON DC - Aksi protes menentang kebijakan imigrasi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terus berlanjut. Para demonstran berkumpul di luar Gedung Capitol dan Gedung Putih, juga di Bandara Internasional Dulles, Washington DC untuk menunjukkan dukungan pada para imigran dan warga asing yang baru tiba.

Unjuk rasa serupa juga terjadi di kota-kota besar AS lainnya karena publik marah pada perintah eksekutif Trump yang melarang warga dari tujuh negara mayoritas muslim masuk ke AS, serta menghentikan program penampungan pengungsi. Tujuh negara itu adalah Iran, Irak, Libya, Somalia, Sudan, Suriah dan Yaman.

Saif Rahman (38) yang seorang warga negara AS kelahiran Iran dan tinggal di Virginia, baru saja terbang dari Istanbul, Turki, via Frankfurt ke Bandara Dulles ikut merasakan dampaknya. Dia menceritakan bagaimana dua agen perbatasan AS menunggu penumpang turun dari pesawat saat baru mendarat.

Sebanyak 16 orang, termasuk Rahman, dipanggil secara khusus untuk melakukan pemeriksaan tambahan. Rahman berhasil melalui pemeriksaan tambahan itu dengan cukup cepat, namun dia merasa kecewa dengan kebijakan baru Presiden Trump ini. "Saya berharap kita bisa melalui masa-masa sulit ini sambil tetap menjaga nilai-nilai kita sebagai sebuah negara," ucap Rahman seperti dilansir AFP, Senin (30/1/2017).

Perintah eksekutif Presiden Trump melarang masuknya para pengungsi ke AS untuk 120 hari ke depan, juga melarang pengungsi dari Suriah untuk batas waktu yang belum ditentukan dan menghentikan sementara perilisan visa untuk warga dari tujuh negara itu untuk 90 hari ke depan.

Penolakan banyak muncul dari publik AS, dengan banyak warga turun ke jalanan dan memenuhi bandara-bandara besar AS untuk menyambut langsung warga asing dan imigran yang baru tiba. Tak terkecuali di Bandara Internasional Dulles, Washington DC. Sekitar 400 demonstran yang berkumpul di bandara, menyambut setiap orang yang baru tiba di pintu keluar bagian imigrasi bandara.

Para demonstran memberikan bunga dan makanan sembari menyapa dengan ramah orang-orang yang baru tiba. Mereka juga membawa poster bernada sambutan untuk imigran dan meneriakkan slogan seperti: "Tidak ada kebencian, tidak ada ketakutan, imigran disambut baik di sini" dan juga "Biarkan mereka masuk! Biarkan mereka masuk!".

Tidak hanya demonstran, para pengacara juga berkumpul di bandara-bandara AS. Mereka berlomba-lomba menawarkan jasa mereka secara pro-bono untuk membantu orang-orang yang terdampak kebijakan Trump ini. Banyak pengacara membawa poster bertuliskan tawaran bantuan hukum untuk orang-orang yang ditahan karena kebijakan Trump ini.

Di luar Gedung Putih, ribuan warga berkumpul untuk menyampaikan perlawanan pada kebijakan Trump. Demonstran juga melakukan long march ke Gedung Capitol. Khadija Shakour yang merupakan warga muslim AS, mengatakan bahwa perintah eksekutif Trump itu melanggar Konstitusi AS, yang melarang segala bentuk diskriminasi atas dasar apapun, termasuk agama dan ras.

"Ini salah, ini penuh kebencian, ini radikal. Dia (Trump-red) menyatakan ini bukan larangan muslim. Ini adalah larangan muslim, khususnya saat Anda mengatakan, "Saya akan mengurus para penganut Kristen" ujarnya merujuk pada ucapan Trump yang berjanji mengutamakan pengungsi Kristen asal Suriah.**

Sumber: Detik.Com

 
Berita Terbaru >>
Makin Berat, Fredrich Yunadi Divonis MA 7,5 Tahun Penjara
KI dan Fitra Riau Gelar Bimtek Pengelolaan Informasi Berbasis Teknologi
PWI Riau Gelar Pelatihan Jurnalistik Wartawan Migas
Ada KPK Gadungan Coba Peras Keluarga Penyuap Romi
Upaya Padamkan Api, Water Bombing Sisiri Kawasan Karhutla di Riau
Kasus Duel Siswa dan Kepsek SMAN 2 Rakit Kulim Inhu Berakhir Damai
Waduh, 86 Hotspot Kepung Riau Hari Ini
Bantu Dana Pendidikan Daerah Tertinggal, Komunitas Anak Ceria Galang Dana di CFD
FPI Bantu Masyarakat Koto Aman yang Menunggu Nasib di Bawah Fly Over
Tertarik Cangkang Sawit, Pengusaha Jepang Temui Gubri
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com