Kamis, 27 Juni 2019
Follow:
Home
Ramadan di Saudi: Siang Jadi Malam hingga Tarawih 10 Juz
Minggu, 18/06/2017 - 12:44:33 WIB
 
 

MADINAH - Arab Saudi merupakan sebuah negara yang terletak di Jazirah Arab. Negara yang beribu kota di Riyadh ini berbatasan darat dengan sejumlah negara yaitu Yordania, Irak, Kuwait, Qatar, Persatuan Emirat Arab, Oman dan Yaman. Batas barat Arab Saudi terdapat Laut Merah dan batas timur Arab Saudi terdapat Teluk Arab.

Terdapat dua kota suci bagi umat Islam di Arab Saudi, Makkah dan Madinah. Makkah adalah kota kelahiran Nabi Muhammad Shallalahu 'alaihi wa Sallam dan Madinah adalah kota tempat hijrahnya Nabi Muhammad beserta para sahabat Radhiyallahu 'Anhum.

Meskipun saya sudah berada di Arab Saudi sejak akhir tahun 2012, namun momen Ramadan selalu saya habiskan di Tanah Air karena bertepatan dengan liburan musim panas. Maka tahun 2017 ini adalah Ramadan pertama saya di perantuan.

Hari Jumat, 26 Mei 2017, terlihat hilal bulan Ramadan, yang menjadikan hari pertama masyarakat di Arab Saudi menunaikan ibadah salat tarawih. Tarawih di Masjidil Haram Makkah, Masjid Nabawi dan Masjid Quba di Madinah setiap malamnya 1 juz dengan 23 rakaat. Adapun di masjid-masjid lain, ada yang tarawihnya 11 rakaat dan lain sebagainya.

Salah satu hal yang unik, ada salah satu masjid di Arab Saudi, di Kota Khamis Mushait, Provinsi 'Asir, dengan Imam Syaikh al-Hawasyi, tarawih di sana setiap malamnya menghabiskan 10 juz Alquran, sehingga dalam 3 malam dapat mengkhatamkan Alquran, Masya Allah Tabaarakallah.

Dimajukannya Ujian Akhir Semester

Ujian Akhir Semester bagi pelajar sekolah dan universitas di Arab Saudi untuk tahun ajaran 1437-1438 H/2016-2017 M dimajukan, yang seharusnya diselenggarakan pada 10-20 Ramadan 1438 H. Pengumuman keputusan Raja Salman dikeluarkan tepat pada hari Sabtu malam, 25 Rajab 1438 H/22 April 2017 sehingga Ujian Akhir Semester dimajukan pada hari Ahad-Kamis, 18-29 Sya'ban 1438 H/13-25 Mei 2017 M.

Pengumuman ini disambut baik oleh para pelajar, guru/dosen dan walimurid, di mana masih banyak para pelajar di Arab Saudi yang harus menempuh perjalanan ratusan kilometer untuk menuju ke sekolah/universitasnya. Serta, dimajukannya ujian ke bulan Sya'ban ini, menjadikan para pelajar dan mahasiswa untuk fokus beribadah di bulan suci Ramadan.

Jarak Azan dan Iqamah Lama

Jarak antara azan dan iqamah (panggilan kedua untuk salat-red) di masjid-masjid di Arab Saudi tidak seperti di masjid-masjid di Indonesia yang biasanya hanya sekitar 5 menit atau cukup untuk menunaikan salat sunah 2 rakaat. Masjid-masjid di Arab Saudi, jarak waktu antara azan dan iqamah adalah sebagai berikut: 25 menit pada waktu subuh, 20 menit pada waktu Zuhur dan Asar, 10 menit pada waktu Magrib dan 20 menit pada waktu Isya, kecuali di Masjid Nabawi yang hanya sekitar 13 menit.

Pada bulan suci Ramadan, jarak waktu antara azan dan iqamah di waktu Magrib diundur menjadi 15 menit, dengan tujuan mempersilakan kepada para jemaah salat yang sedang menyantap takjil untuk menghabiskan takjilnya terlebih dahulu.

Di kota suci Madinah, azan Isya yang sekitarnya masuk kurang lebih pukul 20.30, akan diundur ke pukul 21.00 atau sekitar 30 menit. Sehingga tarawih di Masjid Nabawi misalnya, akan selesai kurang lebih pukul 23.30. Masya Allah. Sehingga waktu istirahat hanya sekitar 3 jam, karena pada pukul 03.00 masyarakat harus bangun sahur dan azan Subuh masuk pada pukul 04.00 pagi.

Hotel dan Toko Berlomba Sambut Bulan Suci

Hotel-hotel dan toko-toko di Arab Saudi ikut serta dalam menyambut bulan suci Ramadan dengan memasang kain atau umbul-umbul berwarna merah bertuliskan "Nawwarna Ramadhan" yang berarti "Ramadan menyinari kita".

Bukan hanya itu, beberapa hari sebelum masuk bulan Ramadan, sebagian hotel ada yang menyambut datangnya bulan suci Ramadan dengan membagikan segelas air zamzam, segelas kopi Arab dan kurma kepada para pengunjung yang melewati depan hotel, Masya Allah.

Siang Jadi Malam, Malam Jadi Siang

Di Arab Saudi, toko-toko dan restoran-restoran akan buka pada malam hari setelah tarawih hingga datang waktu sahur, bahkan banyak dari toko-toko yang tutup pada siang hari hingga sore harinya.

Pada malam 1 Ramadan, setelah tarawih saya bersama kawan-kawan berkesempatan untuk belanja ke "souq khudor" yang berarti pasar sayur-sayuran. Pasar itu bisa dibilang pasar induknya masyarakat Madinah.

Meskipun namanya pasar sayur, bukan hanya sayur-sayuran yang dijual, ada pula buah-buahan, kurma, daging dan ikan, serta kebutuhan sembako lainnya. Ramai sekali pasar oleh para pengunjung.

Takjil Gratis Masjid Nabawi

Jika anda datang ke Masjid Nabawi sekitar 1 jam atau 30 menit sebelum azan Magrib. Maka Anda akan jadi berebutan orang-orang yang akan membagikan takjil.

"Tafadhol ya hajj, ifthir ma'ana" yang artinya "Mari Pak Haji, berbuka bersama kami", demikian salah satu ajakan mereka.

Berbagai takjil disediakan di Masjid Nabawi, jika anda ingin langsung makan berat seperti nasi plus ayam, Albaik dan sebagainya, maka boleh berbuka di halaman Masjid Nabawi. Adapun takjil di dalam Masjid Nabawi juga terdiri dari berbagai macam, seperti air zamzam, kopi Arab, teh, susu, kurma, roti, yogurt dan kacang. Jadi jangan takut tidak punya uang untuk beli takjil, cukup datang ke Masjid Nabawi saja, hehehe.

Semoga kawan-kawan semua berkesempatan untuk menunaikan ibadah puasa Ramadan di tanah suci bersama keluarga ya! Selamat menunaikan ibadah puasa! Taqabbalallahu Minnaa wa Minkum Shaalihal A'maal.***Imaam Khairul Annas/Detik.com

 
Berita Terbaru >>
Ragam Kegiatan Warnai Sempena Hari Jadi Kota Pekanbaru Ke- 235
Seorang Kakek di Kuansing Nyaris Tewas Diterkaman Buaya
Satgas Karhutla Mulai Antisipasi Kemunculan Hotspot di Riau
Putusan Sengketa Perselisihan Hasil Pemilu Pilpres akan Dibacakan 27 Juni
Aturan Penetapan Jalur Zonasi PPDB 2019 Direvisi Menteri Pendidikan
Ternyata Rokok Elektrik Bisa Rusak Sel Pelapis Pembuluh Darah
Indonesia Ikut Suarakan Penanggulangan Sampah Plastik
Jengkol Paling Enak Ada di Sumatera Barat
PPDB SMA Sederajat di Riau akan Dimulai Awal Bulan Juli
Pemerintah Putuskan Harga Tiket Pesawat Rute Domestik Turun
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com