Minggu, 24 Maret 2019
Follow:
Home
WN Swedia Dibebaskan Setelah 6 Tahun Disandera Al-Qaeda
Selasa, 27/06/2017 - 07:54:02 WIB
  WN Swedia Gustafsson (42) dibebaskan Al-Qaeda setelah 6 tahun disandera (Foto: Dok. AFP)
 

STOCKHOLM - Warga Negara Swedia Johan Gustafsson (42) yang disandera Al Qaeda di Mali sejak tahun 2011 lalu, akhirnya dibebaskan.

"Saya sangat senang mengumumkan bahwa Johan (Gustafsson) hari ini dapat kembali ke Swedia dan bertemu kembali dengan keluarganya," ujar Menteri Luar Negeri Swedia Margot Wallstrom kepada wartawan, seperti dilansir dari AFP, Selasa (27/6/2017).

Wallstrom sempat menunjukkan foto Gustafsson yang dikelilingi keluarganya setelah ia sampai dengan selamat di rumahnya. Hanya saja, Wallstrom enggan membeberkan secara rinci bagaimana upaya Swedia membantu membebaskan Gustafsson.

Begitu pula soal ada atau tidaknya uang tebusan yang dibayar ke Al-Qaeda. Wallstrom hanya berkata diplomatis.

"Kebijakan Swedia adalah tidak membayar uang tebusan jika terjadi penculikan," katanya.

Seorang sumber keamanan Malia mengatakan kepada AFP bahwa pejabat Mali "membantu membebaskan sandera Swedia. Dia dibebaskan di gurun Mali," ungkapnya.

Pada November tahun 2011, Gustafsson diculik di Timbuktu, Mali utara bersama dengan WN Afrika Selatan Stephen McGown dan WN Belanda Sjaak Rijke. Rijke dibebaskan pada bulan April 2015 oleh pasukan khusus Perancis.

Sementara itu, kementerian luar negeri Swedia tidak memberikan rincian tentang nasib McGown. Ayahnya, Malcolm McGown, mengatakan kepada AFP dari rumahnya di Johannesburg bahwa keluarga mereka tidak memiliki berita tentang Stephen.

"Kami tidak mendengar apapun tentang anak kami, akan baik bagi mereka berdua untuk dilepaskan pada saat bersamaan, tapi tidak ada yang bisa kami lakukan untuk hal itu," jelas Malcolm McGown.

"Saya tidak memiliki rincian tentang bagaimana pembebasan (dari Johan) terjadi, dan mungkin pembebasan Johan adalah tindakan yang baik, saya tidak tahu pasti rencananya bersama Stephen," tambahnya.***

Sumber: Detik.com

 
Berita Terbaru >>
Makin Berat, Fredrich Yunadi Divonis MA 7,5 Tahun Penjara
KI dan Fitra Riau Gelar Bimtek Pengelolaan Informasi Berbasis Teknologi
PWI Riau Gelar Pelatihan Jurnalistik Wartawan Migas
Ada KPK Gadungan Coba Peras Keluarga Penyuap Romi
Upaya Padamkan Api, Water Bombing Sisiri Kawasan Karhutla di Riau
Kasus Duel Siswa dan Kepsek SMAN 2 Rakit Kulim Inhu Berakhir Damai
Waduh, 86 Hotspot Kepung Riau Hari Ini
Bantu Dana Pendidikan Daerah Tertinggal, Komunitas Anak Ceria Galang Dana di CFD
FPI Bantu Masyarakat Koto Aman yang Menunggu Nasib di Bawah Fly Over
Tertarik Cangkang Sawit, Pengusaha Jepang Temui Gubri
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com