Senin, 17 Juni 2019
Follow:
Home
Dinsos Usulkan Tiga Calon Pahlawan Nasional dari Riau
Selasa, 04/07/2017 - 18:13:05 WIB
 
 

PEKANBARU - Dinas Sosial (Dinsos) Riau usulkan tiga nama untuk ditetapkan sebagai pahlawan nasional asal Riau ke Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Selain itu Dinsos juga mengusulkan 13 calon tokoh dan pejuang Riau atau pahlawan daerah tahun 2017.

Kepala Dinas Sosial Riau, Drs H Syarifuddin Ar MSi melalui Kepala  Seksi (Kasi) Kepahlawan, Keperintisan dan Restorasi Sosial Bidang Pemberdayaan, Ir Hardisman MH, Selasa (4/7) menjelaskan, tiga nama yang diusulkan untuk menjadi pahlawan nasional adalah Mahmud Marzuki dari kampar, Narasinga II dari Inhu dan Syeh Abdul Rahman Sidiq dari Inhil.

"Nama-nama calon nasional itu beberapa tahun ini kita usulkan ke Kemensos, tapi selalu ditolak karena persyaratan tidak lengkap. Kita sudah melengkapi kekurangannya dan akan kembali kita usulkan tahun ini," tutur Hardisman.

Disebutkan, hingga kini, pahlawan nasional dari Riau baru diakui pusat dua orang. Yakni, Sultan Syarif Kasim II dari Siak dan Tuanku Tambusai dari Rohul.

Sementara untuk pengusulan ke-13 calon pahlawan daerah tersebut dilakukan berdasarkan penilaian tim kecil yang dibentuk Dinsos. "Penilaian sudah dilakukan beberapa bulan lalu. Tim telah menetapkan 13 nama. Selanjutnya akan diusulkan ke Gubernur Riau untuk penetapan Surat Keputusan atau SK," ujar Hardisman.

Hardisman menyebutkan 13 calon pejuang daerah tersebut antara lain Tugimin dari Pekanbaru, H Abdul Karim Said dari Siak, Wan Saleh Tami dari Rokan Hilir,  T Said Jaafar dari Pelalawan, T Rozali dari Kampar dan Sebastian dari Indragiri Hilir.

Dikatakan, nama-nama yang diusulkan itu sebagai pejuang daerah adalah yang dinilai telah memberikan kontribusi besar memperjuangkan kepentingan masyarakat Riau sesuai dengan bidangnya masing-masing. Kepada pahlawan daerah ini, Pemerintah Provinsi Riau akan memberikan santunan masing-masing Rp5 juta.

"Santunan diberikan kepada ahli waris. Dana santunan bersumber dari APBD Perubahan Riau 2017. Pengakuan ini sebagai bentuk penghormatan Pemprov Riau terhadap jasa dan perjuangan pahlawan daerah tersebut," ungkap Hardisman.

Selain memberikan santunan kepada ahli waris pahlawan daerah, Pemrov Riau juga akan memberikan santunan kepada janda perintis perjuangan yang hanya tinggal 2 orang. Masing-masing janda tersebut mendapatkan santunan Rp25 juta.

Hardisman menjelaskan, penetapan pejuang daerah dilakukan sejak 2016 lalu. Hingga kini, jumlah pejuang daerah sebanyak 20 orang.**/MC

 
Berita Terbaru >>
Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis Tersandung Kasus Hukum
Dua Polisi Gadungan Perkosa Gadis di Depan Pacarnya, Terjadi di Rokan Hulu
Jabatan Maruf di BUMN Diyakini Bisa Mendiskualifikasi 01
Adakan Kegiatan Bukber, IKTS Pekanbaru Santuni Puluhan Anak Yatim
Tekanan dan Ancaman Terhadap Kawasan Konservasi Makin Meningkat
Diskusi dengan Tajuk 'Ngopi Bareng' Besok Kembali Diadakan PWI Riau
Dalam Rangka HUT ke -12, IKTS Kembali Lakukan Kegiatan Donor Darah
Pemko Pekanbaru Terima Penghargaan Satya Lencana Karyabhakti Praja Nugraha
Sambut Hari Bumi, Pecinta Alam Sumatera Riau Lakukan Aksi Pungut Sampah
Menikmati Wisata Perut Bumi di Labuan Bajo
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com