Sabtu, 23 Maret 2019
Follow:
Home
Riau Contoh Terbaik Dunia untuk Restorasi Gambut
Jumat, 14/07/2017 - 18:16:41 WIB
 
 

PEKANBARU - Provinsi Riau merupakan provinsi dengan lahan gambut terluas di Indonesia. Diperkirakan ada 4,8 juta hektar lahan gambut atau sekitar 51 persen dari total luas lahan di Riau.

Banyak lahan gambut yang rusak akibat kasus kebakaran hutan yang terjadi dalam belasan tahun terakhir. Tapi dalam beberapa tahun ini dilakukan upaya restorasi agar kembali ke kondisi semula.

Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melakukan restorasi gambut sekaligus pencegahan kebakaran hutan, ternyata mendapat apresiasi dari Badan Restorasi Gambut (BRG). 

Kepala BRG Nazir Foead usai menandatangani Nota Kesepahaman tentang Restorasi Gambut dengan Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman di Kantor Gubernur Riau pada Jum'at (14/7/17) mengatakan, upaya restorasi gambut yang dilakukan Pemprov Riau mendapat apresiasi dari dunia.

"Riau telah menjadi contoh terbaik di dunia untuk restorasi gambut. Ada beberapa negara anggota PBB yang sudah melihat langsung ke Riau dan mereka kagum karena mampu menerjemahkan dengan baik upaya restorasi gambut ini," ucapnya.

Upaya restorasi gambut antara lain dengan membangun sekat kanal, sumur bor dan lainnya. Provinsi Riau, menurut Nazir Foead merupakan provinsi paling penting dari 7 provinsi yang sedang melakukan upaya restorasi, karena lahan gambut terluas ada di Riau.

"Luas gambut se-Indonesia ada sekitar 12,9 juta hektar. Lebih setengah yang harus dipulihkan. Itu ada di 7 provinsi. Target kita pada tahun 2020 sudah ada 2 juta hektar yang terpulihkan," ulas Nazir, seraya menyebut bahwa lahan gambut sebagian ada di areal konsesi perusahaan dan sebagian kecil di areal konservasi atau lahan masyarakat.

Tahun ini BRG menargetkan restorasi gambut seluas 400 ribu hektar, dimana sekitar setengah atau 200 ribu hektar ada di Riau.Nazir juga sempat menyebut restorasi gambut di kawasan Rimbo Panjang, Kampar berjalan sesuai harapan, bahkan jadi model bagi daerah lain. 

"Kalau kawasan Rimbo Panjang itu terbakar, itu asapnya biasanya ke Bandara SSK II," sebutnya.

Nazir berkali-kali mengapresiasi kinerja Pemprov Riau dan semua pihak terkait yang telah bekerja keras mencegah kebakaran hutan dan tentu saja melakukan upaya restorasi gambut.***/mcr

 
Berita Terbaru >>
Makin Berat, Fredrich Yunadi Divonis MA 7,5 Tahun Penjara
KI dan Fitra Riau Gelar Bimtek Pengelolaan Informasi Berbasis Teknologi
PWI Riau Gelar Pelatihan Jurnalistik Wartawan Migas
Ada KPK Gadungan Coba Peras Keluarga Penyuap Romi
Upaya Padamkan Api, Water Bombing Sisiri Kawasan Karhutla di Riau
Kasus Duel Siswa dan Kepsek SMAN 2 Rakit Kulim Inhu Berakhir Damai
Waduh, 86 Hotspot Kepung Riau Hari Ini
Bantu Dana Pendidikan Daerah Tertinggal, Komunitas Anak Ceria Galang Dana di CFD
FPI Bantu Masyarakat Koto Aman yang Menunggu Nasib di Bawah Fly Over
Tertarik Cangkang Sawit, Pengusaha Jepang Temui Gubri
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com