Kamis, 21 Februari 2019
Follow:
Home
Rutin Makan Buah Apel Bisa Cegah Penuaan Dini
Minggu, 15/10/2017 - 19:09:36 WIB
 
 

JAKARTA - Makan buah apel setiap hari dapat membantu meningkatkan kesehatan karena kandungan serat, vitamin, fitonutrien, serta antioksidan di dalamnya.

Ini bisa mencegah kita dari berbagai penyakit, dan tentunya menjauhkan dari keharusan berkunjung ke dokter karena sakit. Selainn itu, apel juga sumber vitamin dan serat, rutin mengonsumsi apel ternyata juga bisa mencegah penuaan dini.

Menurut Guru Besar Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB Prof Ahmad Sulaeman, apel merupakan buah yang memiliki antioksidan penolik dan flavonoid.

"Kalau apel dipotong jadi warna cokelat, nah itu ada senyawa yang bersifat anti-oksidan," kata Ahmad saat Jelajah Gizi 2017 yang diselenggarakan Nutricia Sarihusada di kebun apel, Malang, Jawa Timur.

Proses penuaan terjadi karena oksidasi. Nah dengan keberadaan dua senyawa tersebut kata Ahmad, akan menangkap radikal bebas akan dinetralkan kembali.

"Dengan makan apel juga bisa menjaga kebersihan kulit dan kebugaran," kata Ahmad.

Lantas, berapa banyak makan apel agar kulit tetap sehat dan mencegah penuaan dini? Ahmad mengatakan sebenarnya tak ada batasan untuk mengonsumsi buah, karena kandungan melimpah dan menyehatkan. Namun, Ahmad mengatakan organisasi kesehatan dunia (WHO) menyarankan agar mengonsumsi buah lima sampai tujuh kali sehari.

"Dikonsumsinya juga lebih baik dijus, karena serat yang didapat lebih banyak daripada langsung dimakan," katanya.

Adapun komponen pada apel yang dapat membantu meningkatkan kesehatanadalah:

1. Fitonutrien

Warna merah yang mendominasi sebagian besar jenis apel ternyata bukan tanpa manfaat. Warna merah ini disebabkan adanya antosianin, sejenis fitonutrien (senyawa kimia unik yang hanya terdapat pada tumbuhan) yang dapat memberikan banyak manfaat kesehatan bagi tubuh.

Antosianin bersifat anti inflamasi dan anti kanker, dapat mencegah berkembangnya penyakit jantung, mengontrol obesitas, hingga membantu mengontrol kadar gula darah.

Antosianin juga berperan dalam menjaga kesehatan penglihatan dan membantu mencegah penurunan fungsi saraf yang disebabkan oleh usia tua. Salah satu flavonol yang ditemukan di apel dapat mencegah dan mengurangi risiko terjadinya kanker pankreas.

2. Antioksidan

Antioksidan berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh, terutama karena fungsinya untuk menangkal efek buruk radikal bebas. Kita bisa mendapat radikal bebas dari sisa metabolisme dalam tubuh dan juga dari berbagai polutan yang terdapat dalam makanan, udara, bahkan sinar matahari.

Radikal bebas berbentuk molekul yang jumlah elektronnya kurang sehingga bersifat sangat reaktif dan merusak sel sehat di sekitarnya. Sel-sel sehat yang dipengaruhi oleh radikal bebas akan menghancurkan dirinya sendiri sehingga memicu terjadinya penyakit-penyakit.

Antioksidan berfungsi sebagai pendonor elektron untuk menetralkan sifat reaktif dari radikal bebas sehingga mencegah rusaknya sel.

Menurut penelitian yang dilakukan di Food Science and Toxicology Department Ithaca New York, antioksidan yang terdapat dalam satu buah apel setara dengan antioksidan yang terdapat dalam 1500 mg vitamin C. Makanlah apel bersama kulitnya, karena kebanyakan antioksidan yang terdapat pada apel berada di kulitnya.

3. Serat

Tiap 100 gram apel mengandung serat sekitar 2 hingga 3 gram. Serat terbukti dapat melancarkan kerja sistem pencernaan, tetapi tidak hanya itu, konsumsi serat juga berefek pada menurunnya kadar lemak dalam darah.

Ini berhubungan dengan adanya pektin, serat larut air yang banyak terdapat pada apel. Pektin bekerja sama dengan komponen fitonutrien dalam apel untuk mengontrol kadar lemak serta kadar gula dalam darah.

Makanan yang tinggi serat juga cenderung lebih mengenyangkan sehingga dapat membantu menurunkan berat badan. Memiliki pencernaan yang sehat, kadar lemak dan gula darah yang terkontrol, serta berat badan yang ideal dapat mengurangi risiko Anda mengidap penyakit degeneratif di kemudian hari.

4. Vitamin

Pada apel terdapat vitamin C, vitamin B6, dan vitamin B1. Satu buah apel berukuran sedang (kira-kira 180 gram) mengandung 8,4 mg vitamin C. Vitamin C membantu sintesis kolagen, suatu komponen penting yang terdapat dalam tendon, ligamen, pembuluh darah, hingga kulit.

Selain itu, vitamin C berfungsi untuk memperbaiki jaringan-jaringan yang rusak, terutama jaringan tulang dan gigi. Vitamin C juga bekerja sebagai antioksidan yang dapat menangkal efek buruk radikal bebas.

Vitamin B6 dalam tubuh berfungsi untuk membantu tubuh membentuk neurotransmiter, senyawa yang bertugas menyampaikan sinyal antar saraf. Vitamin B6 juga dibutuhkan untuk pembentukan hormon serotonin dan norepinefrin.

Kedua hormon ini berperan dalam menjaga jam biologi tubuh. Tanpa vitamin B6, tubuh kita akan kesulitan menyerap vitamin B12 sehingga dapat menyebabkan tubuh tidak dapat memproduksi sel imun dan sel darah merah dengan baik.

Vitamin B1 atau disebut juga tiamin, dikenal sebagai vitamin anti stres karena fungsinya yang dapat memaksimalkan kerja sistem imun dan meningkatkan fungsi tubuh dalam hal mengatasi stres. Vitamin B1 juga berperan dalam suatu reaksi metabolik dan membantu tubuh memproduksi ATP yang adalah sumber energi bagi tubuh.***/sumber: Kompas.Com




 
Berita Terbaru >>
15 Ton Ganja Siap Panen di Aceh Besar Dimusnahkan BNN
Dirpamobvit Polda Banten Ikuti Pelatihan Auditor Obvitnas di Jakarta
Syamsuar, Bupati Berprestasi Dilantik Jokowi jadi Gubenur Riau
Hoaks Pilpres Dibuat untuk Pengaruhi Sikap Politik Masyarakat
Ria Ricis Youtuber Wanita Pertama Asia Tenggara Raih 10 Juta Subscribers
Sekitar 200 Keluarga Terjebak di Kawasan ISIS di Suriah
Antisipasi Karhutla, BPBD Riau Water Bombing Kawasan Pesisir Riau
Polsek Tambang Tangkap Pelaku Judi Togel
Besok Syamsuar-Edy Dilantik sebagai Gubri dan Wagubri di Istana Negara
Imigrasi Buka Pelayanan di MPP Pekanbaru
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com