Selasa, 17 Juli 2018
Follow:
Home
Pemenang Lomba Cipta Puisi LE-Lah Riau Dapat Satu Buah Sepeda Motor
Sabtu, 28/10/2017 - 20:20:56 WIB
  Lukman Edy menyerahkan hadiah pemenang loma cipta Puisi
 

PEKANBARU - Tak banyak yang menghargai karya sastra, termasuk puisi. Berbeda dengan pemuncak olah raga, pemuncak karya tulis puisi biasanya hanya dihargai piagam dan sedikit uang lelah saja.

Tentu patut diapresiasi lomba tulis puisi yang ditaja Tim Relawan AKU LE, karena pemuncaknya dihadiahi satu buah sepeda motor. Setelah melalui penilaian yang ketat, akhirnya Ahmad Hijazy Hasbullah, anggota Forum Lingkar Pena dengan puisi berjudul 'Riau Bangkitlah dengan Khidmat' berhasil menjadi pemenang dan membawa satu sepeda motor pulang.

Putra kelahiran Rengkat tahun 1988 ini berharap, pemimpin Riau mendatang bisa membawa Riau lebih maju dari sekarang, serta menghargai karya sastra sebagai sebuah hasil buah pikir yang juga bisa untuk membangun Riau.

Ketua Panitia Lomba Puisi 'Riau Bangkit' Eddi Ahmad RM dalam acara penyerahan hadiah lomba cipta puisi Riau Bangkit dan peluncuran Antologi Puisi LE-Lah Riau, Sabtu (28/10/2017) mengatakan, kegiatan yang digelar sejak pertengahan September sampai 10 Oktober ini sangat banyak diminati oleh sastrawan Riau.

"Ada 200 lebih puisi yang masuk ke kita. Nah, 200 puisi inilah yang dinilai oleh para juri. Puisi yang bagus-bagus ini sampai membuat juri bingung menentukan pemenangnya. Dan setelah melalui diskusi panjang akhirnya ditentukanlah pemenangnya," ujarnya.

Dikatakan Eddi lagi, dari 200 lebih peserta, akhirnya dipilih 15 pemenang dan hasil karyanya dibukukan dengan judul buku "LE-Lah Riau".

"Selain puisinya dibukukan, pemenang juga mendapatkan hadiah. Untuk juara 1 mendapatkan Sepeda motor, juara 2 mendapat hadiah Laptop, juara 3 mendapat hadiah Handphone dan selebihnya mendapatkan hadiah hiburan," ungkapnya.

Sementara itu, Politisi asal PKB Lukman Edy mengaku sangat mengapresiasi kegiatan lomba puisi ini.

"Saya sudah membaca 15 puisi terbaik yang telah dibukukan ini. Semuanya bagus-bagus dan itu saya lihat apa yang ditulis oleh sahabat semuanya ini adalah perasaan orang-orang Riau," ungkapnya.

Dikatakan pria yang juga Anggota DPR-RI asal Riau ini, dari kumpulan puisi tersebut, ada 3 hal yang bisa ditangkap.

"Yang pertama itu tentang Kebanggaan, keriuhan Riau pada waktu dulu. Lalu ada juga tentang perjalanan dan sejarah menyedihkan dan yang terakhir adalah ungkapan kegeraman-kegeraman. Tiga hal tersebut yang saya tangkap dari karya-karya puisi sahabat semua," jelasnya.**/zie

 
Berita Terbaru >>
Bupati Amril Lepas Keberangkatan JCH 4 Kecamatan
Mengenal Sosok Presiden Kroasia Kolinda Grabar Kitarović
Ganggu Piala Dunia, Pussy Riot Dituduh Melanggar Hak Penonton
Mahfud MD dan TGB Masuk Daftar Cawapres Jokowi
Ternyata Keripik Ubi Ungu Indonesia Camilan Terbaik Kedua di AS
Keracunan Massal di Kampar Disebabkan oleh Bakteri
Selama Operasi Pengamanan Asian Games, 11 Orang Ditembak Mati
UAS Bakal Tabligh Akbar di Bengkalis, Rekayasa Lalin Diberlakukan
KPK Amankan Rp500 Juta dari OTT Anggota DPR Eni Maulani
400 Pedagang Penuhi Jalur CFD Pekanbaru Tiap Minggu
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com