Minggu, 21 Oktober 2018
Follow:
Home
Pemenang Lomba Cipta Puisi LE-Lah Riau Dapat Satu Buah Sepeda Motor
Sabtu, 28/10/2017 - 20:20:56 WIB
  Lukman Edy menyerahkan hadiah pemenang loma cipta Puisi
 

PEKANBARU - Tak banyak yang menghargai karya sastra, termasuk puisi. Berbeda dengan pemuncak olah raga, pemuncak karya tulis puisi biasanya hanya dihargai piagam dan sedikit uang lelah saja.

Tentu patut diapresiasi lomba tulis puisi yang ditaja Tim Relawan AKU LE, karena pemuncaknya dihadiahi satu buah sepeda motor. Setelah melalui penilaian yang ketat, akhirnya Ahmad Hijazy Hasbullah, anggota Forum Lingkar Pena dengan puisi berjudul 'Riau Bangkitlah dengan Khidmat' berhasil menjadi pemenang dan membawa satu sepeda motor pulang.

Putra kelahiran Rengkat tahun 1988 ini berharap, pemimpin Riau mendatang bisa membawa Riau lebih maju dari sekarang, serta menghargai karya sastra sebagai sebuah hasil buah pikir yang juga bisa untuk membangun Riau.

Ketua Panitia Lomba Puisi 'Riau Bangkit' Eddi Ahmad RM dalam acara penyerahan hadiah lomba cipta puisi Riau Bangkit dan peluncuran Antologi Puisi LE-Lah Riau, Sabtu (28/10/2017) mengatakan, kegiatan yang digelar sejak pertengahan September sampai 10 Oktober ini sangat banyak diminati oleh sastrawan Riau.

"Ada 200 lebih puisi yang masuk ke kita. Nah, 200 puisi inilah yang dinilai oleh para juri. Puisi yang bagus-bagus ini sampai membuat juri bingung menentukan pemenangnya. Dan setelah melalui diskusi panjang akhirnya ditentukanlah pemenangnya," ujarnya.

Dikatakan Eddi lagi, dari 200 lebih peserta, akhirnya dipilih 15 pemenang dan hasil karyanya dibukukan dengan judul buku "LE-Lah Riau".

"Selain puisinya dibukukan, pemenang juga mendapatkan hadiah. Untuk juara 1 mendapatkan Sepeda motor, juara 2 mendapat hadiah Laptop, juara 3 mendapat hadiah Handphone dan selebihnya mendapatkan hadiah hiburan," ungkapnya.

Sementara itu, Politisi asal PKB Lukman Edy mengaku sangat mengapresiasi kegiatan lomba puisi ini.

"Saya sudah membaca 15 puisi terbaik yang telah dibukukan ini. Semuanya bagus-bagus dan itu saya lihat apa yang ditulis oleh sahabat semuanya ini adalah perasaan orang-orang Riau," ungkapnya.

Dikatakan pria yang juga Anggota DPR-RI asal Riau ini, dari kumpulan puisi tersebut, ada 3 hal yang bisa ditangkap.

"Yang pertama itu tentang Kebanggaan, keriuhan Riau pada waktu dulu. Lalu ada juga tentang perjalanan dan sejarah menyedihkan dan yang terakhir adalah ungkapan kegeraman-kegeraman. Tiga hal tersebut yang saya tangkap dari karya-karya puisi sahabat semua," jelasnya.**/zie

 
Berita Terbaru >>
Keutamaan Puasa Sunah Ayyamul Bidh
Hari Ini Sejumlah Wilayah di Riau Hujan dan Angin Kencang
Jalani Rute Ditengah Gerimis, Peserta Sepeda Nusantara Tetap Semangat
Ayi Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Kelapa di inhil
Sebelum Tewas, Khashoggi Sempat Kritik Putra Mahkota Arab Saudi
Turki Bersumpah akan Ungkap Semua Detail Kematian Khashoggi
Ada Tempat Wisata Bernuansa Eropa di Sawahlunto Sumatera Barat
Arab Saudi Akui Wartawan Khashoggi Tewas Dalam Perkelahian di Konsulat
Minuman dari Kunyit dan Jahe Bisa Bersihkan Nikotin Dalam Tubuh
Pegadaian Syariah Suport Kegiatan Amal dan Jalan Santai HUT Suaraaktual.co
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com