Minggu, 24 Maret 2019
Follow:
Home
Gubri: Festival Kelapa Internasional Buat Inhil Mendunia
Minggu, 10/09/2017 - 17:44:52 WIB
 
 

TEMBILAHAN - Pembukaan Festival Kelapa Internasional (FKI) dan Festival Seni Bumi Sri Gemilang Tahun 2017 di lapangan Gajah Mada Kabupaten Indragiri hilir (Inhil) dibuka langsung oleh Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rahcman, Sabtu (9/9/2017).

Acara tersebut dihadiri Bupati Inhil, HM Wardan, Kaban Restorasi Gambut RI, Fuad, Direktur APCC, Mr Uron Neil Salum (Papua New Guinea), Asdir APCC, Dirjen Perkebunan, Danlanal Dumai, Kolonel Laut Yose Alfino, jajaran Forkopimda Inhil, para Kepala Dinas, Camat dan tamu undangan lainnya.

Di awal pembukaan acara dimeriahkan dengan penampilan tarian kolosal kelapa dunia Indragiri Hilir untuk dunia, dilanjutkan dengan Minum air kelapa muda serentak sebanyak 10.000 butir dan juga penyerahan sertifikat pemecahan rekor MURI.

Gubernur Riau dalam sambutannya mengatakan, acara yang diselenggarakan mengingatkan atas komitmen Bupati Inhil, dimana berkeinginan mengangkat potensi kelapa yang sudah dikenal namun belum mendunia, sehingga acara yang dilaksanakan dapat dijadikan moment yang baik.

Foto Luzi Diamanda.

"Selamat datang kepada Tamu Undangan di Bumi Seribu Parit ini dalam memeriahkan acara Festival FKI dan Seni Bumi Sri Gemilang," ujar Gubernur Riau dalam sambutannya.

Menurut Gubernur, dirinya merasa sangat bersyukur kepada petani kelapa, dimana petani khusunya Kabupaten Inhil bisa menjadikan Inhil sebagai hamparan kelapa terluas di dunia. Berpuluh-puluh tahun petani bisa menghidupi diri dan keluarga dari hasil tanaman kelapa.

Hasil gambar untuk Gubri Resmikan Hari kelapa Internasional di Inhil

Dijelaskan Andi Rachman, Provinsi Riau mulai dari tahun 2009 banyak memberikan bantuan kepada para petani dalam menegah rusaknya tumbuhan termasuk kelapa ini.

"Namun dengan masuknya air laut ke daratan dapat merusak tumbuhan diatasnya termasuk kelapa, sehingga untuk mengatasinya, banyak bantuan dari Provinsi Riau sejak tahun 2009 kepada para petani, diantaranya dengan pemberian pupuk, bibit dll, selanjutnya kegiatan rehabilitasi perbaikan tanggul," jelas Andi lagi.

Gubernur juga berharap, ke depan pemerintah dapat meningkatkan kenaikan pada harga buah kelapa perbutirnya, karena Pesisir ini yang tepat untuk pertumbuhan kelapa. Gubernur telah berpesan kepada perusahaaan dan Pabrik produksi kelapa, agar memperhatikan masyarakat dengan mempertimbangkan harga.

Dalam acara ini Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan bersama Gubri juga menyaksikan Gelar Seni Melayu Serumpun. Ribuan masyarakat Kabupaten Inhil memadati lokasi pagelaran seni melayu serumpun yang diisi dengan beragam pertunjukan kesenian yang berasal dari berbagai wilayah, seperti Malaysia, Thailand, Nangroe Aceh Darussalam, DKI Jakarta, Kalimantan Selatan dan sanggar seni lokal Kabupaten Inhil, Sanggar Seni Citra Sebati.

"Malam hari ini tentunya amat berbeda dengan tahun sebelumnya, ditengah kita langsung hadir pimpinan kita, Gubernur kita, Bapak Arsyadjuliandi Rachman," ujar Bupati Wardan.

Bupati Wardan, atas nama Pemerintah Kabupaten Inhil sangat mengapresiasi kegiatan gelar seni melayu serumpun yang menghadirkan, tidak hanya sanggar seni domestik, melainkan juga sanggar seni yang berasal dari negara - negara regional.

"Pagelaran kesenian kali ini, memiliki makna cukup penting, bertukar info tentang pembinaan dan pengembangan antar wilayah juga antar negara," kata Bupati.

Seusai sambutan yang diberikan, Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan bersama Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman dan Ketua Dewan Kesenian Inhil, Syamsurizal Awi berkesempatan untuk menyerahkan cinderamata kepada seluruh sanggar seni yang berpartisipasi dalam gelar seni serumpun malam itu.

Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, gelaran seni serumpun ini adalah merupakan upaya melestarikan dan menumbuh-kembangkan seni dan pariwisata berbasis budaya yang sampai sejauh ini menjadi skala prioritas program Pemerintah Provinsi Riau serta Kabupaten Inhil.

Disamping itu, ihwal pelaksanaan gelar seni serumpun dalam rangka Festival Kelapa Internasional tahun 2017 Kabupaten Inhil Gubernur Riau menyatakan keyakinannya, bahwa masyarakat Kabupaten Inhil menyambut perhelatan akbar negara - negara penghasil kelapa tersebut dengan penuh suka cita.

Dia juga mengatakan, penyelenggaraan Festival Kelapa Internasional merupakan momen strategis bagi para petani kelapa untuk mendapatkan perhatian dari Pemerintah Pusat. Sebab, Inhil memiliki 70 persen petani kelapa dari jumlah keseluruhan masyarakat Kabupaten Inhil yang memberikan kontribusi sebesar 25 persen dari total produksi kelapa Indonesia.***/saf/ADV



 
Berita Terbaru >>
Makin Berat, Fredrich Yunadi Divonis MA 7,5 Tahun Penjara
KI dan Fitra Riau Gelar Bimtek Pengelolaan Informasi Berbasis Teknologi
PWI Riau Gelar Pelatihan Jurnalistik Wartawan Migas
Ada KPK Gadungan Coba Peras Keluarga Penyuap Romi
Upaya Padamkan Api, Water Bombing Sisiri Kawasan Karhutla di Riau
Kasus Duel Siswa dan Kepsek SMAN 2 Rakit Kulim Inhu Berakhir Damai
Waduh, 86 Hotspot Kepung Riau Hari Ini
Bantu Dana Pendidikan Daerah Tertinggal, Komunitas Anak Ceria Galang Dana di CFD
FPI Bantu Masyarakat Koto Aman yang Menunggu Nasib di Bawah Fly Over
Tertarik Cangkang Sawit, Pengusaha Jepang Temui Gubri
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com