Rabu, 27 Mei 2020
Follow:
Home
Lima Kantor Kepala Desa di Rohul Tutup Akibat Dana ADD Tak Cair
Rabu, 08/11/2017 - 16:46:13 WIB
 
 

ROKANHULU - Lima desa di Rokan Hulu (Rohul), yakni Desa Tanah Datar, Desa Intan Jaya, Desa Muara Intan Kecamatan Kunto Darussalam, dan Desa Rimbo Jaya, Desa Rimbo Makmur, Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, terpaksa ditutup akibat Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Tahun 2017 tidak cair.

Menurut Sekretaris Desa Tanah Datar, Sawito, mulai dari Januari 2017 perangkat desa baik Ketua RT, Ketua RW, Kepala Dusun, BPD, Kaur, Sekdes, dan Kepala Desa tidak menerima Gaji sampai bulan Oktober 2017, karena ADD dan DD tidak cair dari Kabupaten Rokan Hulu.

Sebabnya, karena kelima Desa tersebut masih sengketa antara Kabupaten Rokan Hulu dengan Kabupaten Kampar. Saat Kabupaten Rokan Hulu dipimpin oleh Bupati Drs.H.Achmad,M.Si, ADD dan DD tetap cair.

"Namun setelah Kabupaten Rokan Hulu di pimpin oleh Bupati Suparman, ADD dan DD tidak dapat dicairkan," sebutnya.
  
Dilanjut Sawito, data kependudukan dan setoran PBB masih tetap ke Kabupaten Rokan Hulu, namun anggaran ADD dan DD tidak dapat dicairkan dari Kabupaten Rokan Hulu.

"Sekarang ini kelima Desa tersebut tidak jelas statusnya, masih terombang-ambing," katanya.

Sedangkan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu tidak mau mengatakan secara transparan pada masyarakat lima desa, bahwa lima desa tersebut masuk wilayah Kabupaten Kampar, juga Pemerintah Kabupaten Kampar tidak mau mengatakan yang lima desa masuk wilayah Kampar.

"Akhirnya masyarakat bingung dan terombang ambing dengan data kependudukan," kata Sawito, seperti dilansir dari riaugreen.com, Rabu (8/11/2017).

Menurut Sawito, perangkat desa sangat mengharapkan dana ADD dan DD untuk membayar gaji perangkat desa, dan operasional kantor, namun sampai saat ini tak kunjung diterima. Utang kantor Desa sudah banyak di toko foto chopy, di toko alat tulis dan juga warung.

"Darimana kami cari uang untuk membayar utang tersebut. Sekarang ini kami menunggu keputusan dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, apakah lima Desa masuk wilayah Kampar atau tidak. Kalau sudah dilepas kami masyarakat pasrah masuk Kabupaten Kampar," terangnya.***/dai

 
Berita Terbaru >>
Maiyuni: Kecil Tapak Tangan, Nyiru Kami Tadahkan
Kuasa Hukum Harap Hakim Tidak Membatasi Jumlah Saksi
Zufra: Lengkapi Dokumen, Lapor ke Mendagri
Bappeda Riau Sebut Akan Mengkaji Ulang
Gubri: Hindari Terpapar Covid-19 Masyarakat Sebaiknya Salat Idul Fitri di Rumah
Surat Perjalanan Khusus Warga Masuk Riau akan Diverifikasi Ulang
Harimau Sumatera Mati di Lahan Konsesi Arara Abadi dengan Kaki Terjerat
5 Fraksi Minta PKS Ganti Hamdani Jadi Ketua DPRD Pekanbaru
Antar 150 Paket Tajil dan Buka Puasa untuk Anak
Hendry: Hakim Langgar Kode Etik dan Tertib Hukum Acara Perdata
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com