Kamis, 21 Maret 2019
Follow:
Home
Sekjen PBB Apresiasi Peran Indonesia Dalam Krisis Rakhine State
Selasa, 14/11/2017 - 08:36:33 WIB
 
 

MANILA - Di sela-sela kesibukannya menghadiri rangkaian acara di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN, Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres di Manila, Filipina, Senin (13/11).

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, dalam siaran persnye menyebutkan, dalam pertemuan ini dibahas masalah penyelesaian krisis kemanusiaan di Rakhine State, Myanmar.

"Sekjen PBB Guterres menyampaikan apresiasi terhadap peran Indonesia dalam membantu penyelesaian krisis kemanusiaan di Rakhine State, Myanmar," tulis Bey.

Baik Presiden Jokowi maupun Sekjen PBB Antonio Guterres, lanjut Bey, memiliki kekhawatiran yang sama mengenai krisis kemanusiaan di Rakhine State. Ia menyebutkan, Presiden dan Sekjen PBB sepakat untuk terus berupaya membantu penyelesaian  krisis kemanusiaan di Rakhine State.

"Jika tidak selesai, maka krisis ini akan berdampak pada stabilitas dan keamanan kawasan. Krisis yang berkelanjutan juga akan melahirkan radikalisme dan bahkan meningkatnya ancaman terorisme," kata Presiden Jokowi.

Selain itu, Presiden Jokowi dan Sekjen PBB membahas pentingnya segera diselesaikan MOU Repatriasi antara Myanmar dan Bangladesh.

"Penyelesaian MOU sangat penting artinya bagi proses repatriasi," kata Presiden Jokowi.

Soal Palestina

Sementara itu dalam menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-9 ASEAN-PBB, di Philippines International Convention Center (PICC), Manila, Filipina, Senin (13/11) malam, Presiden Jokowi  mengajak seluruh anggota ASEAN bersama-sama dengan PBB memperkuat sinergi kerja sama yang telah terjalin selama ini.

Ia mengingatkan, bahwa ASEAN dan PBB memiliki misi dan agenda yang sama. Untuk itu, sinergi antara ASEAN dan PBB harus terus diperkuat.

Secara khusus, Presiden Jokowi menitipkan Palestina kepada Sekjen PBB. Selain itu, dalam forum tersebut Presiden Jokowi juga  meminta agar PBB lebih berkontribusi mewujudkan impian rakyat Palestina untuk mendapatkan kemerdekaan penuh.

"Saya paham bahwa kemerdekaan penuh Palestina tidak mudah. Namun, saya berharap di bawah kepimpinan Yang Mulia, isu Palestina dapat mengalami kemajuan yang signifikan," ungkapnya.

Presiden juga menyampaikan bahwa Indonesia akan terus membantu Palestina mewujudkan impiannya.***

 
Berita Terbaru >>
Ada KPK Gadungan Coba Peras Keluarga Penyuap Romi
Upaya Padamkan Api, Water Bombing Sisiri Kawasan Karhutla di Riau
Kasus Duel Siswa dan Kepsek SMAN 2 Rakit Kulim Inhu Berakhir Damai
Waduh, 86 Hotspot Kepung Riau Hari Ini
Bantu Dana Pendidikan Daerah Tertinggal, Komunitas Anak Ceria Galang Dana di CFD
FPI Bantu Masyarakat Koto Aman yang Menunggu Nasib di Bawah Fly Over
Tertarik Cangkang Sawit, Pengusaha Jepang Temui Gubri
Pancing Hujan, 19 Ton Garam Disemai di Langit Riau
Ustadz yang Fitnah Pemerintah Legalkan Zina Dipulangkan
Bujuk Seorang Ayah Gendong Anak Hendak Bunuh Diri, Wabup Purwakarta Panjat Tower
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com