Minggu, 20 Januari 2019
Follow:
Home
Dubes AS untuk Panama Mundur karena Tak Mau Mengabdi Pada Donal Trump
Sabtu, 13/01/2018 - 14:39:45 WIB
  Dubes AS untuk Panama John Feeley mengundurkan diri dengan alasan tidak lagi dapat mengabdi pada Presiden Donald Trump. (REUTERS/Jonathan Ernst)
 

PANAMA - Tak mau mengabdi kepada Presiden Donald Trump, Duta Besar Amerika Serikat untuk Panama John Feeley mengundurkan diri .

Feeley, seorang diplomat karir senior dan mantan pilot helikopter angkatan laut itu telah memberitahukan rencana pengunduran dirinya kepada Departemen Luar Negeri AS pada 27 Desember 2017.

"Sebagai seorang staf dinas luar negeri junior, saya menandatangani sumpah untuk  setia melayani presiden dan pemerintahannya tanpa berpolitik, bahkan meski saya mungkin tidak setuju dengan kebijakan-kebijakan tertentu," kata Feeley, menurut petikan surat pengunduran dirinya seperti dilaporkan Reuters pada Jumat (12/1).

"Para instruktur saya telah menjelaskan kalau saya tidak melakukannya maka, menjadi kehormatan bagi saya untuk mengundurkan diri. Sekaranglah saatnya," kata Feeley.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS membenarkan bahwa Dubes Feeley sudah mundur.

Jubir itu mengatakan bahwa Feeley telah memberi tahu Gedung Putih, Departemen Luar Negeri dan Pemerintah Panama soal keputusannya untuk mengundurkan diri karena alasan pribadi, terhitung tanggal 9 Maret tahun ini.

Wakil Menteri Luar Negeri  Steve Goldstein mengatakan pemunduran diri Feely tidak ada hubungannya dengan dugaan penggunaan kata'shithole' atau "lubang kotoran" oleh Trump.

Presiden AS itu dalam suatu pertemuan pada Kamis diduga mengeluarkan kata "shithole" dalam menyebut Haiti dan negara-negara Afrika. Trump sendiri membantah menggunakan kata tersebut.

Ketika berbicara kepada para wartawan, Goldstein mengatakan ia sudah mengetahui rencana pengunduran diri Feely 24 jam sebelumnya, sebelum Trump diduga menggunakan kata itu untuk menyebut negara-negara asal imigran ilegal.

Goldstein mengatakan bahwa, menurut pemahamannya, Duta Besar untuk Panama tersebut mengundurkan diri karena "alasan pribadi."

"Semua orang punya batas yang tidak akan mereka langgar," kata Goldstein kepada para wartawan di Departemen Luar Negeri.

"Jika sang duta besar merasa sudah tidak bisa lagi menjalankan tugasnya ... beliau sudah membuat keputusan yang tepat dan kami menghormati itu," kata Goldstein.**/CNNIndonesia

 
Berita Terbaru >>
Tetap Awet Muda, Ini Rahasia Ira Koesno si Pemandu Debat Capres
Berbeda Pendapat Sebuah Kewajaran, Tapi Tetap Ada Adabnya
Kejati Pimpin Serah Terima Tiga Kejari di Riau
Luhut Binsar Panjaitan Panen Raya dan Bagikan Sertifikat di Siak
Vanessa Angel Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Prostitusi Online
Aris 'Idol' Ditangkap Karena Penyalahgunaan Narkoba
Kunjungi Siak, Menko Kemaritiman Puji Sikap Patriot Sultan Syarif Kasim II
Pemko Pekanbaru Kembali Agendakan Relokasi PKL Teratai
Mandeh Run 2019 di Surga Wisata Tersembunyi
Dinas PUPR Dumai Hentikan Proyek Tanpa Izin
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com