Senin, 17 Desember 2018
Follow:
Home
Memasuki Musim Panas, Alfedri Imbau Semua Pihak Waspada Karhutla
Rabu, 21/02/2018 - 23:09:55 WIB
 
 

SIAK- Pelaksana tugas Bupati Siak, H Alfedri mengingatkan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk waspada ancaman kebakaran hutan dan lahan (Kahutla), mengingat perubahan cuaca yang memasuki musim panas.

Alfedri menyebut, akibat dilanda musim kemarau yang diprediksi terjadi hingga bulan Maret mendatang beberapa titik panas mulai terpantau dibeberapa kecamatan.

"Sesuai dengan surat edaran dari BMKG, Tahun 2018 ini akan terjadi musim kemarau dari pertengahan Februari hingga akhir Maret. Kemudian nanti mulai lagi dari awal Mei sampai Juli. Sudah 7 titik panas (hotspot) terpantau di Kabupaten Siak. Misalnya kemarin sewaktu terjadinya musibah kebakaran Pasar Lama Kampung Dalam, sebagian petugas kita juga masih bertugas memadamkan karhutla di Dayun," ujar Alfedri saat memimpin Rapat Singkronisasi Pemerintah Daerah Kabupaten Siak bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) di Balai Datuk Empat Suku Siak Sri Indrapura Selasa malam (21/02/18).

Alfedri mengatakan, saat rapat berlangsung, Ia mendapat laporan bahwa telah terjadi kebakaran di Kecamatan Sungai Apit. Namun  kebakaran lahan berhasil dikendalikan.

Untuk itu Alfedri minta jajaran terkait segera meningkatkan koordinasi dan pemantauan di setiap Wilayah Kabupaten Siak, mulai dari tingkat Kampung dan Kelurahan, Kecamatan, dan OPD terkait di tingkat Kabupaten.

"Posko kabupaten harus sudah mulai kita aktifkan, saya minta demikian juga posko yang ada disetiap kecamatan dan kelurahan kampung. Fasilitasi nomor telp aktif yang bisa dihubungi setiap saat," pintanya.

Selain itu, Alfedri juga mengimbau masyarakat luas agar berpatisipasi bersama-sama menjaga hutan dan lahan agar tidak sampai terbakar.

"Jangan ada lagi yang membuka lahan dengan cara membakar, dalam bulan ini saja sudah terpantau 6 kejadian kebakaran hutan dan lahan. Relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) juga saya minta agar cepat tanggap dan jangan sampai terlena dengan pencapaian nihil kasus karlahut pada tahun 2017 lalu," sebut Alfedri.

Selain berdiskusi terkait potensi ancaman karhutla, agenda rapat juga membahas beberapa agenda lain, misalnya terkait musibah kebakaran bangunan cagar budaya di Pasar Lama beberapa hari lalu, dan persiapan menghadapi agenda Pilkada Gubernur Riau Bulan Juni mendatang.(rls)

 
Berita Terbaru >>
Saiman: Ini Dendam Politik. Dedet: Bagian Mana yang Dihilangkan
Satu Korban Meninggal Dalam Longsor Sitinjau Luaik
PKS Kritik Edaran Mendagri Soal Jilbab PNS Masuk Krah Baju
Kemendagri Terbitkan Aturan Penggunaan Jilbab untuk PNS
Longsor di Sitinjau Lauik Sebabkan Tiga Mobil Terseret Material
Sungai Siak Meluap, Desa Wisata Buluh Cina Riau Dilanda Banjir
Buah Rambutan Bermanfaat untuk Kesehatan
Johannes Kotjo Divonis Dua Tahun Penjara Dalam Kasus Suap PLTU Riau-1
Wisata Religi Riau Terus Dikembangkan
Waspada, Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih akan Melanda Riau
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com