Minggu, 24 Maret 2019
Follow:
Home
Peringatan HPSN 2018, DLHK Pekanbaru Gelar Aksi Bersih Pasar
Senin, 05/03/2018 - 10:13:29 WIB
  Plt Walikota Pekanbaru, menukar sampah dengan pohon buah-buahan dalam rangkaian HPSN di car free day  beberapa waktu lalu.
 

PEKANBARU-  Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Indonesia bebas dari sampah.

Dia mengajak semua pihak mengampanyekan gerakan itu di media sosial melalui tagar #BersihBisaKok. Deklarasi Gerakan "Sayangi Bumi, Bersihkan dari Sampah!" merupakan awal dari rangkaian Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).

Siti Nurbaya berharap HPSN bisa menjadi  tonggak perubahan demi mewujudkan Indonesia yang bersih dari sampah. Untuk itu pada HPSN 2018 dilakukan dua kegiatan utama.

Pertama, "Tiga Bulan Bersih Sampah" atau TBBS yang dilaksanakan di seluruh Indonesia dengan tema "Sayangi Bumi, Bersihkan dari Sampah" pada 21 Januari 2018 sampai 21 April 2018. Sementara puncak peringatan HPSN 2018 dilaksanakan 21 Februari 2018 lalu.

Di Kota Pekanbaru, puncak HPSN dilakukan di kawasa car free day Jalan Diponegoro Pekanbaru.  HPSN tersebut dihadiri Pelaksana tugas (Plt) Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi.


Asissten I Pemko, Plt Wako dan Kepala DLKH Pekanbaru saat puncak peringatan HPSN di Jl Ponegoro beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan itu, sesuai dengan instruksi Menteri LHK, juga dikampanyekan tiga bulan bersih sampah di Kota Pekanbaru. Plt Walikota mengajak ribuan warga yang hadir agar bersama-sama menjaga kebersihan. Tentunya harus dimulai dari rumah masing-masing.

"Mari kita mulai dari rumah kita sendiri mengolah sampah menjaga kebersihan. Dengan begitu kota kita akan bersih, asri dan nyaman. 'Pekanbaru Bersih Bisa Kok'," ungkap Plt Wali Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi ketika berkampanye.

Kepala DLHK Kota Pekanbaru Zulfikri mengatakan, persoalan sampah merupakan permasalahan serius yang dihadapi pemerintah saat ini, sehingga pemerintah menerbitkan regulasi Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, serta Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 81 Tahun 2013 tentang Sampah Rumah Tangga, dan Sampah Sejenis Rumah Tangga.

Bahkan melalui Perpres 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan Nasional Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga maupun berbagai kegiatan lainnya seperti pengembangan bank sampah, sampah menjadi energi, serta berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya.

Zulfikri juga mengajak warga Kota Pekabaru untuk peduli dengan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya. Dengan begitu, kebersihan tetap terjaga dan yang diuntungkan adalah masyarakat itu sendiri.

"Kita juga selalu ingatkan warga soal sampah yang bisa mengancam kesehatan. Karena itu, kita budayakan buang sampah pada tempatnya," kata Zulfikri.



Sekretaris DLKH Kota Pekanbaru pada kegiatan bersih pasar Arengka Pekanbaru.

Sementara Sekretaris DLHK, Elmawati menyebut rangkaian HPSN di Kota Pekanbaru, diisi dengan berbagai kegiatan di antaranya senam sehat, Coaching Clinic (Komposting dan Biopori, Bank Sampah), penukaran  sampah dengan bibit tanaman.

"Selain itu juga ada Operasi Tangkap Tangan (OTT) Peduli Sampah berhadiah bagi yang membuang sampah dengan kesadarannya, Aksi Pungut Sampah, Atraksi Sekolah Adiwiyata bertema lingkungan,  pameran produk-produk  yang berasal dari sampah seperti kompos," urai Elma.

Selanjutnya juga dipamerkan kerajinan daur ulang, adibusana daur ulang dan foto booth serta penandatangan  komitmen semua yang hadir tentang kepedulian terhadap sampah.

Tidak hanya itu, kata Elma, kegiatan peduli kebersihan dipusatkan oleh DLHK Kota Pekanbaru di Pasar Pagi Arengka dengan membersihkan sampah yang menumpuk di pasar.

"Ini upaya Pemerintah Pekanbaru untuk mewujudkan tiga bulan Pekanbaru bebas sampah yang dicanangkan pekan lalu oleh pak Plt Wali Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi," kata dia.

Di tengah kegiatan, DLHK mengajak masyarakat untuk mau memilih sampah mereka sendiri dan membuangnya pada tempat yang telah disiapkan.

"Semoga dengan upaya ini dapat menggugah kesadaran pedagang untuk peduli dengan sampah mereka sendiri," ujarnya. 

Ditambahkannya, sebenarnya sampah bukan hanya untuk dibuang saja, tapi juga punya nilai ekonomis. "Dengan adanya aksi ini mereka bisa melakukan daur ulang terhadap sampah mereka sendiri," imbuhnya. (adv/kominfo)

 
Berita Terbaru >>
Makin Berat, Fredrich Yunadi Divonis MA 7,5 Tahun Penjara
KI dan Fitra Riau Gelar Bimtek Pengelolaan Informasi Berbasis Teknologi
PWI Riau Gelar Pelatihan Jurnalistik Wartawan Migas
Ada KPK Gadungan Coba Peras Keluarga Penyuap Romi
Upaya Padamkan Api, Water Bombing Sisiri Kawasan Karhutla di Riau
Kasus Duel Siswa dan Kepsek SMAN 2 Rakit Kulim Inhu Berakhir Damai
Waduh, 86 Hotspot Kepung Riau Hari Ini
Bantu Dana Pendidikan Daerah Tertinggal, Komunitas Anak Ceria Galang Dana di CFD
FPI Bantu Masyarakat Koto Aman yang Menunggu Nasib di Bawah Fly Over
Tertarik Cangkang Sawit, Pengusaha Jepang Temui Gubri
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com