Rabu, 19 Juni 2019
Follow:
Home
Khawatirkan Kondisi Riau, Firdaus Ajak LMR Kawal Kemajuan Pembangunan Riau
Jumat, 09/03/2018 - 07:23:15 WIB
 
 

PEKANBARU- Bakal Calon Gubernur Riau Dr Firdaus ST MT mengajak anggota Laskar Melayu Riau (LMR) Kabupaten dan kota se-Provinsi Riau untuk mengawal kemajuan pembangunan di Provinsi Riau.

Hal tersebut disampaikan Firdaus saat menghadiri Pelantikan Seluruh DPD Laskar Melayu Riau Kabupaten dan Kota Se Provinsi Riau yang dilaksanakan di Hotel Ratu Mayang, Pekanbaru, Kamis (8/3/2018).

Dikatakan Firdaus, Riau adalah negeri yang kaya. Hasil buminya melimpah. Minyak yang dikeluarkan dari perut buminya  menjadi penyumbang devisa terbesar bagi Indonesia.

50 persen dari produksi minyak nasional dihasilkan dari Riau. Adapun tiga provinsi lainnya menyumbang 50 persen produksi minyak nasional yang hasilnya digunakan untuk membiayai pembangunan seluruh Indonesia.

Belum lagi hasil pertambangan lainnya, perkebunan kelapa sawit terluas di seluruh Indonesia dengan areal 2,3 juta hektare.

Dengan seluruh potensi kekayaan yang disumbangkan oleh Riau, sebut Firdaus, harusnya masyarakat Riau sejahtera. Masyarakat Riau tidak boleh sakit, karena bila sakit, maka akan berimplikasi pada rusaknya tatanan pembangunan Republik Indonesia secara nasional.

Sayangnya, dewasa ini, kondisi kesejahteraan yang tergambar dari pertumbuhan ekonomi yang baik ikut anjlok bersamaan dengan krisis ekonomi yang melanda dunia yang imbasnya juga dirasakan masyarakat Riau.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat hingga 4,5 persen sepanjng tahun 2017 lalu. Angka pertumbuhan ekonomi Riau biasanya tidak pernah dibawah rata-rata nasional. Tapi kini, pertumbuhan ekonomi Riau tinggal 2,6 persen. Ini membuat keprihatinan bagi masyarakat Riau," ungkap Firdaus.

Akibat melambatnya pertumbuhan ekonomi, investasi enggan masuk, pengangguran meningkat karena sempitnya lapangan pekerjaan, dan itu berimplikasi pada sepinya pasar dan merosotnya kmampuan atau daya beli masyarakat.

"Karena tak bisa membeli, belakangan, angka penderita gizi buruk juga mengalami pengingkatan bahkan rata-rata riau berada di atas rata-rata nasional. Nasional mengetapkan indeks sebesar 3,2 persen. Tapi yang terjadi di Riau, indeks gizi buruk mencapai 3,9 persen. Silahkan dicek kembali mengacu pada Data Badan Pusat Statistik di Provinsi Riau," papar Firdaus.

Sebagai anak jati Riau, dia tak ingin melihat anak-anak Riau mati di lumbung padi, tak bisa makan, tak bisa hidup sejahtera.

"Kita semua harus  bersepakat, berkomitmen keluar dari kesulitan ini. Caranya hanya dengan melakukan perubahan yang salah satunya bisa dilakukan dengan memilih pemimpin yang baik dan benar menurut kacamata masyarakat. LMB ini adalah pagar negeri, pelindung yang akan menjaga kondisi Riau sehingga aman dan tenteram bagi seluruh masyarakatnya yang sangat heterogen,'' ungkapnya.

Firdaus pun meminta dukungan dari seluruh kader LMR untuk mendoakan dan mendukungnya dalam melakukan perubahan dan membangun Riau yang lebih baik lagi.

Dia juga mengajak seluruh personel LMR kabupaten dan kota yang baru dilantik  bisa mengawal proses perubahan untuk membangkitkan kembali kejayaan Riau.(*)

 
Berita Terbaru >>
Sejoli Pemilik Satu Kilo Sabu dan Ribuan Ekstasi Ditangkap BNN di Rumbai Pekanbaru
Diusir Dari Kebun Warga di Inhu, Empat Gajah Liar Mulai Dekati Tesso Nilo
Pria Paro Baya Hilang di Sungai Lakar Siak yang Dihuni Buaya
Kerjasama Indonesia-Korea Sektor LHK akan Libatkan Universitas Lancang Kuning
Ini Dia Para Jawara LKJ PWI Riau-KLHK dengan Total Hadiah Rp115 Juta
Sedang Transaksi, Polisi Ciduk Dua Pria Pengedar 1 Kg Sabu di Dumai
Manfaat Dibalik Pahitnya Daun Pepaya
Shakira, Kecantikan dan Keindahan Tubuh yang Tak Lekang
Pedoman Sederhana Mengetahui Hadits Shahih
Presiden Serahkan Penjaringan Calon Pimpinan KPK Kepada Pansel
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com