Selasa, 24 April 2018
Follow:
Home
4 Kesalahan yang Kerap Dilakukan saat Sarapan
Rabu, 14/03/2018 - 09:30:05 WIB
 
 

JAKARTA- Meski mengetahui manfaat konsumsi sarapan di pagi hari, seseorang masih kerap mengabaikannya karena alasan buru-buru atau tidak sempat.

Tak hanya itu, saat sarapan pun, beberapa kebiasaan salah juga sering terjadi, seperti porsi yang sedikit dan melewatkan konsumsi buah dan sayur. Padahal, sarapan sehat dimulai dari jumlah asupan yang tepat dan konsumsi makanan bernutrisi.

Dirangkum dari sejumlah sumber, setidaknya ada empat kesalahan yang kerap dilakukan tanpa disadari saat sarapan pagi:


1. Tidak sarapan demi menghindari kalori

Mereka yang menjalani program diet memang sebisa mungkin mengurasi asupan kalori ke tubuh. Anggapannya, dengan menghindari sarapan maka asupan kalori pun berkurang. Namun, kenyataannya tidak sesederhana itu.

Peneliti di Imperial College London, seperti dilansir dari CNN, menemukan bahwa mereka yang tidak sarapan, otak akan fokus saat ditunjukkan gambar makanan tinggi kalori. Efeknya tubuh tak akan mampu menghindari godaan makan makanan tinggi kalori atau lemak. Orang merasa mengurangi kalori dengan tidak sarapan justru akan berusaha mencari makanan yang mampu memuaskan lapar, terutama makanan tinggi lemak.

Kalau alasan tidak sarapan adalah masalah waktu makan, siapkan sarapan dalam bentuk yang lebih praktis seperti sandwich atau biskuit.

2. Sarapan tinggi kalori

Kesalahan kedua saat sarapan ialah memilih menu yang tinggi kalori. Mereka yang punya kebiasaan minum kopi kala pagi, kerap memadukannya dengan kue atau makanan lain yang dianggapnya ringan. Ambil contoh kopi dan muffin. Kedua menu ini tampak ringan, tapi kenyataannya muffin mengandung gula sekitar 44 gram. Jumlah ini jauh dari yang disarankan American Heart Association yakni 24 gram sehari atau setara dengan enam sendok teh.

Tak perlu sampai menghindari gula saat sarapan. Rasa manis tak selalu didapat dari gula. Coba campur oatmeal dengan sedikit coklat hitam atau dark chocolate. Dark chocolate memiliki rasa manis tapi tidak mengandung gula.


3. Melewatkan buah dan sayur

Sebagian orang merasa sudah menyiapkan menu sarapan sehat. Telur setengah matang dan roti gandum dirasa sudah sempurna sebagai sarapan. Namun, sarapan sehat ialah sarapan yang tak melewatkan buah dan sayuran.

Buah mengandung gula alami yang mampu mengembalikan cairan tubuh setelah tidur. Sayuran yang kaya akan serat bisa melancarkan pencernaan. Coba tambahkan potongan sayuran pada telur dadar anda.

4. Porsi sarapan sedikit

Waktu yang sempit kerap jadi alasan mengapa orang tak sarapan. Ketika sarapan, sebagian memilih untuk makan dalam porsi sedikit lagi-algi juga karena keterbatasan waktu. Padahal ada pepatah 'eat breakfast like a king, lunch like a prince and dinner like a pauper'.

Peneliti menemukan bahwa wanita obesitas yang makan lebih banyak kalori saat sarapan dan lebih sedikit kalori saat makan malam, berat badannya bisa turun. Mereka juga bisa menurunkan besar lingkar pinggang daripada mereka yang melewatkan sarapan, padahal asupan kalori mereka sama. Oleh karena itu, perkaya asupan protein, lemak sehat dan karbohidrat baik saat sarapan. Daripada hanya minum yoghurt, coba tambahkan kacang dan potongan buah. (cnn)


 
Berita Terbaru >>
DPPPA Akan Gandeng Perusahaan Wujudkan Pekanbaru Kota Layak Anak
Sosialisasikan Paslon Firdaus-Rusli di Bukitbatu, Panglima LMR Riau Disambut Pakai Kompang
Tiga Warga Tewas, Penjual Miras Oplosan di Surabaya Tersangka
May Day, KSPI Bakal Tuntut Pencabutan Perpres TKA
Jadikan Pariwisata Primadona Riau, Firdaus-Rusli akan Fokus Pada Jalita
Bupati Bengkalis Buka MTQ Perdana Bathin Solapan
Masyarakat Menilai Firdaus Sosok yang Jujur dan Telah Berhasil Membangun Kota Pekanbaru
Ciri Gejala Penyakit Jantung Bawaan pada Bayi
Pemerintah Ingatkan Perusahaan Tak Pelit Kasih Cuti Haid dan Melahirkan
Baksos Hari Kartini, FJPI Berbagi Gandeng Polresta dan IDI
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com