Kamis, 21 Februari 2019
Follow:
Home
Dua Kali Lelang, Swastanisasi Pengelolaan Sampah tak Ada Pemenang
Jumat, 16/03/2018 - 09:12:58 WIB
 
 

PEKANBARU- Jika pada lelang pertama proses lelang swastanisasi sampah untuk zona I tak ada pemenang, pada lelang kedua hal serupa kembali terjadi. Tak satu pun perusahaan peserta lelang  memenuhi  persyaratan.

Hal ini diungkapkan, Kepala Unit Layananan Pengadaan jasa Setda Pekanbaru, Mus Alimin, KAmis, 15/03).  Dia menjelaskan, setelah dilakukan evaluasi, dari tiga perusahaan yang sudah memasukkan dokumen penawaran  tak satupun yang memenuhi persyaratan.

Karena itu ULP akan mengembalikan persoalan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru.

"Jadi nanti Pokja akan melaporkan dari hasil evaluasi dari seluruh perusahaan yang mengajukan penawaran tidak ada yang memenuhi persyaratan. Untuk lebih jelasnya buka saja di website resmi LPSE," jelas Mus Alimin.

Di sisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru, Zulfikri, dikonfirmasi, mengatakan, akan melakukan lelang ulang untuk ketiga kalinya. Kalau sudah dilakukan, tapi masih tidak ada juga peserta yang memenuhi syarat atau pemenang, baru dilakukan Penunjukan Langsung (PL).

"Kalau memang zona I ini tak ada pemenang kita lakukan lelang ulang sampai tiga kali. Kalau tetap juga tidak ada yang memenuhi persyaratan, sesuai aturan kita lakukan PL," kata Zulfikri.

Ditanya terkait bagaimana dengan operasional pengangkutan sampah nanti karena sebelumnya DLHK hanya melalukan pergeseran anggaran untuk satu Bulan Maret saja,  Zulfikri, menjawab, terpaksa kembali melakukan pergeseran anggaran untuk satu bulan lagi yakni April 2018.

"Kita memang sebelumnya hanya melakukan pergeseran anggaran untuk satu bulan Maret saja. Tapi karena kejadian ini dengan sangat terpaksa kembali kita lakukan pergeseran anggaran untuk satu bulan lagi April 2018.  Tak ada pemenang lelang itu kan keputusan ULP, bukan kehendak kita (DLHK).  Jadi terpaksa kita meminta dengan Tim TAPD untuk melalukan pergeseran anggaran sebulan lagi sampai ada penetapan lelang," jelas Zulfikri.

Seperti diketahui untuk pemenang lelang swastanisasi sampah harus berasal dari perusahaan yang benar- benar bonafit.  Salahsatunya harus memiliki deposito minimal sebesar Rp5miliar.

Persyaratan lain yang harus dipenuhi pihak ketiga pemenang lelang harus memiliki kendaraan operasional pribadi bukan sewa atau rental minimal 20 unit dan becak motor sekitar 7 unit.

Selanjutnya juga harus sudah berpengalaman pernah mengerjakan proyek serupa dengan anggaran minimal sebesar Rp35miliar serta beberapa persyaratan lain.  (win)

 
Berita Terbaru >>
15 Ton Ganja Siap Panen di Aceh Besar Dimusnahkan BNN
Dirpamobvit Polda Banten Ikuti Pelatihan Auditor Obvitnas di Jakarta
Syamsuar, Bupati Berprestasi Dilantik Jokowi jadi Gubenur Riau
Hoaks Pilpres Dibuat untuk Pengaruhi Sikap Politik Masyarakat
Ria Ricis Youtuber Wanita Pertama Asia Tenggara Raih 10 Juta Subscribers
Sekitar 200 Keluarga Terjebak di Kawasan ISIS di Suriah
Antisipasi Karhutla, BPBD Riau Water Bombing Kawasan Pesisir Riau
Polsek Tambang Tangkap Pelaku Judi Togel
Besok Syamsuar-Edy Dilantik sebagai Gubri dan Wagubri di Istana Negara
Imigrasi Buka Pelayanan di MPP Pekanbaru
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com