Selasa, 22 Januari 2019
Follow:
Home
Setnov Masih Sangkal Terlibat Korupsi e-KTP
Jumat, 23/03/2018 - 22:59:41 WIB
  Setya Novanto  

JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai mantan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) masih menyangkal dan tak mengaku terlibat dalam korupsi proyek pengadaan e-KTP.

 Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan bagi KPK sebelum mengabulkan permohonan justice collaborator (JC) Setnov.

"Kami membaca terdakwa masih menyangkal dan tak mengakui perbuatannya," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Jumat (23/3).

Febri melanjutkan setelah berdiskusi dengan tim jaksa penuntut umum, Setnov dianggap masih setengah hati dalam membuka keterlibatan pihak lain dan dirinya sendiri dalam korupsi yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,3 triliun itu.

"Setelah saya tanya juga ke timnya (jaksa penuntut umum KPK perkara Setnov), masih ada kesan terdakwa setengah hati mengakui perbuatannya, untuk membuka pihak-pihak lain," tuturnya.

Febri menyatakan bahwa saat ini tim jaksa penuntut KPK, penyidik, maupun pimpinan KPK masih membahas permohonan JC Setnov. Dia belum bisa bicara banyak soal JC Setnov.

Diterima atau ditolaknya keputusan permohonan JC tersebut, kata Febri, akan dibacakan pada sidang tuntutan pada Kamis (29/3). Ia menyebut Setnov masih memiliki kesempatan untuk mengakui perbuatannya dan membongkar keterlibatan pihak lain pada saat membacakan pledoi atau pembelaan.

"KPK akan fokus perbuatan itu diakui dan membuka pihak lain seterang-terangnya," kata dia. (cnn)
 

 
Berita Terbaru >>
Wajib Pajak Curang, Perbulan Pemko Pekanbaru Rugi Ratusan Juta
Tahun ini, DPKP Pekanbaru Rancang Panggilan Cepat Smart Rescue Madani
Mulai Sore Ini Supermoon Bisa Dilihat Diseluruh Indonesia
Semua Wilayah di Pedamaran Sudah Miliki Aliran Listrik
Perusahaan di Riau Diminta Bayarkan Gaji Sesuai UMP
Meranti Berpotensi Jadi Kota Jaringan Gas
Ghibah, Sikap Buruk yang Harus Dijauhi
Kisah Masyithah, Kisah Tentang Keteguhan Hati Perempuan
Tetap Awet Muda, Ini Rahasia Ira Koesno si Pemandu Debat Capres
Berbeda Pendapat Sebuah Kewajaran, Tapi Tetap Ada Adabnya
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com