Minggu, 24 Maret 2019
Follow:
Home
Usai Operasi Tahap Dua, Mata Kiri Novel Membaik
Sabtu, 24/03/2018 - 18:01:22 WIB
  Novel Baswedan
 

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut kondisi mata kiri Novel Baswedan kian membaik pascaoperasi tahap dua yang dilangsungkan di Singapura, Jumat (23/3).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan Novel sudah mendapatkan kunjungan dokter pagi ini. Dokter melakukan pengecekan terhadap mata kiri Novel dan hasilnya cukup baik.

"Hasil operasi baik, mata kiri Novel sudah dapat melihat bayangan jari digerakkan dan bayangan tubuh. Proses perbaikan penglihatan mata kiri ini butuh waktu karena baru kemarin operasi dilaksanakan," ujar Febri dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/3).

Febri juga menjelaskan terkait pendarahan pada mata kiri Novel yang terjadi saat operasi kemarin. Novel telah menjalani pemeriksaan menggunakan ultrasonografi (USG) dan berkonsultasi dengan dokter spesialis retina terkait hal tersebut.

Dari pemeriksaan tersebut juga diketahui bekuan darah di mata kiri Novel bukan pada area retina. Sehingga retina mata kiri Novel aman untuk sementara waktu, kata Febri.

"Kondisi terburuk terkait pendarahan ini adalah apabila beberapa minggu ke depan penglihatan terganggu karena pembekuan darah tersebut, maka bekuan akan diambil lewat operasi pengambilan bekuan]," ujar dia.

Di luar hal itu, Novel juga masih mengalami pembengkakan pada lapisan gusi mata kiri akibat operasi kemarin. Namun kondisi ini akan membaik dalam beberapa hari ke depan.

Rencananya Novel akan kembali menjalani pemeriksaan esok pagi. Dokter akan memastikan apakah Novel bisa keluar rumah sakit dan melakukan rawat jalan atau sebaliknya. Jika diperbolehkan, maka Novel akan menetap di Singapura untuk tiga hingga empat minggu ke depan guna menjalani rawat jalan tersebut.

Sebelumnya, Novel Baswedan menjalani operasi osteo odonto keratoprosthesis (OOKP) tahap kedua pada mata kiri, Jumat (23/3). Mata kirinya rusak dan tak bisa melihat akibat siraman air keras oleh orang tak dikenal pada 11 April 2017. Novel disiram selepas salat Subuh di masjid dekat rumahnya.

Kepala Satuan Tugas kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP itu telah menjalani perawatan di Singapura selama kurang lebih 10 bulan.

Selama Novel dirawat di Singapura, kasus penyerangan dengan menggunakan air keras yang ditangani Polda Metro Jaya itu belum juga menemui titik terang.(cnn)

 
Berita Terbaru >>
Makin Berat, Fredrich Yunadi Divonis MA 7,5 Tahun Penjara
KI dan Fitra Riau Gelar Bimtek Pengelolaan Informasi Berbasis Teknologi
PWI Riau Gelar Pelatihan Jurnalistik Wartawan Migas
Ada KPK Gadungan Coba Peras Keluarga Penyuap Romi
Upaya Padamkan Api, Water Bombing Sisiri Kawasan Karhutla di Riau
Kasus Duel Siswa dan Kepsek SMAN 2 Rakit Kulim Inhu Berakhir Damai
Waduh, 86 Hotspot Kepung Riau Hari Ini
Bantu Dana Pendidikan Daerah Tertinggal, Komunitas Anak Ceria Galang Dana di CFD
FPI Bantu Masyarakat Koto Aman yang Menunggu Nasib di Bawah Fly Over
Tertarik Cangkang Sawit, Pengusaha Jepang Temui Gubri
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com