Senin, 17 Desember 2018
Follow:
Home
Hari Ini, Harga Pertalite Naik Rp 200 Per Liter
Sabtu, 24/03/2018 - 18:05:55 WIB
 
 

JAKARTA- PT Pertamina (Persero) kembali mengerek harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi jenis pertalite sebesar Rp200 per liter. Kenaikan BBM beroktan 90 itu berlaku mulai hari ini, Sabtu (24/3).

Sebelumnya, pada 20 Januari lalu, perseroan telah menaikkan harga Pertalite sebesar Rp100 per liter. Artinya, kenaikan pertalite sejak awal tahun telah mencapai Rp300 per liter.

Mengutip situs resmi perseroan, Sabtu (24/3), kenaikan harga pertalite terjadi merata di seluruh wilayah pemasaran di Indonesia.

Tercatat, harga pertalite di Daerah Istimewa Aceh naik dari Rp7.800 per liter menjadi Rp8.000 per liter. Di DKI Jakarta, harga pertalite ditetapkan sebesar Rp7.800 per liter dari sebelumnya Rp7.600 per liter. Di Papua, pertalite kini dibanderol Rp8.000 per liter dari Rp7.800 per liter.

Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito mengatakan kenaikan harga pertalite dipicu oleh tren menanjaknya harga minyak dunia yang saat ini telah berada di atas US$60 per barel. Sebagai pembanding, tahun lalu, rata-rata harga minyak dunia masih di bawah US$60 per barel.

"Bahan baku minyak mentahnya kan sudah tinggi, sudah US$60 per barel lebih," ujar Adiatma Sabtu (24/3).

Adiatma mengatakan perseroan telah melakukan evaluasi harga BBM secara berkala. Sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 tahun 2014, pertalite termasuk kategori Bahan Bakar Umum (BBU) yang bisa disesuaikan harganya oleh perseroan tanpa persetujuan pemerintah.

"Kalau harga bahan bakunya sudah tinggi, ya harganya kami sesuaikan,"ujarnya.

Lebih lanjut, perseroan tidak khawatir kenaikan harga pertalite bakal membuat masyarakat beralih ke BBM jenis premium di mana untuk wilayah di luar Jawa-Madura-Bali pemerintah menetapkan harganya hanya Rp6.450 per liter.

Pasalnya, masyarakat sekarang sudah banyak yang beralih ke BBM yang memiliki oktan tinggi dengan menjaga performa mesin kendaraan.

"Sekarang masyarakat sudah cerdas. Sekarang mereka kebanyak menggunakan BBM yang menggunakan oktannya tinggi," ujarnya. (cnn)

 
Berita Terbaru >>
Kimchi, Makanan Korea yang Bermanfaat untuk Kesehatan
Dijanjikan Uang Rp150 Ribu, HS Rusak Baliho Demokrat di Pekanbaru
Jembatan di Rengat Mulai Ambruk, Jalan Lintas Timur Terancam Putus
Azharrudin: Memang Benar Tak Satu pun Visi Misi Gubri Terpilih Diakomodir di RAPBD
Pola Hidup Sehat Kunci Kesehatan Rasulullah SAW
Empat Kebiasaan Buruk Penghambat Rezeki
Tiga Tersangka Perusak Bendera Partai Ditahan di Polresta Pekanbaru
Jokowi: Basis Suara Saya di Riau Baru 42 Persen
Presiden Jokowi Bagikan 6 Ribu Sertifikat TORA Untuk Warga Riau
38 Wartawan di Riau Lulus UKW Angkatan XI
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com