Senin, 25 Maret 2019
Follow:
Home
usai Tabrakan KA Sancaka Jalur Kereta Ngawi Kembali Normal
Minggu, 08/04/2018 - 13:13:16 WIB
 
 

MADIUN- Manajer Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun Supriyanto menyatakan jalur kereta antara Stasiun Kedungbanteng-Walikukun wilayah Ngawi, Jawa Timur, yang sempat lumpuh akibat kecelakaan Kereta Api Sancaka kembali normal. Saat ini, jalur dapat dilalui perjalanan kereta.

Menurut Supriyanto, pulihnya jalur tersebut menyusul keberhasilan petugas mengevakuasi lokomotif KA Sancaka yang terguling dan menutupi jalur.

"Evakuasi lokomotif KA Sancaka yang terguling sudah selesai pada Sabtu pukul 21.30 WIB. Kemudian, dilanjutkan perbaikan jalur yang selesai pada pukul 22.40 WIB," ujar Supriyanto, Ahad (8/4) pagi.

Untuk memastikan kondisi jalur aman, maka dilakukan uji coba perjalanan melewati 'track' dengan menggunakan 'crane'.

"Perjalanan KA pertama yang melewati jalur tersebut adalah KA Malioboro Ekspres pada pukul 01.19 WIB dengan kecepatan di antara 5 kilometer-10 kilometer," terang Supriyanto.

Selanjutnya, setelah KA Mailoboro, bergantian KA dari arah barat dan timur melewati jalur Ngawi tersebut. Meski jalur telah pulih, KAI terus melakukan pemantauan.

"KAI memastikan kondisi jalur aman terlebih dahulu, sebelum dilalui perjalanan KA. Lalu akan dipantau setiap waktu. KAI menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan perjalanan akibat kecelakaan KA Sancaka," katanya.

Seperti diketahui, Kereta Api Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya yang dimasinisi Mustofa mengalami kecelakaan dengan truk trailer pengangkut beton bantalan rel di perlintasan di KM 215+8 pada Jumat (6/4) sekitar pukul 18.25 WIB. Akibat kecelakaan itu, lokomotif dan tiga kereta di belakangnya anjlok.

Lokasi kejadian berada di antara Stasiun Kedungbanteng-Walikukun Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi. Kecelakaan itu ikut merusakkan mobil Avanza yang sedang parkir di area sekitarnya.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan Mustofa, masinis KA, meninggal di lokasi kejadian dan asisten masinis, Hendra Wahyudi mengalami luka berat. Selama jalur lumpuh, KA jalur selatan sempat dialihkan melalui jalur utara. (cnn)

 
Berita Terbaru >>
Makin Berat, Fredrich Yunadi Divonis MA 7,5 Tahun Penjara
KI dan Fitra Riau Gelar Bimtek Pengelolaan Informasi Berbasis Teknologi
PWI Riau Gelar Pelatihan Jurnalistik Wartawan Migas
Ada KPK Gadungan Coba Peras Keluarga Penyuap Romi
Upaya Padamkan Api, Water Bombing Sisiri Kawasan Karhutla di Riau
Kasus Duel Siswa dan Kepsek SMAN 2 Rakit Kulim Inhu Berakhir Damai
Waduh, 86 Hotspot Kepung Riau Hari Ini
Bantu Dana Pendidikan Daerah Tertinggal, Komunitas Anak Ceria Galang Dana di CFD
FPI Bantu Masyarakat Koto Aman yang Menunggu Nasib di Bawah Fly Over
Tertarik Cangkang Sawit, Pengusaha Jepang Temui Gubri
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com