Jum'at, 18 Januari 2019
Follow:
Home
Ketum PPP Ungkap Upaya Jokowi Tawari Prabowo Jadi Cawapres
Selasa, 17/04/2018 - 09:10:58 WIB
 
 

JAKARTA-Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan, Ketua Umum PPP Romahurmuziy sengaja mengungkapkan upaya Presiden Joko Widodo untuk menggandeng Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon wakil presiden  (cawapres) pada Pilpres 2019.

Arsul Sani menjelaskan hal ini untuk merespons tanggapan Gerindra yang menyebutkan bahwa Jokowi menjanjikan Prabowo sejumlah posisi menteri jika bergabung. Menurut dia, Romahurmuziy alias Romi sengaja mengungkapkan upaya Jokowi itu untuk membantah pernyataan petinggi Gerindra. Ia memastikan keinginan Jokowi untuk menggandeng Prabowo murni demi persatuan nasional.

 "Itu kan dimulai dari lontaran Gerindra terlebih dahulu bahwa ada upaya untuk menjadikan Prabowo sebagai cawapres dengan iming-iming sejumlah tertentu. Kan mulainya dari situ," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/4/2018).

Arsul mengatakan, upaya menyatukan Jokowi dan Prabowo bertujuan untuk menghindari terbelahnya masyarakat pada Pemilu 2019.

"Ada pihak lain internal Gerindra yang orangnya enggak usah kita sebut yang justru menyuarakan bahwa Prabowo diming-imingi jadi cawapres Jokowi dalam tanda kutip dapat jumlah tertentu. Saya kira itu aja untuk meng-counter itu aja," lanjut Arsul.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Romi mengungkapkan, Jokowi sempat menanyakan pendapatnya jika ia menggandeng Prabowo sebagai cawapres pada Pilpres 2019. Hal ini disampaikan Romy saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama PPP di Hotel Patra, Semarang, Jumat (13/4/2018).

Romi mengaku menyambut baik ide Jokowi tersebut. Prabowo, kata Romi, juga mengapresiasi tawaran Jokowi. Romi menyampaikan, saat itu Prabowo merasa terhormat karena mendapatkan tawaran dari Jokowi untuk menjadi cawapres. Ia mengatakan, dua pekan yang lalu, Prabowo mengirim utusan ke Jokowi untuk menanyakan kelanjutan tawaran cawapres.

Namun, kata Romi, Jokowi belum bisa menjawab karena masih harus mendengar masukan dari semua ketua umum parpol yang beberapa di antaranya masih berada di luar negeri atau masih disibukkan urusan partai. (kpc)

 
Berita Terbaru >>
Kejati Pimpin Serah Terima Tiga Kejari di Riau
Luhut Binsar Panjaitan Panen Raya dan Bagikan Sertifikat di Siak
Vanessa Angel Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Prostitusi Online
Aris 'Idol' Ditangkap Karena Penyalahgunaan Narkoba
Kunjungi Siak, Menko Kemaritiman Puji Sikap Patriot Sultan Syarif Kasim II
Pemko Pekanbaru Kembali Agendakan Relokasi PKL Teratai
Mandeh Run 2019 di Surga Wisata Tersembunyi
Dinas PUPR Dumai Hentikan Proyek Tanpa Izin
Tim Penasehat Hukum Mentahkan Dakwaan JPU, Agus Salim Harus Bebas Demi Hukum
Piala Adipura ke 4, Hadiah Manis untuk Syamsuar Sebelum Dilantik Sebagai Riau I
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com