Kamis, 16 08 2018
Follow:
Home
Tahun Ini, Angka Perceraian di Kota Pekanbaru Tinggi
Kamis, 19/04/2018 - 12:35:17 WIB
 
 

PEKANBARU- Terhitung sejak Januari hingga pertengahan April 2018 tercatat 602 perkara gugatan perceraian masuk ke Pengadilan Agama Kelas IA Kota Pekanbaru.

Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Kelas 1A Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Fakhruddin menjelaskan dari 602 perkara perceraian tersebut terdapat 581 perkara Contensius yang terdiri dari cerai gugat dan cerai talak.

"Terdapat juga 21 perkara volunter atau permasalahan yang diajukan untuk diselesaikan pengadilan dan tidak mengandung sengketa atau masih bisa dimediasi untuk rujuk kembali," kata Fakhrudin, Rabu (18/04).

Fakhrudin menambahkan, jumlah gugatan tersebut sampai saat ini terus mengalami peningkatan dan akan lebih banyak jika dibandingkan periode yang sama pada tahun 2017.

Selanjutnya, dari 602 perkara gugatan perceraian tersebut hampir seluruhnya diajukan oleh pihak perempuan atau pihak istri dengan alasan terbesarnya disebabkan oleh masalah ekonomi.

Fakhruddin mengatakan bahwa dari pertemuan saat mediasi dengan kedua belah pihak, diungkapkan bahwa penyebab adanya gugatan tersebut akibat himpitan ekonomi yang dialami keluarga itu.

"Rata-rata gugatan itu dikarenakan himpitan ekonomi. Jadi mereka memutuskan untuk berpisah, namun selain masalah ekonomi, terdapat satu alasan lain tingginya laporan perceraian tersebut. Yaitu adanya pihak ketiga dalam rumah tangga," terangnya lagi.

Fakhruddin menambahkan bahwa belakangan masalah keretakan rumah tangga akibat adanya pihak ketiga cukup menjadi momok bagi masyarakat. Hal ini lantaran baru terjadi dalam satu tahun belakangan dan peningkatannya cukup signifikan.

"Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat nantinya. Pasalnya dalam satu hari  Pengadilan Agama Pekanbaru menerima 20 permohonan perceraian. Entah apa yang jadi penyebab perceraian itu ke depannya. Masalah ekonomi, kini ada pula Pelakor,"katanya lagi.

Leboh lanjut, Fakhrudin menyampaikan, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan soal gugatan perceraian yang disebabkan masalah Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). (*)

 
Berita Terbaru >>
Lima Pimpinan Bawaslu Kabupaten Kampar Dilantik di Jakarta
Sekda: Devisit anggaran Sebabkan Riau Alami Masa Sulit
Dumai akan Peringati Detik Proklamasi di Taman Bukit Belanggang
BRK Raih Platinum Award Kinerja Keuangan Sangat Bagus yang ke 10
Gempa Lombok Juga Memperlihatkan Ketangguhan Manusia
Alia, Rapper Manis Berhijab Asal Amerika
Hari Ini 103 Titik Panas Terdeteksi di Riau
Penderita DBD di Pekanbaru Capai 201 Kasus
Penjelasan BMKG Soal Cuaca Pekanbaru Sangat Panas
PWI Riau Serahkan Sumbangan untuk Korban Gempa Lombok
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com