Selasa, 23 Oktober 2018
Follow:
Home
Tahun Ini, Angka Perceraian di Kota Pekanbaru Tinggi
Kamis, 19/04/2018 - 12:35:17 WIB
 
 

PEKANBARU- Terhitung sejak Januari hingga pertengahan April 2018 tercatat 602 perkara gugatan perceraian masuk ke Pengadilan Agama Kelas IA Kota Pekanbaru.

Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Kelas 1A Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Fakhruddin menjelaskan dari 602 perkara perceraian tersebut terdapat 581 perkara Contensius yang terdiri dari cerai gugat dan cerai talak.

"Terdapat juga 21 perkara volunter atau permasalahan yang diajukan untuk diselesaikan pengadilan dan tidak mengandung sengketa atau masih bisa dimediasi untuk rujuk kembali," kata Fakhrudin, Rabu (18/04).

Fakhrudin menambahkan, jumlah gugatan tersebut sampai saat ini terus mengalami peningkatan dan akan lebih banyak jika dibandingkan periode yang sama pada tahun 2017.

Selanjutnya, dari 602 perkara gugatan perceraian tersebut hampir seluruhnya diajukan oleh pihak perempuan atau pihak istri dengan alasan terbesarnya disebabkan oleh masalah ekonomi.

Fakhruddin mengatakan bahwa dari pertemuan saat mediasi dengan kedua belah pihak, diungkapkan bahwa penyebab adanya gugatan tersebut akibat himpitan ekonomi yang dialami keluarga itu.

"Rata-rata gugatan itu dikarenakan himpitan ekonomi. Jadi mereka memutuskan untuk berpisah, namun selain masalah ekonomi, terdapat satu alasan lain tingginya laporan perceraian tersebut. Yaitu adanya pihak ketiga dalam rumah tangga," terangnya lagi.

Fakhruddin menambahkan bahwa belakangan masalah keretakan rumah tangga akibat adanya pihak ketiga cukup menjadi momok bagi masyarakat. Hal ini lantaran baru terjadi dalam satu tahun belakangan dan peningkatannya cukup signifikan.

"Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat nantinya. Pasalnya dalam satu hari  Pengadilan Agama Pekanbaru menerima 20 permohonan perceraian. Entah apa yang jadi penyebab perceraian itu ke depannya. Masalah ekonomi, kini ada pula Pelakor,"katanya lagi.

Leboh lanjut, Fakhrudin menyampaikan, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan soal gugatan perceraian yang disebabkan masalah Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). (*)

 
Berita Terbaru >>
Jenis Senyulong, Buaya yang Muncul di Sungai Siak Tidak Berbahaya
26 Ormas Melaporkan Aksi Pembakaran Bendera Berkalimat Tauhid di Garut
Tingkatkan PAD Online, KPK Kumpulkan Lima Kabapenda di Bank Riau Kepri
Gandeng IZI, Muslim PTPN V Sumbang Korban Bencana Lombok dan Sulteng
Masa Penahanan Ratna Sarumpaet Diperpanjang
Rampok Bersenpi Rampok Uang Ujang Rp500 di Kuansing
Berteriak, Gadis di Pelalawan Ini Selamat dari Percobaan Perkosaan
Cabuli Anak Tiri,‎ Seorang Petani di Desa Suka Maju Rohul Diltangkap Polisi
Cuek Pada Berita negatif, Cara David Beckham Jaga Pernikahannya
Hujan Meteor Bisa Disaksikan Dinihari Nanti di Langit Indonesia
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com