Rabu, 23 Januari 2019
Follow:
Home
Syamsuar Tak Rela Jika Bahasa Melayu Hilang di Bumi
Sabtu, 28/04/2018 - 13:47:51 WIB
 
 

PEKANBARU- Calon Gubernur Riau, Drs. H Syamsuar, mengaku memang mengingatkan calon wakilnya Edy Natar Nasution saat acara debat kandidat, untuk berbahasa melayu. Ia sampai tak terlalu peduli bahwa suaranya terekam dan terdengar di siaran TV Nasional yang menayangkan acara tersebut.

Justru pasangan calon gubernur Riau nomor urut 1 ini bersyukur, setelah acara ada yang memviralkan videonya tersebut. Ia merasa ada hikmah besar di baliknya.

''Ada yang sebut saya mendikte, mereka salah. Justru mengingatkan pasangan saya, harus berbahasa melayu. Karena memang itu sangat penting sekali,'' kata Syamsuar, Sabtu (28/4).

Syamsuar pun memuji wakilnya Edy Natar, yang meski bermarga tapi fasih berbahasa melayu. Begitu juga banyak masyarakat lainnya.

Ia menceritakan, bahwa bahasa adalah warisan utama berbilang zaman. Jika tidak dijaga, dan dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya, maka warisan itu bisa saja hilang.

Kehilangan warisan seperti bahasa, sudah terbukti terjadi di Indonesia. Bahkan sudah ada sekitar 10 bahasa yang hilang di dunia.

''Bacalah buku-buku sejarah, sudah banyak bahasa yang punah. Datanya juga ada di kementerian Pendidikan. Ada sekitar 15 bahasa daerah di Indonesia yang punah, dan sekitar 139 bahasa daerah lainnya terancam punah,'' ungkapnya.

Beberapa penyebab punahnya bahasa daerah tersebut karena makin berkurangnya pengguna penuturan. Karenanya untuk melakukan pengembangan dan pelindungan bahasa daerah, melalui amanat Undang-undang 24 nomor 2009, Pemda diwajibkan untuk membina bahasa daerah bekerja sama dengan lembaga kebahasaan.

Syamsuar mengatakan, tanpa UU sekalipun, sudah menjadi kewajiban setiap jati diri warga melayu Riau, untuk menjaga kekayaan bernama Bahasa. Jangan sampai karena zaman berganti, warisan itu tergerus dengan sendirinya, dan kelak tidak diketahui lagi oleh anak cucu.

''Makanya saya terus ingatkan Pak Edy gunakan bahasa melayu. Alhamdulillah, saat saya mengingatkan itu, terekam. Ini kuasa Allah juga untuk kita semua untuk saling ingat mengingatkan,'' katanya.

''Saya, Syamsuar, tidak Akan Rela Jika Bahasa Melayu Hilang di Bumi,'' tegasnya lagi.

Perihal terekamnya suara Syamsuar mengingatkan Edy Natar Nasution, memang sempat menarik perhatian. Syamsuar dan Edy Natar, menjadi satu-satunya pasangan calon yang tampil meyakinkan dengan bahasa melayu. Sehari-harinya, Bupati Siak dua periode ini memang selalu berbahasa melayu. Bahkan pembelajaran bahasa melayu juga diterapkan di lembaga pendidikan di Kabupaten Siak.

'' Ingat, bahasa melayu itu induk bahasa Indonesia. Inilah bahasa pemersatu Bangsa. Kewajiban kitalah menjaganya bersama,'' kata Syamsuar.

''Jadi darimanapun kita berasal, jika sudah menjejak bumi melayu Riau, banggalah berbahasa melayu,'' tutupnya.(*)

 
Berita Terbaru >>
Pengamat: 100 Hari Kepemimpinan, Syamsuar-Edy Tidak Bisa Berbuat Banyak
Demi Rakyat, Gubri Terpilih akan Pangkas Biaya Perjalanan Dinas
Jatmiko Krisna Santosa Jabat Direktur Utama PTPN V
PASS LANTANG Riau Resmi Dikukuhkan
Saiman Pakpahan: Wakil Rakyat Riau Hanya Grup 'Paduan' Suara
Sepuluh Pejabat Pemko Pekanbaru Dikukuhkan Walikota
Wajib Pajak Curang, Perbulan Pemko Pekanbaru Rugi Ratusan Juta
Tahun ini, DPKP Pekanbaru Rancang Panggilan Cepat Smart Rescue Madani
Mulai Sore Ini Supermoon Bisa Dilihat Diseluruh Indonesia
Semua Wilayah di Pedamaran Sudah Miliki Aliran Listrik
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com