Rabu, 20 Maret 2019
Follow:
Home
Jelang Ramadan, Jokowi Minta Bulog Hitung Ulang Stok Beras
Kamis, 03/05/2018 - 13:23:58 WIB
 
 

JAKARTA- Presiden Joko Widodo meminta Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) untuk menjaga persediaan beras menjelang Ramadan. Arahan tersebut diberikan Jokowi kala menggelar rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (2/5).

Direktur Utama Bulog Budi Waseso mengatakan bahwa arahan tersebut akan ditindaklanjuti dengan menginventarisasi persediaan beras yang dimiliki perusahaan pelat merah itu saat ini. Ia memang tak ingat jumlah persediaan beras yang dimiliki Bulog saat ini. Namun, ia memastikan bakal mengantongi angka pasti persediaan beras Bulog sebelum memasuki Ramadan.

Menurut data Bulog per 2 Mei 2018, Bulog sudah melakukan pengadaan sebesar 602.204 ribu ton dan pengadaan luar negeri sebanyak 408.853 ribu ton. Sementara itu, beras untuk operasi pasar yang menggunakan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sudah Bterhitung 296.127 ribu ton.

"Kami sudah memasuki taraf pengecekan (ketersediaan beras), stoknya berapa, kebutuhan berapa, karena kan Bulog ada di setiap provinsi kabupaten dan kecamatan. Jumlah kebutuhan ini menentukan langkah yang akan diambil ke depannya," jelas Budi di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (2/5).

Tak hanya soal persediaan, Bulog juga diminta membantu pemerintah untuk melakukan pengendalian harga beras. Adapun, tujuan pemerintah, yakni agar harga beras bisa berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

Sesuai Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 57 Tahun 2017, HET harga beras medium dipatok Rp9.450 per kilogram (kg) hingga Rp10.250 per kg tergantung wilayahnya. Namun, berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), rata-rata harga beras medium kualitas I masih ada di angka Rp11.850 per kg.

Meski demikian, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata harga beras kualitas medium di tingkat penggilingan sebesar Rp9.221 per kg atau turun 4,92 persen ketimbang bulan sebelumnya. Di samping itu, harga Gabah Kering Panen (GKP) tercatat Rp4.556 per kg atau turun 4,22 persen dibanding bulan sebelumnya yakni Rp4.757 per kg.

Kendati harga masih bertengger di atas, Buwas, sapaan akrabnya, belum berencana intervensi terlalu jauh. Menurutnya, operasi pasar mungkin nanti akan diperlukan setelah Bulog memantau kondisi di lapangan.

"Tadi Presiden Joko Widodo hanya menyampaikan kesiapan persediaan barang, tentu kami harus jeli melihat impornya berapa, panen raya nanti hasilnya bagaimana, kebutuhannya nanti seperti apa, semua akan kami lihat menyeluruh," jelas dia.(cnn)

 
Berita Terbaru >>
Upaya Padamkan Api, Water Bombing Sisiri Kawasan Karhutla di Riau
Kasus Duel Siswa dan Kepsek SMAN 2 Rakit Kulim Inhu Berakhir Damai
Waduh, 86 Hotspot Kepung Riau Hari Ini
Bantu Dana Pendidikan Daerah Tertinggal, Komunitas Anak Ceria Galang Dana di CFD
FPI Bantu Masyarakat Koto Aman yang Menunggu Nasib di Bawah Fly Over
Tertarik Cangkang Sawit, Pengusaha Jepang Temui Gubri
Pancing Hujan, 19 Ton Garam Disemai di Langit Riau
Ustadz yang Fitnah Pemerintah Legalkan Zina Dipulangkan
Bujuk Seorang Ayah Gendong Anak Hendak Bunuh Diri, Wabup Purwakarta Panjat Tower
Dewan Rapat Tertutup dengan Perwakilan Guru Sertifikasi Pekanbaru
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com