Rabu, 20 Maret 2019
Follow:
Home
Satpol PP Tertibkan PKL di Jalur Lambat Pasar Pagi Arengka
Jumat, 25/05/2018 - 08:48:44 WIB
  Agus Pramono
 

PEKANBARU - Saat ini pedagang kaki lima (PKL) masih banyak berjualan di jalur lambat pasar pagi Arengka. Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas menjadi macet. Terutama menjelang waktu berbuka puasa.

menyikapi hal ini, Kasat Pol PP Kota Pekanbaru, Agus Pramono mengatakan, pihaknya sebelum masuk bulan ramadan lalu, sudah menyebarkan surat imbauan kepada pedagang kali lima. Selain itu juga pihaknya menyampaikan surat itu kepada pihak kecamatan dan kelurahan.

"Ya kita sudah sampaikan surat imbauan kepada semua pedagang yang berjualan di pasar pagi Arengka tersebut agar tidak berjualan di jalur lambat tersebut. Karena dinilai menganggu ketertiban lalu lintas," ujar Agus, Kamis (24/5).

Meski begitu kata Agus pihaknya terus melakukan penertiban terhadap para pedagang kaki lima tersebut. Sehingga mereka tidak membuka lapak di jalur lambat tersebut.

"Kita akan  kerahkan anggota di jalur lambat  pasar pagi Arengka tersebut. Hal ini kita lakukan agar pedagang  benar-benar tertib berjualan," sebut Agus.

Dijelaskan Agus yang menjadi kendala saat pihaknya melakukan penertiban pedagang kali lima itu, apabila ditertibkan para pedagang tersebut mengatakan mau kemana mereka berjualan, sehingga jika ditertibkan mereka  menghilang.

"Namun, jika anggota kita pergi maka mereka akan kembali lagi. Hal ini yang membuat pedagang kembali berjualan. Oleh sebab itu, permasalahan itu tentu bisa dicarikan solusinnya bagi dinas terkait untuk memikirkannya juga, sehingga pedagang kali lima itu tidak sembarangan berjualan, jika disediakan tempat," ungkap Agus.

Ditambahkan Agus, selain itu agar jalur lambat tidak digunakan oleh pada pedagang kaki lima maka diharapkan juga kepada DPP dan Dishub untuk bersama-sama bersinergi, sehingga para pedagang kaki lima ini tidak lagi berjualan.

"Untuk menertibkan pedagang di jalur lambat itu tentu tugas kita bersama-sama. Karena sudah ada tugas masing-masing. Dengan begitu nantinya jika sudah turun bersama-sama maka tidak akan ada lagi kemacetan dan pedagang yang berjualan," harap Agus. (*)

 
Berita Terbaru >>
Upaya Padamkan Api, Water Bombing Sisiri Kawasan Karhutla di Riau
Kasus Duel Siswa dan Kepsek SMAN 2 Rakit Kulim Inhu Berakhir Damai
Waduh, 86 Hotspot Kepung Riau Hari Ini
Bantu Dana Pendidikan Daerah Tertinggal, Komunitas Anak Ceria Galang Dana di CFD
FPI Bantu Masyarakat Koto Aman yang Menunggu Nasib di Bawah Fly Over
Tertarik Cangkang Sawit, Pengusaha Jepang Temui Gubri
Pancing Hujan, 19 Ton Garam Disemai di Langit Riau
Ustadz yang Fitnah Pemerintah Legalkan Zina Dipulangkan
Bujuk Seorang Ayah Gendong Anak Hendak Bunuh Diri, Wabup Purwakarta Panjat Tower
Dewan Rapat Tertutup dengan Perwakilan Guru Sertifikasi Pekanbaru
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com