Sabtu, 23 Maret 2019
Follow:
Home
Soal Sembako Maut Monas, Kadis Pariwisata DKI Diperiksa 11 Jam
Jumat, 25/05/2018 - 08:59:34 WIB
 
 

JAKARTA- Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Tinia Budiati diperiksa penyidik Polda Metro Jaya selama sekitar 11 jam terkait dengan kegiatan Pesta Rakyat di Monumen Nasional (Monas) yang menewaskan dua orang anak.

Tinia mengaku dicecar 27 pertanyaan oleh polisi, dan pertanyaan difokuskan pada perizinan acara 'sembako maut' itu.

Tinia datang ke Mapolda Metro Jaya pada Kamis (24/5) sekitar pukul 12.45 WIB dan baru keluar dari ruang penyidikan pukul 23.30 WIB.

"Tadi itu saya diminta keterangan terkait mengenai prosedur perizinan yang terkait kegiatan di Monas, bagaimana prosedurnya hingga izin itu keluar," ujarnya tadi malam di Polda Metro Jaya.

Pembagian sembako dalam acara Pesta Rakyat di Monas digelar pada 28 April 2018. Dalam peristiwa itu, dua anak berinisial MJ dan AR meninggal saat antre pembagian sembako.

Prosedur perizinan kegiatan tersebut, kata Tinia, sudah sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 186 Tahun 2017.

"Itu kan biasa pertanyaan biasa. Pertanyaan hanya minta pendapat, prosedur biasalah itu pertanyaan-pertanyaan normatif," tuturnya.

Dalam prosedur perizinan tersebut, Tinia membantah jika pemberian izin hingga disposisi dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dia mengklaim secara teknis perizinan kegiatan tersebut hanya dari Dinas Pariwisata.

Saat proses perizinan itu dilakukan, Tinia mengatakan pihaknya telah mengetahui rencana kegiatan pembagian sembako yang akan dilakukan panitia.

Dia mengklaim telah melarang panitia untuk melakukan hal tersebut.

"Sudah tahu (bagi-bagi sembako) makanya dari awal saya larang," ucapnya.

Kuasa hukum Forum Untukmu Indonesia (FUI), panitia Pesta Rakyat Monas, Henry Indraguna, sebelumnya mengklaim memiliki barang bukti dan saksi yang akan diajukan kepada polisi terkait perizinan kegiatan Pesta Rakyat termasuk pembagian sembako.

Dalam kasus ini polisi juga telah memeriksa Kepala UPT Monas Munjirin terkait perizinan kegiatan tersebut. Kala itu, Munjirin mengaku FUI telah membuat surat pernyataan akan bertanggung jawab atas peristiwa yang terjadi karena kegiatan tersebut. (cnn)

 
Berita Terbaru >>
Makin Berat, Fredrich Yunadi Divonis MA 7,5 Tahun Penjara
KI dan Fitra Riau Gelar Bimtek Pengelolaan Informasi Berbasis Teknologi
PWI Riau Gelar Pelatihan Jurnalistik Wartawan Migas
Ada KPK Gadungan Coba Peras Keluarga Penyuap Romi
Upaya Padamkan Api, Water Bombing Sisiri Kawasan Karhutla di Riau
Kasus Duel Siswa dan Kepsek SMAN 2 Rakit Kulim Inhu Berakhir Damai
Waduh, 86 Hotspot Kepung Riau Hari Ini
Bantu Dana Pendidikan Daerah Tertinggal, Komunitas Anak Ceria Galang Dana di CFD
FPI Bantu Masyarakat Koto Aman yang Menunggu Nasib di Bawah Fly Over
Tertarik Cangkang Sawit, Pengusaha Jepang Temui Gubri
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com