Kamis, 20 Juni 2019
Follow:
Home
Sekeluarga Hilang Bersama Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba
Selasa, 19/06/2018 - 11:12:49 WIB
  Saat-saat tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba. Foto Int
 

SAMOSIR - Danau Toba masih dibalut suasana duka hingga pagi hari seperti terlihat di Pelabuhan Fery Simanindo, Samosir, Selasa (19/6/2018). Hal paling menyedihkan, ada korban sekeluarga yang hilang dalam peristiwa naas itu.

"12 halak keluargakku mago. Dang tarandungkon ahu be on. Itokku, paramanku, edaku. (12 orang keluargaku hilang. Saudara kandung dan keponakanku,"ujar Ruliana Nainggolan degan air mata yang bercucuran di pipinya.

Setengah terisak-isak perempuan 52 tahun ini menceritakan, ada pun keluarganya yang hilang yakni, Ledikson Nainggolan dan istrinya Lilis Lubis serta ketiga anaknya Bungaran Nainggolan, Asri Nainggolan, Nikolas Nainggolan.

Kemudian Hotman Nainggolan, Dorman Nainggolan, Ledikson Nainggolan, Basaria Nainggolan, Astri Nainggolan, Jonveldi Nainggolan, Nicolas Nainggolan. lilis Lubis, Melinton Simatupang, dan Hasiholan Sidabutar. Untuk yang total sekeluarga yakni Ledikson Nainggolan dan istrinya Lilis Lubis serta anaknya Bungaran, Asri Nainggolan, Nikolas Nainggolan.

Menurut Ruli, kedatangan para keluarga di Samosir sebelumnya untuk prosesi pesta tugu. Sehingga, keluarga mereka yang jadi korban pulang ke kampung memboyong anak-anaknya dari Jakarta dan Pematang Siantar.

Beserta keluarga lainnya, Ruliana masih ikut mengantar saudara kandung dan keponakannya ke Pelabuhan Ferry  dengan menaiki mobil sekitar pukul 4 sore. Kemudian, sebelum kapal berangkat mereka langsung berpisah dan Ruliana meninggalkan pelabuhan untuk bertolak ke Tarutung, Tapanuli Utara.

Namun, malam hari mereka medapat kabar dari Siantar. Masih di Dolok Sanggul, akhirnya mereka memutar arah untuk kembali ke Pelabuhan Simanindo, Samosir.

"Tante, orang bapak berangkat jam berapa. Katanya ada kapal tenggelam," sebutnya menirukan ketika mendapat kabar buruk itu dari keluarganya di Siantar.

Ruliana menuturkan, sebelumnya dia telah membujuk para keluarga untuk tidak pulang. Bahkan, dia bersikeras agar mereka dapat lebih lama di Samosir dan rencananya diajak ke kediamannya di Tapanuli Utara. Apalagi, sudah lama tidak bertemu.

"Padahal sudah kubilang, daripada kalian capek, jangan pergi. Sehari ini mau ke berwisata ke Bulbul kian kami naik mobil melalui Tele. Ikkon hu siattar jo asa tu Tarutung. Sedih kali, apalagi keponakanku yang kelas empat si Jonveldi sudah minta ikut, tapi gak di kasih bapaknya, " ujarnya.**/sumber: Tribun-Medan




 
Berita Terbaru >>
Sejoli Pemilik Satu Kilo Sabu dan Ribuan Ekstasi Ditangkap BNN di Rumbai Pekanbaru
Diusir Dari Kebun Warga di Inhu, Empat Gajah Liar Mulai Dekati Tesso Nilo
Pria Paro Baya Hilang di Sungai Lakar Siak yang Dihuni Buaya
Kerjasama Indonesia-Korea Sektor LHK akan Libatkan Universitas Lancang Kuning
Ini Dia Para Jawara LKJ PWI Riau-KLHK dengan Total Hadiah Rp115 Juta
Sedang Transaksi, Polisi Ciduk Dua Pria Pengedar 1 Kg Sabu di Dumai
Manfaat Dibalik Pahitnya Daun Pepaya
Shakira, Kecantikan dan Keindahan Tubuh yang Tak Lekang
Pedoman Sederhana Mengetahui Hadits Shahih
Presiden Serahkan Penjaringan Calon Pimpinan KPK Kepada Pansel
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com