Jum'at, 21 Juni 2019
Follow:
Home
Ganggu Piala Dunia, Pussy Riot Dituduh Melanggar Hak Penonton
Senin, 16/07/2018 - 14:51:33 WIB
 
 

JAKARTA- Aparat berwenang di Moskow mendakwa empat anggota band punk Pussy Riot dengan tuduhan 'pelanggaran hak-hak penonton' serta 'menggunakan simbol polisi secara ilegal', Senin (16/7).

Dakwaan itu dikenakan setelah anggota kelompok itu berlari masuk ke tengah lapangan di tengah pertandingan final Piala Dunia 2018, saat Perancis bertanding melawan Kroasia, Minggu (15/7).

Kantor berita Interfax melaporkan keempat orang itu terancam hukuman hingga 11.500 rubel (sekitar Rp2,6 juta) atau 160 jam kerja pelayanan masyarakat.

Tiga pria dan seorang wanita anggota Pussy Riot mengenakan seragam polisi menghentikan pertandingan antara Perancis dan Kroasia di awal babak kedua atau menit ke-52 di Stadion Luzhniki, Moskow, Rusia.

Gangguan di stadion berkapasitas 81 ribu tempat duduk di Moskow itu disaksikan Presiden Rusia Vladimir Putin, dan tamu kehormatan yang berada di tempat duduk VIP, serta ditayangkan di seluruh dunia.

Lewat media sosialnya, Pussy Riot menyerukan reformasi di Rusia dan pengurangan kewenangan polisi. Kelompok tersebut memusuhi Putin selama bertahun-tahun dan para anggota pernah mengenyam penjara karena aksi protes mereka.

Tuntutan Pussy Riot antara lain membebaskan seluruh tahanan politik, tidak memenjarakan demonstran, mengizinkan persaingan politik di Rusia, tidak merekayasa tuduhan untuk memenjarakan orang, dan mereformasi kepolisian.

Pussy Riot merupakan band punk yang berbasis di Moskow dan didirikan pada Agustus 2011. Band tersebut didominasi wanita. Pertandingan final akhirnya dimenangkan Perancis dengan skor 4-2 dari Kroasia.


CNN Indonesia

 
Berita Terbaru >>
PPDB SMA Sederajat di Riau akan Dimulai Awal Bulan Juli
Pemerintah Putuskan Harga Tiket Pesawat Rute Domestik Turun
Hilang di Sungai Lakar Siak, Mayat Wartoyo Ditemukan Dalam Perut Buaya
Sejoli Pemilik Satu Kilo Sabu dan Ribuan Ekstasi Ditangkap BNN di Rumbai Pekanbaru
Diusir Dari Kebun Warga di Inhu, Empat Gajah Liar Mulai Dekati Tesso Nilo
Pria Paro Baya Hilang di Sungai Lakar Siak yang Dihuni Buaya
Kerjasama Indonesia-Korea Sektor LHK akan Libatkan Universitas Lancang Kuning
Ini Dia Para Jawara LKJ PWI Riau-KLHK dengan Total Hadiah Rp115 Juta
Sedang Transaksi, Polisi Ciduk Dua Pria Pengedar 1 Kg Sabu di Dumai
Manfaat Dibalik Pahitnya Daun Pepaya
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com