Kamis, 21 Maret 2019
Follow:
Home
Bahas Karhutla, Gubri Dipanggil ke Jakarta
Rabu, 25/07/2018 - 13:23:23 WIB
  Foto ilustrasi
 

PEKANBARU - Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko hari ini memanggil sejumlah kepala daerah yang rawan terkena Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), termasuk diantaranya Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, untuk memaparkan kondisi terkini Karhutla yang beberapa hari lalu terdeteksi kembali bermunculan.

"Ya, ada undangan dari Kepala Staf Kepresidenan membahas Karhutla. Rapat ini tak hanya Riau juga beberapa provinsi lainnya. Kita akn sampaikan data apa adanya bagaimana usaha kita menekan hotspot," kata Gubernur Riau, Rabu (25/7/18).

Menurut Gubri, beberapa hari sebelumnya sempat banyak bermunculan hotspot di sejumlah daerah di Riau. Yakni pada Selasa sore pekan lalu, sempat terdeteksi 61 hotspot. Pada hal pagi dihari yang sama terdeteksi 29 hotspot.

Sehari kemudian pada Rabu 18 Juli, hotspot kembali bertambah menjadi 80 titik. Hotspot terbanyak 42 titik di Rokan Hilir, Dumai 16 titik, Bengkalis 10 titik, Meranti 1 titik, Rohul 2 titik, Pelalawan 5 titik, Siak 4 titik.

Meski begitu menurut Gubri, dalam beberapa hari terakhir, titik-titik panas tersebut sudah berhasil diminimalisir, berkat kerja keras tim yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Riau.

Ada pun luasan lahan yang terbakar di Riau terhitung 14 Januari sampai sekarang sudah mencapai 2.006,91 hektar. Karhutla terparah di Meranti seluas 898,31 hektar, Bengkalis 357,5 hektar, Rokan Hilir 165,25 hektar, Dumai 140,5 hektar, Siak 131,5 hektar, Indragiri Hulu 128,5 hektar, Pekanbaru 44,6 hektar, Kampar 21,75 hektar, Pelalawan 86 hektar, Indragiri Hilir 31 hektar.

Gubri pada Selasa (24/7/18) kemarin juga menyempatkan diri melakukan pemantauan ke sejumlah titik bahkan hingga ke perbatasan Rokan Hilir dan Sumatera Utara yang sebelumnya terindikasi terjadi Karhutla.

Pemantauan dilakukan menggunakan helikopter bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger. Hasil pemantauan tersebut diantaranya akan dilaporkan kepada Kepala Staf Kepresidenan.

"Kita meninjau sampai ke perbatasan antara Rokan Hilir dan Sumatera Utara sana. Sudah banyak berhasil dipadamkan, titik apinya juga sudah tak terlihat. Ini diantaranya yang akan kita laporkan kepala Staf Kepresidenan," ujar Gubri.***/mc

 
Berita Terbaru >>
Ada KPK Gadungan Coba Peras Keluarga Penyuap Romi
Upaya Padamkan Api, Water Bombing Sisiri Kawasan Karhutla di Riau
Kasus Duel Siswa dan Kepsek SMAN 2 Rakit Kulim Inhu Berakhir Damai
Waduh, 86 Hotspot Kepung Riau Hari Ini
Bantu Dana Pendidikan Daerah Tertinggal, Komunitas Anak Ceria Galang Dana di CFD
FPI Bantu Masyarakat Koto Aman yang Menunggu Nasib di Bawah Fly Over
Tertarik Cangkang Sawit, Pengusaha Jepang Temui Gubri
Pancing Hujan, 19 Ton Garam Disemai di Langit Riau
Ustadz yang Fitnah Pemerintah Legalkan Zina Dipulangkan
Bujuk Seorang Ayah Gendong Anak Hendak Bunuh Diri, Wabup Purwakarta Panjat Tower
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com