Kamis, 16 08 2018
Follow:
Home
Terkait Kasus Mafia Anggaran Wako Dumai Dipanggil KPK
Selasa, 07/08/2018 - 10:54:59 WIB
 
 

JAKARTA - Wali Kota Dumai Zulkifli AS, kembali dipanggil KPK sebagai saksi kasus dugaan suap terkait usulan dana perimbangan daerah pada RAPBN-P 2018. Zulkifli dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Yaya Purnomo.

Menurut Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (7/8/2018), Zulkifli AS sempat dipanggil KPK pada 25 Juli 2018. Namun dia tidak hadir.

Sebagai saksi untuk Yahya, KPK juga memanggil Kepala Dinas Kesehatan Tasikmalaya, Cecep Zainal Kholis, Sekretaris Dinas PUPR Tasikmalaya, Adang Mulyana, Sekretaris Wali Kota Tasikmalaya, Galuh Wijaya, Ajudan Wali Kota Tasikmalaya, Pepi Nurcahyadi, Sub Bagian Administrasi dan Umum Pemkab Labuhanbatu Utara, Ahmad Fuad, dan Direktur RSUD Labuhanbatu Utara, Tengku Mestika Mayang.

Selain saksi untuk Yaya, KPK juga memanggil saksi untuk tersangka lainnya, Amin Santono. Saksi yang dipanggil ialah, Bupati Kampar, Azis Zaenal dan Biro Perjalanan, Linda.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan 4 tersangka, yaitu anggota Komisi XI DPR Amin Santono, Eka Kamaluddin (perantara), dan Yaya Purnomo (eks pejabat Kemenkeu) dan seorang kontraktor Ahmad Ghiast. Sumber dana untuk suap itu disebut berasal dari para kontraktor di Sumedang.

Ahmad diduga sebagai koordinator sekaligus pengepul dana dari para kontraktor itu. Uang itu kemudian diduga diberikan sebagai suap kepada Amin.

KPK turut menyita sejumlah aset saat melakukan operasi tangkap tangan. Aset tersebut antara lain emas seberat 1,9 kg hingga duit Rp 1,8 miliar, SGD 63 ribu, dan USD 12.500 dari apartemen Yaya. Mobil Rubicon milik Yaya juga disita KPK.

Selain itu dalam tahap penyidikan, KPK juga menggeledah rumah dinas anggota DPR dari Fraksi PAN, apartemen tenaga ahli fraksi PAN, dan rumah pengurus PPP. Dari penggeledahan itu, KPK menyita mobil Toyota Camry, duit Rp 1,4 miliar, hingga proposal usulan anggaran dari sejumlah daerah.

KPK juga sudah memeriksa Tenaga Ahli F-PAN DPR, Suherlan. Pemeriksaan dilakukan untuk menelusuri soal proposal usulan anggaran dari sejumlah pemerintah daerah yang disita KPK.**/zie/sumber: detik.com

 
Berita Terbaru >>
Lima Pimpinan Bawaslu Kabupaten Kampar Dilantik di Jakarta
Sekda: Devisit anggaran Sebabkan Riau Alami Masa Sulit
Dumai akan Peringati Detik Proklamasi di Taman Bukit Belanggang
BRK Raih Platinum Award Kinerja Keuangan Sangat Bagus yang ke 10
Gempa Lombok Juga Memperlihatkan Ketangguhan Manusia
Alia, Rapper Manis Berhijab Asal Amerika
Hari Ini 103 Titik Panas Terdeteksi di Riau
Penderita DBD di Pekanbaru Capai 201 Kasus
Penjelasan BMKG Soal Cuaca Pekanbaru Sangat Panas
PWI Riau Serahkan Sumbangan untuk Korban Gempa Lombok
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com