Sabtu, 19 Januari 2019
Follow:
Home
September, Pemimpin Korsel dan Korut Akan Bertemu di Pyongyang
Senin, 13/08/2018 - 15:29:48 WIB
 
 

KLIKRIAU.COM- Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un sepakat menggelar pertemuan tingkat tinggi untuk ketiga kalinya di Pyongyang pada September mendatang.

Rencana pertemuan itu disepakati oleh pejabat tinggi kedua negara dalam pertemuan di Desa Gencatan Senjata Panmunjom hari ini, Senin (13/8). Diskusi antara pejabat kedua negara itu digagas Korut pekan lalu.

"Kedua belah pihak sepakat menggelar pertemuan tingkat tinggi antar-Korea di Pyongyang pada September mendatang sesuai rencana sebelumnya," bunyi pernyataan bersama Korut-Korsel usai pertemuan berlangsung, seperti dikutip AFP dari kantor berita Yonhap.

Namun, pernyataan itu tak menjelaskan waktu dan tanggal jelas pertemuan.

Dalam pernyataan pembukaannya, ketua delegasi Korut dalam pertemuan itu, Ri Son Gwon mengatakan "pembicaraan terkait rencana pertemuan kedua negara menjawab keinginan rakyat" Korut-Korsel.

Menggunakan pepatah yang menggambarkan persahabatan, Ri menganggap kedua Korea tengah membuka era baru dalam menjalin persahabatan.

"Kami telah memulai sebuah era di mana kami memperkuat kerja sama daripada berjalan masing-masing," kata Ri.

Sementara itu, Menteri Unifikasi Korsel Cho Myoung-gyon mengatakan penting bagi kedua negara untuk menjaga persepsi sehingga hubungan Seoul-Pyongyang terus kondusif. Cho merupakan ketua delegasi Korsel dalam pertemuan yang digelar di wilayah demiliterisasi (DMZ) itu.

"Banyak isu yang akan dibahas dalam pertemuan itu, tetapi saya pikir apapun dapat diselesaikan dengan pola pikir yang sama," kata Cho.

Jadwal pertemuan ketiga Moon dan Kim ini menindaklanjuti kesepakatan antara kedua pemimpin saat melakukan tatap muka perdana pada April lalu.

Saat itu, Moon berencana menemui Kim Jong-un di Pyongyang pada musim gugur tahun ini jika kondisi memungkinkan.

Jika benar berlangsung, lawatan Moon ke Pyongyang bulan depan akan menjadi kunjungan perdana seorang pemimpin Korsel ke Korut sejak lebih dari satu dekade lalu. Ketika itu Presiden Korsel Kim Dae-jung mengunjungi Pemimpin Korut, Kim Jong-il (ayah Kim Jong-un) tahun 2000.

Dalam pertemuan ketiganya dengan Kim Jong-un, Moon diharapkan mampu menjadi mediator bagi AS dan Korut demi memajukan proses denuklirisasi.

Moon juga diharapkan bisa membujuk Korut untuk terfokus membicarakan konsensus yang bisa secara resmi mengakhiri Perang Korea.

Sebab, kedua Korea secara teknis masih dalam kondisi berperang lantaran Perang Korea 1950-1953 lalu hanya diakhiri dengan kesepakatan gencatan senjata, bukan perjanjian damai. (*)

CNN Indonesia

 
Berita Terbaru >>
Tetap Awet Muda, Ini Rahasia Ira Koesno si Pemandu Debat Capres
Berbeda Pendapat Sebuah Kewajaran, Tapi Tetap Ada Adabnya
Kejati Pimpin Serah Terima Tiga Kejari di Riau
Luhut Binsar Panjaitan Panen Raya dan Bagikan Sertifikat di Siak
Vanessa Angel Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Prostitusi Online
Aris 'Idol' Ditangkap Karena Penyalahgunaan Narkoba
Kunjungi Siak, Menko Kemaritiman Puji Sikap Patriot Sultan Syarif Kasim II
Pemko Pekanbaru Kembali Agendakan Relokasi PKL Teratai
Mandeh Run 2019 di Surga Wisata Tersembunyi
Dinas PUPR Dumai Hentikan Proyek Tanpa Izin
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com