Selasa, 22 Januari 2019
Follow:
Home
Pulang ke Bandung, Pesilat Peraih Emas Disambut Seperti Pahlawan
Senin, 03/09/2018 - 20:24:41 WIB
 
 

JAKARTA- Peraih medali emas cabang olahraga (cabor) pencak silat di Asian Games 2018, Hanifan Yudani Kusumah, disambut bak pahlawan di kampung halamannya di Kota Bandung, Senin (03/9).

Senyum Hanifan Yudani Kusumah terkembang. Wajahnya memancarkan kelegaan setelah medali emas digenggaman. Di atas kendaraan terbuka ia berdiri, menebar senyum ramah dan menyapa warga dengan lambaian tangan.

Hanifan terlebih dulu disambut di pintu tol Pasteur oleh sejumlah pesilat. Kemudian ia diarak menggunakan mobil ke Gor Pajajaran Bandung, lokasi kesekretariatan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Jawa Barat.

Selama perjalanan sendiri Hanifan mendapat sambutan meriah dari warga. Sesekali ia menggigit medali emas yang diraihnya.

Setibanya di IPSI Jabar, Hanifan langsung disambut Ketua IPSI Jabar, Icak Phinera Wijaya. Ia juga menyalami berbagai kalangan yang menanti kehadirannya sejak pagi tadi.

Siapa yang tak mengenal Hanifan saat ini. Namanya mencuat berkat keberhasilannya saat ia turun di kelas C (55 kg-60 kg) cabor pencak silat putra di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 29 Agustus lalu.

Aksi Hanifan tak hanya berhenti dengan meraih medali emas. Ia juga berhasil menghadirkan salah satu momen terbaik sepanjang perhelatan Asian Games dengan memeluk Presiden Joko Widodo dan Ketua PB IPSI Prabowo Subianto.

"Kesan pertama selalu bersyukur pada Allah SWT. Saya berterima kasih pada Pemda, IPSI Jabar atas apresiasinya terhadap saya pribadi dan peraih medali emas Jabar juga," ungkapnya.

Pemuda yang akrab disapa Hanif ini memulai karier sebagai atlet pada 2015 lalu. Ketika itu ia lolos ajang kejuaraan di Makassar. Hingga akhirnya melaju ke Popnas dan mengikuti PON 2016.

"Prosesnya cukup panjang dan penuh kerja keras juga. Apalagi setelah PON ada seleksi Pelatnas untuk World Champion dan SEA Games 2017. Setelah itu seleksi lagi untuk Asian Games. Jadi prosesnya tidak instan dan tidak semudah yang dibayangkan," jelasnya.

Ia pun berharap raihan medali emas di ajang Asian Games menjadi motivasi kejuaraan atau event olahraga lainnya untuk terus berprestasi.

"Saya ingin lebih serius lagi dalam berkarier di pencak silat," tegasnya.

Berikan Uang Pembinaan

Di tempat yang sama, Ketua IPSI Jawa Barat Icak Phinera Wijaya mengapresiasi kinerja para atlet pencak silat Indonesia pada ajang Asian Games. Di cabor ini, Indonesia tak terbendung. Total 14 medali emas didapat dari 16 nomor yang dipertandingkan.

Dari keseluruhan medali yang didapat, delapan di antaranya berasal dari atlet asal Jabar. Mereka bertanding dan mendapatkan medali emas di empat kelas, nomor tanding (putra dan putri) dan nomor seni (regu putra dan putri).

"Alhamdulillah, tentunya kami IPSI Jabar mengapresiasi dan memberikan pengharaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh atlet yang berjuang pada Asian Games 2018 ini," kata Icak.

Icak menyebut, raihan medali dari cabor pencak silat adalah prestasi yang luar biasa dengan mendapatkan 14 emas dan satu perunggu. Kontribusi para pesilat Jabar juga cukup signifikan dengan mendapatkan empat emas dari beregu putra, beregu putri dan tanding putra dan putri.

"Saya kira empat emas disumbangkan ke RI yang kita banggakan ini sungguh sangat luar biasa dan itu jelas kontribusi pesilat Jabar saya kira sangat signifikan," tegasnya.

Usai meraih prestasi di Asian Games, IPSI Jabar berharap para atlet tidak cepat puas. Namun sebaliknya, para atlet diharapkan bisa berprestasi di event olahraga lainnya.

"Kalau dari IPSI Jabar tentu punya target untuk mempertahankan prestasi pada PON 2020 di Papua. Saya kira delapan atlet ini sudah menjadikan tabungan yang sangat luar biasa untuk IPSI Jabar," jelasnya.

IPSI Jabar, juga akan memberikan uang pembinaan kepada para atlet.

"Nanti ada uang kadeudeuh [apresiasi] walaupun tidak seperti apa yang diberikan oleh pemerintah pusat tentunya. Namun ini sekedar kadeudeuh saja," pungkasnya.

Daftar atlet asal Jabar dari cabor pencak silat yang meraih medali emas:

Hanifan Yudani Kusumah (tanding putra), Wewey Wita (tanding putri), Nunu Nugraha (regu putra), Anggi Faisal (regu putra), Asep Yuldan Sani (regu putra), Gina Tri Lestari (regu putri), Lutfi Nurhasanah (regu putri) dan Pramudita Yuristia (regu putri). (CNN)


 
Berita Terbaru >>
Wajib Pajak Curang, Perbulan Pemko Pekanbaru Rugi Ratusan Juta
Tahun ini, DPKP Pekanbaru Rancang Panggilan Cepat Smart Rescue Madani
Mulai Sore Ini Supermoon Bisa Dilihat Diseluruh Indonesia
Semua Wilayah di Pedamaran Sudah Miliki Aliran Listrik
Perusahaan di Riau Diminta Bayarkan Gaji Sesuai UMP
Meranti Berpotensi Jadi Kota Jaringan Gas
Ghibah, Sikap Buruk yang Harus Dijauhi
Kisah Masyithah, Kisah Tentang Keteguhan Hati Perempuan
Tetap Awet Muda, Ini Rahasia Ira Koesno si Pemandu Debat Capres
Berbeda Pendapat Sebuah Kewajaran, Tapi Tetap Ada Adabnya
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com