Jum'at, 21 09 2018
Follow:
Home
Kantor DPRD Malang Terlihat Kosong Setalah 41 Anggota Ditahan KPK
Rabu, 05/09/2018 - 09:58:53 WIB
 
 

MALANG - Sebanyak  41 anggota DPRD Kota Malang sudah ditahan KPK karena menerima uang suap Rp 700 juta dan gratifikasi Rp 5,8 miliar, untuk pengesahan Ranperda tentang Perubahan APBD Malang tahun 2015. Korupsi massal ini terkait dana pengelolaan sampah di Kota Malang.

Akibatnya, kantor DPRD Malang di Jalan Tugu terlihat kosong. Sekretaris DPRD Kota Malang juga bertolak ke Jakarta mendatangi kantor Kemendagri,  untuk konsultasi dan meminta petunjuk dalam melanjutkan beberapa agenda DPRD.

Ada sejumlah agenda penting yang harus dilalui. Di antaranya penetapan APBD-perubahan tahun anggaran 2018. Selain itu, pembahasan peraturan daerah (Perda) yang telah ditargetkan selesai pada tahun ini.

Sementara saat ini hanya tersisa 5 anggota dewan, yakni Abdulrachman menggantikan Rasmuji anggota Fraksi PKB karena meninggal dunia, Subur Triono (PAN), Nirma Cris (Hanura), dan Priyatmoko Oetomo dan Tutuk Hariyani (PDIP) dikabarkan dalam kondisi sakit.

"Sekarang tinggal lima orang, saya, Pak Subur, Pak Priyatmoko, Bu Tutuk, Bu Nirma," ungkap Plt Ketua DPRD Kota Malang Abdulrachman kepada wartawan.

Kelimanya Subur Triono, satu dari lima anggota DPRD yang tak tersangkut korupsi massal terlihat datang ke DPRD. Kehadirannya langsung diburu wartawan yang sejak pagi sudah menunggu.

Saat ditemui di ruang Komisi A, Subur terlihat santai. Dia mengaku, hari ini tidak ada kegiatan. Meski ada jadwal atau agenda sudah direncanakan yakni membentuk panitia khusus (pansus) Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Wali Kota Malang tahun anggaran 2017.

Subur mengatakan, jika dirinya beberapa kali dihadirkan menjadi saksi dalam kasus korupsi massal yang menjerat 41 rekan kerjanya itu.

Ditanya soal kasus yang ditangani KPK Subur mengaku, bahwa kasus tersebut sudah berjalan cukup lama. Dia juga membenarkan, jika perkara yang ditangani seputar pembahasan APBD-perubahan tahun anggaran 2015.

Sebagai anggota, Subur menyatakan hanya bisa menunggu hasil koordinasi dengan pemerintah pusat, soal keberlanjutan kinerja dari DPRD Kota Malang.

Langkah-langkah untuk menggantikan anggota dewan diduga korupsi massal ini sudah dilakukan parpol. Salah satunya Fraksi PDIP. Untuk sementara empat berkas pergantian empat anggota DPRD diajukan. Untuk lima anggota yang baru ditetapkan tersangka KPK, PAW sedang diusulkan.

"Semuanya sudah menyatakan mundur dari anggota DPRD dan sekarang sedang kami proses," tandasnya.

Sebagai partai pemenang di Pileg 2014, PDIP memperoleh 11 kursi. Sembilan orang terjerat kasus korupsi massal, dua orang menjadi bagian dari 5 anggota DPRD yang tersisa.

"Kami mau ajukan berkas PAW untuk empat anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan, langkah ini menindaklanjuti keputusan partai. Kami harap proses PAW segera tuntas dengan cepat," ungkap Made pada wartawan di kantor DPRD Kota Malang.

Berikut identitas 41 wakil rakyat itu termasuk asal partai politik (parpol):

PDIP

1. M Arief Wicaksono
2. Suprapto
3. Abdul Hakim
4. Tri Yudiani
5. Arief Hermanto
6. Teguh Mulyono
7. Diana Yanti
8. Hadi Susanto
9. Erni Farida

Golkar

10. Bambang Sumarto
11. Rahayu Sugiarti
12. Sukarno
13. Choeroel Anwar
14. Ribut Harianto

PKB

15. Zainuddin
16. Sahrawi
17. Imam Fauzi
18. Abdulrachman
19. Mulyanto

Partai Gerindra

20. Salamet
21. Suparno Hadiwibowo
22. Een Ambarsari
23. Teguh Puji Wahyono

Partai Demokrat

24. Wiwik Hendri Astuti
25. Sulik Lestyowati
26. Hery Subiantono
27. Indra Tjahyono
28. Sony Yudiarto

PKS

29. Imam Ghozali
30. Bambang Triyoso
31. Sugianto
32. Afdhal Fauza
33. Choirul Amri

PAN

34. Mohan Katelu
35. Syaiful Rusdi
36. Harun Prasojo

PPP

37. Asia Iriani
38. Syamsul Fajrih
39. Heri Pudji Utami

Partai Hanura

40. Ya'qud Ananda Gudban

Partai NasDem

41. Mohammad Fadli. ***/sumber: detik.com

 
Berita Terbaru >>
Baru Saja Sebuah SPBU di Sawahan Padang Terbakar
Malam Ini Dua Capres akan Berpidato di KPU, Usai Ambil Nomor Urut
Tiba-tiba Jalan Depan Ruko di Setia Budi Pekanbaru Amblas, Motor Berjatuhan
5 Remaja Spesialis Curanmor Masjid Ditangkap Tim Polsek Rumbai Pekanbaru
Puluhan Ribu Nelayan di Perairan Riau Rawan Terlibat Konflik
Malam Ini Wilayah Riau Masih Berpotensi Hujan Lebat
Tengku Nizwa Purwanindyah Malam Ini Tampilkan 30 Koleksi Terbaru
Bapenda Temukan Banyak Tunggakan Pajak Restoran
BI Ramal Rupiah Melemah Hingga Tahun Depan
Polemik Impor Terus Bergulir, Data Beras Bikin Ribut
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com