Minggu, 23 09 2018
Follow:
Home
Rupiah Melemah, Polri Peringatkan Pengusaha Jangan Timbun Pangan
Rabu, 05/09/2018 - 21:44:03 WIB
  Ketua Satgas Pangan Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto  

 JAKARTA- Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri belum melihat gejolak harga yang terjadi karena pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam beberapa hari terakhir.

Namun, Ketua Satgas Pangan Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mewanti supaya para pengusaha tidak menimbun barang dan membuat kondisi masyarakat semakin sulit.

"Yang boleh dia menyimpan tiga kali kebutuhan, kalau harga normal. Kalau harga mulai bergejolak, ya harus dilepas itu, netralisir harga," kata Setyo di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan pada Rabu (5/9).

Setyo menyatakan Polri akan bekerja sama dengan sejumlah kementerian terkait mencegah terjadinya penimbunan pangan. Dia juga menyarankan pemerintah sebaiknya memilah komoditas pangan yang harus impor karena bisa menggerus devisa.

"Mau tidak mau, suka tidak suka, ya harus impor, tapi impor itu harus diawasi dan dibatasi," ujar Setyo.

Setyo menyatakan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan menguntungkan pihak pengekspor dan merugikan pengimpor. Menurutnya, pangan yang diimpor harus merupakan komoditas dengan kuantitas produksi masuk kategori kurang di dalam negeri, seperti bawang putih. Dia memastikan sampai saat ini harga pangan masih stabil.

"Belum ada, semoga tidak ada. Jangan terpancing. Iya (masih stabil)," kata Setyo.

Perwira bintang dua Polri itu mengaku belum bisa memperkirakan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, yang berpotensi terjadi akibat pelemahan nilai tukar rupiah ini.

"Kalau secara langsung terjadi kejahatan, saya belum melihat ke sana," kata Setyo.

Rupiah kembali melemah. Pada perdagangan Rabu (5/9) siang, rupiah terjun ke level Rp14.979, melemah dibandingkan sesi pembukaan perdagangan yang sempat berada di level Rp14.925 per dolar AS.

Sementara itu, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah berada di level 14.927, melemah dibanding posisi kemarin yang masih berada di level Rp14.840 per dolar AS. (CNN)

 
Berita Terbaru >>
Mundur dari Istana, Din Syamsuddin Punya Pilihan di Pilpres
82 Majelis Hakim MTQ Kabupeten Bengkalis ke- 43 Dilantik
Miftahul Akhyar Diminta Gantikan Ma'ruf Amin
Pemkab Bengkalis Belum Berencana Merumahkan THL
Pemko dan Eka Hospital Kerjasama Bangun Halte
Baru Saja Sebuah SPBU di Sawahan Padang Terbakar
Malam Ini Dua Capres akan Berpidato di KPU, Usai Ambil Nomor Urut
Tiba-tiba Jalan Depan Ruko di Setia Budi Pekanbaru Amblas, Motor Berjatuhan
5 Remaja Spesialis Curanmor Masjid Ditangkap Tim Polsek Rumbai Pekanbaru
Puluhan Ribu Nelayan di Perairan Riau Rawan Terlibat Konflik
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com