Rabu, 14 November 2018
Follow:
Home
AS Tuding Rusia Tutupi Pelanggaran Sanksi PBB atas Korut
Jumat, 14/09/2018 - 15:00:05 WIB
  Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley.  

JAKARTA-Amerika Serikat menuding Rusia menutupi pelanggaran dalam penerapan sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa atas Korea Utara.

Tudingan ini disampaikan menjelang rapat Dewan Keamanan PBB mengenai implementasi sanksi Korut yang digagas oleh AS.

Dalam rapat sebelumnya, DK PBB menyampaikan laporan bahwa Korut belum menghentikan program nuklir dan rudalnya, juga melanggar sanksi mengenai ekspor.

Namun, para diplomat perwakilan Rusia meminta kelompok pemantau sanksi independen untuk mengamandemen laporan itu.

Seorang diplomat mengatakan kepada Reuters laporan yang diamandemen itu menghapus sejumlah referensi yang mengindikasikan Rusia melanggar sanksi Korut tersebut.

DK PBB harus mencapai konsensus agar dapat merilis laporan yang sudah diamandemen tersebut. Namun, AS menolak.

"Rusia tak dapat dibiarkan mengubah laporan PBB yang independen mengenai sanksi Korut hanya karena mereka tidak suka isinya. Titik," ujar Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley.

Sejak pertemuan bersejarah antara Presiden AS, Donald Trump, dan pemimpin tertinggi Korut, Kim Jong-un, pada Juni lalu, Rusia dan China terus mendesak komunitas internasional untuk meringankan sanksi atas Korut.

Namun, Washington menekankan bahwa sanksi akan terus diterapkan hingga Korut benar-benar melucuti senjata nuklirnya, sesuai dengan kesepakatan dalam pertemuan Kim dan Trump tersebut.

CNN Indonesia

 
Berita Terbaru >>
SKK Migas Raih Juara II Stan Terbaik Riau Expo 2018
Runway 2.600 Meter Bandara Internasional SSK Pekanbaru Diresmikan
Banjir Masih Jadi Ancaman di Beberapa Wilayah Riau
Inilah Kalimat Terakhir Khashoggi Sebelum Dibunuh di Konsulat Saudi
Peduli Bencana Sulteng, Pemkab Bengkalis Salurkan Bantuan Rp263 Juta
Dorong Pertumbuhan Wisata, Forwata Riau Eksplore Keindahan Rokan Hilir
Banjir dan Longsor di Pariaman, Dua Orang Tewas
Teuku Wisnu: Dari Glamour ke Zikir
Suap Meikarta, KPK Panggil Eks Presdir Lippo Cikarang
Diduga Tampil di Indonesia tak Sepenuh Hati, PSY Dituntut Rp.3,6 Miliar
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com