Rabu, 24 April 2024
Follow:
Home
Miftahul Akhyar Diminta Gantikan Ma'ruf Amin
Sabtu, 22/September/2018 - 20:34:50 WIB
  Miftahul Akhyar diminta menggantikan Ma'ruf Amin menjadi Rais Aam PBNU. (ft, ant)
 
TERKAIT:
   
 
JAKARTA- Wakil Rais Aam Pengurus Besar Nahdlathul Ulama (PBNU) Miftahul Akhyar ditunjuk untuk menjalankan tugas Rais Aam yang baru saja ditinggalkan Ma'ruf Amin.

Ma'ruf Amin resmi mengundurkan diri dari posisi Rais Aam PBNU karena maju sebagai calon wakil presiden di pilpres 2019.

Atas sikap tersebut, Mustasyar PBNU Maimoen Zubair mengatakan telah menemui Miftahul Akhyar sebanyak dua kali untuk memohon agar bersedia menduduki posisi Rais Aam PBNU.

"Bapak KH. Miftahul Akhyar selaku Wakil Ro'is 'Aam PBNU. Dan dalam hal ini saya telah menemui Bapak KH. Miftahul Akhyar dua kali memohon kepada beliau untuk bersedia menduduki Rais 'Aam PBNU," tulis Mbah Moen, begitu Maimoen akrab disapa, melalui keterangan pers, Sabtu (22/9).

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang itu mengaku mendukung keputusan Ma'ruf mengundurkan diri dari posisinya sebagai Rais Aam dan digantikan dengan wakilnya, Miftahul.

"Saya sangat menghendaki sekali melalui pemikiran yang ada permohonan petunjuk dari Allah SWT. mana yang baik setelah Rais 'Aam Bapak KH Ma'ruf Amin menjadi cawapres, yang diangkat menduduki sebagai penggantinya adalah Bapak KH. Miftahul," ujarnya.

Selain itu, mantan anggota MRR RI utusan Jawa Tengah tiga periode itu juga mengaku kecewa karena tidak bisa hadir dalam rapat pleno PBNU yang digelar pada Sabtu (22/9) di Gedung PBNU, Jakarta karena kondiai tubuhnya yang kurang sehat.

"Dalam hal ini saya merasa kecewa terhadap diri saya sendiri tidak bisa menghadiri Rapat Pleno PBNU karena faktor kesehatan. Sakit saya diabet melonjak tinggi sehingga tidak bisa menghadiri acara pada hari ini," terangnya.

Sebelumnya, Ma'ruf mengatakan ia harus mundur sebagai Rais Aam PBNU sebagai konsekuensi memutuskan maju sebagai cawapres Joko Widodo di pilpres 2019 dan sebagaimana diatur dalam AD/ART NU.

"Setelah resmi dinyatakan sebagai cawapres, terhitung mulai hari ini saya mengundurkan diri sebagai Rais Aam," ujar Ma'ruf Sabtu (22/9).

Ketua PBNU bidang Hukum PBNU Robikin Emhas mengaku untuk pertama kalinya KH Miftahul Akhyar memimpin Rapat Pleno mundurnya Ma'ruf Amin dalam khidmah sebagai Pejabat Rais 'Aam PBNU.

Menurut Robikin, setelah melepas jabatan sebagai Rais Aam PBNU, Rapat Pleno PBNU menetapkan Ma'ruf Amin sebagai Mustasyar PBNU masa khidmat 2015-2020.

"Keputusan itu berlaku efektif sejak hari ini," pungkas Robikin.

CNN Indonesia

 
Berita Terbaru >>
Jokowi Tegaskan tak ada Tim Transisi untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
Komisi II DPR: Pemerintah Segera Selesaikan Pembayaran Lahan Tol Pekanbaru-Padang
Alek Kurniawan Resmi Sandang Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN
Pemerintah Segera Bentuk Satgas Pemberantasan Judi Online
Bandara SSK II Pekanbaru Catat Kenaikan Penumpang Signifikan Musim Lebaran 2024
Atasi Kenaikan Debit Air, PLTA Koto Panjang Buka Spillway Gate
Serapan Hanya 20 Persen, Pj Wako Minta OPD Tingkatkan Realisasi Anggaran
Kurir Sabu 23,8 Kg Ditangkap di Medan, Pernah Dipenjara 2 Kali
Diduga Korupsi Bansos Rp 1,7 Miliar Mantan Bupati Bone Bolango Ditahan
Bersinergi dengan Pemkab Pelalawan, Bupati Zukri Terima PJS Award 2024
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2022 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com