Senin, 17 Desember 2018
Follow:
Home
Diskusi Publik FPR "Menakar Peluang Caleg Incumbent DPRD Riau"
Rabu, 26/09/2018 - 20:57:45 WIB
 
 

PEKANBARU - Forum Pemimpin Redaksi (FPR) Riau mengadakan Diskusi Publik dengan tema 'Menakar Peluang Caleg Incumbent DPRD Riau' yang dilaksanakan di Grand Central Hotel Pekanbaru, Rabu (26/9/18) siang.

Hadir sebagai narasumber yakni, H Bagus Santoso S Ag, MP dari Fraksi PAN DPRD Riau, Drs H Suhardiman Amby dari Fraksi Hanura DPRD Riau, Abdul Vattah Harahap Fraksi Golkar, Nasril, S.Ag, MA Fraksi Demokrat, Kordias Pasaribu, SH, M.Si Fraksi PDI Perjuangan.

Sedangkan sebagai penyeimbang, panitia menghadirkan Dr H Syafriadi SH MH dari tokoh pers Riau, Zufra Irwan dari Komisi Informasi Publik Riau dan Dr Khairul Anwar selaku pengamat politik Universitas Riau.

Turut hadir Presiden BEM dari UNRI,UWIN,UMRI,UNILAK ,Tabrani Rab dan Persada Bunda.

Presiden FPR, Fajar Muhardi menyampaikan apresiasinya kepada seluruh tamu undangan dari Forkopimda, mahasiswa dan para narasumber. Sekaligus memaparkan susunan pengurus Forum Pemimpin Redaksi (FPR) periode lanjutan 2018-2020.

Fajar, berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan dan bagi masyarakat dan mahasiswa yang  hadir.

Dikesempatan itu, masing-masing narasumber juga menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dinilai bisa memberi mencerdaskan dan menambah wawasan bagi masyarakat dan mahasiswa ini.

"Kita sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan FPR ini. Kegiatan ini bisa mencerdaskan masyarakat," kata Kordias.

Menurutnya, pada hakekatnya politik itu suci sebab digunakan untuk kebaikan. Walau demikian, politisi harus mempersiapkan diri untuk dibuli dan menerima kritikan.

Kordias juga menyampaikan keinginannya maju kembali sebagai anggota dewan Riau, karena menurutnya masih banyak hal yang mesti diselesaikan demi membangun Riau.

Sementara itu, selain mengapresiasi kegiatan FPR, anggota DPRD Riau, Nasril juga menjelaskan 3 persoalan dalam tema menakar peluang Caleg Incumben yang ditaja FPR.

Pertama, bagaimana memiliki akses secara ekonomi, walaupun dirinya hanya honorer pondok pesantren bergaji Ro800 ribu perbulan. Namun berkat kegigihannya ia meraih 4000 suara duduk di dewan.

Selanjutnya akses secara sosial, ia diberikan kepercayaan dari rakyat untuk dekat dengan masyarakat melalui reses, sosialisasi Perda.

Terakhir, akses secara politik. Melalui berbagai stakeholder memberikan usulan dan saran.

Disamping itu, Calon Incumbent DPRD Riau, Suhardiman Amby juga menyampaikan keinginannya maju kembali sebagai Caleg DPRD Riau. Sebab menurutnya, masih banyak pekerjaan yang belum  terselesaikan diantaranya, persoalan aparatur yang dinilai amburadul  jauh dari harapan.

Begitu juga dengan penyelesaian permasalahan hutan dan lahan di Provinsi Riau.(rls)

 
Berita Terbaru >>
Saiman: Ini Dendam Politik. Dedet: Bagian Mana yang Dihilangkan
Satu Korban Meninggal Dalam Longsor Sitinjau Luaik
PKS Kritik Edaran Mendagri Soal Jilbab PNS Masuk Krah Baju
Kemendagri Terbitkan Aturan Penggunaan Jilbab untuk PNS
Longsor di Sitinjau Lauik Sebabkan Tiga Mobil Terseret Material
Sungai Siak Meluap, Desa Wisata Buluh Cina Riau Dilanda Banjir
Buah Rambutan Bermanfaat untuk Kesehatan
Johannes Kotjo Divonis Dua Tahun Penjara Dalam Kasus Suap PLTU Riau-1
Wisata Religi Riau Terus Dikembangkan
Waspada, Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih akan Melanda Riau
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com