Sabtu, 23 Februari 2019
Follow:
Home
Polisi Atur Jadwal Periksa Ratna Sarumpaet
Rabu, 03/10/2018 - 15:39:39 WIB
  Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta  

JAKARTA- Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan bakal memanggil pegiat perempuan Ratna Sarumpaet, terkait polemik kasus pemukulan yang dialaminya. Nico mengatakan Ratna bakal dipanggil sebagai saksi.

"Tentu Ibu Ratna Sarumpaet sementara sebagai saksi karena beliau yang mengalami, mendengar. Nanti kami hubungi kalau beliau sudah sehat, dan keterangan itu penting untuk pelapor dan penting untuk masyarakat," kata Nico di Polda Metro Jaya, Rabu (3/10).

Nico berharap Ratna dapat menghadiri pemeriksaan untuk memberikan keterangan lebih lanjut terkait polemik kasus dugaan pemukulannya.

Menurut Nico, polisi bakal berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit Bina Estetika, untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut. Sebab berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, Ratna berada di RS Bina Estetika pada 21 September pada pukul 17.00 WIB. Sementara dari berita yang beredar di tanggal yang sama Ratna tengah dianiaya di dekat Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat.

"Kami akan lakukan pemeriksaan terhadap Ratna Sarumpaet kami akan koordinasi dengan rumah sakit, bahwa rumah sakit itu ada kode etik ada hubungan antara dokter dan pasien ada mekanismenya," kata Nico.

Kendati begitu, Nico tidak menyebutkan tanggal pasti kapan Ratna akan dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi.

Sementara itu Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan pihaknya tidak menetapkan target khusus dalam penyelesaian kasus Ratna Sarumpaet. Ia mengatakan pihaknya bakal menyelesaikan kasus ini secepatnya.

"Tidak ada target tapi teman-teman penyidik akan kerja semaksimal mungkin untuk lengkapi dan sempurnakan keterangan saksi dan sebagainya," kata Setyo.

Dari hasil penyelidikan polisi menyebut wajah lebam Ratna Sarumpaet disebabkan operasi plastik dan bukan karena dianiaya seperti yang beredar.

Penyelidikan melibatkan dua Polda yakni Jawa Barat dan Metro Jaya. Dokumen hasil penyelidikan tersebut beredar di kalangan jurnalis. Ratna kabarnya bakal menggelar jumpa pers pada sore hari ini buat menjelaskan perkaranya. (*)

CNN Indonesia

 
Berita Terbaru >>
Tiga Negara Kuno Tempat Wisata Sejarah yang Menakjubkan
Banyak Makan Sayur dan Buah Juga Bagus untuk Kesehatan Mental
Puskesmas Limapuluh Wakili Riau Lomba Puskesmas Layak Anak Nasional
Jembatan Siak IV Minggu Depan Bisa Dilalui
Mau Rumah dan Umroh Gratis? Ayo Ikuti Jalan Sehat Forum Pemred Riau
Karhutla Makin Meluas, Pemrov Riau Minta Bantuan Pusat
Mursini Gantikan Aziz Zaenal Jadi Ketua DPW PPP Riau
Bersama IBI, Disdalduk KB Pekanbaru Wujudkan Program KKBP
Edarkan Narkoba di Tapung, Suami Istri Ditangkap Polisi
15 Ton Ganja Siap Panen di Aceh Besar Dimusnahkan BNN
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com