Rabu, 24 Oktober 2018
Follow:
Home
Pengurus FORBIS Silaturahmi dengan Ketua OJK Riau
Rabu, 10/10/2018 - 13:35:41 WIB
 
 

PEKANBARU - Perkembangan Lembaga Keuangan Syariah di Riau belum tumbuh sebagus  potensinya. Harusnya di negeri Melayu yang identik dengan Islam, lembaga keuangan syariah tumbuh lebih subur.

"Barangkali perlu sosialisasi lebih intens lagi kepada masyarakat dan pemerintah daerah tentang hal ini dan saya rasa disinilah peran FORBIS itu," kata Ketua Otoritas Jasa Keunagan (OJK) Riau, Yusri, saat menyambut kunjungan silaturahmi Pengurus Forum Wartawan Bisnis (FORBIS) Riau, Rabu (10/10/2018).

Menurut Yusri, keberadaan FORBIS diharapkan bisa menjadi jembatan karena mungkin pemahaman masyarakat tentang keberadaan lembaga keuangan syariah masih minim. Demikian juga kepada stake holder sebagai pengambil kebijakan, tentunya sosialisasi tentang lembaga keuangan syariah perlu dilakukan terus menerus.

"Stake holder juga harus mendukung keberadaan lembaga keuangan syariah di Riau, misalnya dengan cara menggunakan perbankan syariah untuk pembiayaan dan penyimpanan dana," kata Yusri.

Dalam silaturahmi antara FORBIS dan OJK yang dihadiri Ketua FORBIS Riau Muhammad Junaidi, Wakil Ketua Bambang Irawan Syahputra, Sekretaris Luzi Diamanda dan Bendahara Joni paslah, juga disarankan Yusri agar FORBIS lebih sering mengadakan sosialisasi atau pun pelatihan, khususnya tentang pemahaman mengelola keuangan dan berinvestasi.

"FORBIS juga harus menggandeng Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Riau untuk kegiatan ke depan, khususnya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana masyarakat bisa mengelola keuangan yang baik dan bagaimana mereka berinvestasi dengan baik," ujar Yusri.

Sementara itu Ketua FORBIS Riau Muhammad Junaidi dalam kesempatan ini menceritakan tentang keberadaan FORBIS yang didirikan pada tahun 2008 silam. Hanya saja FORBIS sempat fakum karena kesibukan para pengurusnya.

"Melihat perkembangan dan situasi saat ini kami bersepakat FORBIS kembali aktif dan mengambil posisi sebagai forum yang mengedukasi, khususnya kepada wartawan ekonomi dan secara umum kepada masyarakat," kata Junaidi.

Menurut Junaidi, keberadaan FORBIS menjadi penting saat perkembangan ekonomi beriringan dengan perkembangan tekhnologi. Artinya, wartawan ekonomi harus paham perkembangan ekonomi mikro dan makro, agar mereka tidak salah memberikan informasi kepada masyarakat.

Dalam waktu dekat, kata Junaidi, FORBIS akan mengadakan pelatihan tentang bisnis saham bekerja sama dengan Bursa Efek Indfonesia (BEI) Riau, untuk 25 orang editor media yang ada di Riau. Tujuannya agar editor tidak salah dalam mengedit berita-berita tentang saham, sehingga tersaji dengan benar kepada masyarakat.

Dalam kesempatan ini Ketua OJK juga diminta menjadi Ketua Tim Penasehat FORBIS Riau dan Yusri menyanggupinya. Bahkan Ketua OJK Riau ini juga antusias memberikan masukan, khususnya tentang hal-hal yang bisas digarap FORBIS, agar mampu pula meneruskannya kepada masyarakat.***/ril/zie











 
Berita Terbaru >>
Jenis Senyulong, Buaya yang Muncul di Sungai Siak Tidak Berbahaya
26 Ormas Melaporkan Aksi Pembakaran Bendera Berkalimat Tauhid di Garut
Tingkatkan PAD Online, KPK Kumpulkan Lima Kabapenda di Bank Riau Kepri
Gandeng IZI, Muslim PTPN V Sumbang Korban Bencana Lombok dan Sulteng
Masa Penahanan Ratna Sarumpaet Diperpanjang
Rampok Bersenpi Rampok Uang Ujang Rp500 di Kuansing
Berteriak, Gadis di Pelalawan Ini Selamat dari Percobaan Perkosaan
Cabuli Anak Tiri,‎ Seorang Petani di Desa Suka Maju Rohul Diltangkap Polisi
Cuek Pada Berita negatif, Cara David Beckham Jaga Pernikahannya
Hujan Meteor Bisa Disaksikan Dinihari Nanti di Langit Indonesia
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com