Rabu, 26 Juni 2019
Follow:
Home
Kaus Kaki Berusia 1.700 Tahun Ditemukan di Mesir
Sabtu, 13/10/2018 - 17:28:05 WIB
 
 

MESIR - Sebuah kaus kaki peninggalan Mesir kuno berusia sekitar 1.700 tahun ditemukan dalam sebuah penggalian di tempat pembuangan sampah di Kota Antinooupolis, Mesir. Sekarang kaus kaki itu berada di tangan para peneliti di British Museum of London.

Tampilan kaus kaki tersebut mirip seperti yang ditemui sekarang. Dibuat dari benang wol warna-warni dari tahun 300 sebelum masehi. Dipercaya, kaus kaki ini punya seorang anak kecil.

Berdasarkan bentuk dan melihat dari gaya busana orang Mesir kuno, kala itu kaus kaki dipadukan dengan sandal. Buktinya, bagian ibu jari dibuat lebih besar dan terpisah dari empat jari lainnya.

Kaus kaki ini pertamakalinya ditemukan pada penggalian tahun 1913-1914. Memakai bantuan teknologi baru, para peneliti akhirnya dapat mengurai sejarah kaus kaki kecil tersebut.

Para peneliti mempublikasikan temuan mereka di PLOS One, menggunakan multispektral imaging (MSI), teknik yang memindai artefak dan mendeteksi sedikit warna, untuk menganalisis kaus kaki. MSI memungkinkan tim untuk menemukan bahwa kaus kaki bergaris warna-warni itu diciptakan hanya menggunakan tiga pewarna: merah, biru dan kuning.

Karena kaus kaki hanya dibuat dengan beberapa pewarna, para ilmuwan dapat menentukan seberapa inovatif orang Mesir kuno dengan sumber daya dan proses penenunan yang langka.

"Sebelumnya, Anda harus mengambil sepotong kecil materi, dari berbagai area," Dr. Joanne Dyer, seorang ilmuwan di British Museum dan penulis utama dari penelitian PLOS One, melaporkan.

"Dan kaus kaki ini dari 300 A.D. Kaus kaki itu kecil, rapuh, dan Anda harus menghancurkan bagian dari objek ini secara fisik. Sedangkan dengan pencitraan [multispektral] dan teknik lainnya, Anda memiliki indikasi awal yang sangat baik tentang apa yang bisa terjadi," lanjutnya.

Bahkan menurut Dr. Joanne, penemuan kaus kaki bisa memperlihatkan keadaan ekonomi, perdagangan, akses sumber daya, yang semuanya tercermin dari apa yang masyarakat pakai dan bagaimana mereka membuat benda-benda tersebut.**walipop

 
Berita Terbaru >>
Seorang Kakek di Kuansing Nyaris Tewas Diterkaman Buaya
Satgas Karhutla Mulai Antisipasi Kemunculan Hotspot di Riau
Putusan Sengketa Perselisihan Hasil Pemilu Pilpres akan Dibacakan 27 Juni
Aturan Penetapan Jalur Zonasi PPDB 2019 Direvisi Menteri Pendidikan
Ternyata Rokok Elektrik Bisa Rusak Sel Pelapis Pembuluh Darah
Indonesia Ikut Suarakan Penanggulangan Sampah Plastik
Jengkol Paling Enak Ada di Sumatera Barat
PPDB SMA Sederajat di Riau akan Dimulai Awal Bulan Juli
Pemerintah Putuskan Harga Tiket Pesawat Rute Domestik Turun
Hilang di Sungai Lakar Siak, Mayat Wartoyo Ditemukan Dalam Perut Buaya
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com