Rabu, 23 Januari 2019
Follow:
Home
Jurnalis Polandia Nilai Positif Praktek dan Dampak Industri Sawit
Minggu, 18/11/2018 - 07:40:49 WIB
 
 

PELALAWAN - Jurnalis Polandia melakukan kunjungan lapangan ke PT Sari Lembah Subur (SLS) yang merupakan  perusahaan perkebunan kelapa sawit milik Astra Agro Lestari di Pelalawan, Sabtu (17/11/2018).

Menurut  Schmidt Marcin Slawomir salah seorang jurnalis dari Polandia yang datang bersama tiga orang rekannya bahwa praktek dan dampak industri kelapa sawit  di Indonesia sudah berjalan dengan sangat baik.

"Saya melihat langsung bagaimana industri kelapa sawit berjalan dengan sangat bagus. Industri perkebunan kelapa sawit di sini terbukti baik dan ramah terhadap lingkungan, menjaga kelestarian alam serta memberi dampak sosial ekonomi kepada masyarakat, membuat wilayah berkembang dan menyejahterakan masyarakat," terang Schimdt yang didampingi Ezki Tri Rezeki Widianti, Tenaga Ahli Media Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman.

Kegiatan tersebut merupakan program lanjutan setelah kunjungan kerja yang dilakukan Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman, yang dipimpin oleh Menteri Luhut B Pandjaitan ke Eropa beberapa waktu lalu. Mereka ingin melihat langsung industri kelapa sawit karena mendengar kampanye negatif tentang kelapa sawit Indonesia.

Polandia menjadi negara yang sangat penting, mengingat Desember tahun ini akan menjadi tuan rumah Converence of the Parties (COP) ke-24, konferensi PBB yang membahas perubahan iklim.

Menurut M Marwan, Direktur Area Andalas 2, PT Astra Agro  Lestari Tbk, sesuai visi dan misi perusahaan, Grup Astra Agro beserta anak usahanya berupaya menjalankan bisnis yang dapat memberi manfaat positif bagi lingkungan dan masyarakat. Tujuan itu dicapai dengan menjalankan empat pilar program Corporate Social Responsibility (CSR).

Selain menyaksikan bagaimana kebun sawit dikelola dengan menerapkan prinsip-prinsip sustainability, Schimdt dan rombongan jurnalis Polandia bertamu serta berbincang-bincang dengan Rahmat, Ketua KUD Amanah, koperasi yang mewadahi petani-petani sawit rakyat. Serta khusus mewawancarai Supriyanto, eks transmigran yang merupakan petani sawit sukses binaan PT SLS.

"Kehadiran jurnalis dari Polandia ini bukan tamu yang pertama. Sebelumnya koperasi kami juga dikunjungi tamu-tamu dari luar negeri, termasuk LSM yang sering berpandangan negatif terhadap sawit," kata Rahmat.

Ia bersama petani sawit lainnya mengaku siap menjelaskan kepada siapapun yang belum menyadari bahwa perkebunan kelapa sawit juga dikelola dengan prinsip-prinsip yang berkelanjutan. *(rls)

 
Berita Terbaru >>
Pengamat: 100 Hari Kepemimpinan, Syamsuar-Edy Tidak Bisa Berbuat Banyak
Demi Rakyat, Gubri Terpilih akan Pangkas Biaya Perjalanan Dinas
Jatmiko Krisna Santosa Jabat Direktur Utama PTPN V
PASS LANTANG Riau Resmi Dikukuhkan
Saiman Pakpahan: Wakil Rakyat Riau Hanya Grup 'Paduan' Suara
Sepuluh Pejabat Pemko Pekanbaru Dikukuhkan Walikota
Wajib Pajak Curang, Perbulan Pemko Pekanbaru Rugi Ratusan Juta
Tahun ini, DPKP Pekanbaru Rancang Panggilan Cepat Smart Rescue Madani
Mulai Sore Ini Supermoon Bisa Dilihat Diseluruh Indonesia
Semua Wilayah di Pedamaran Sudah Miliki Aliran Listrik
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com