Rabu, 17 Juli 2019
Follow:
Home
Data Terbaru Tsunami Selat Sunda 429 Tewas
Selasa, 25/12/2018 - 13:55:23 WIB
 
 

JAKARTA- Jumlah korban meninggal korban tsunami Selat Sunda di Banten dan Lampung untuk sementara berjumlah 429 orang. Data ini masih mungkin akan terus bertambah mengingat pendataan masih terus dilakukan.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, data ini tercatat hingga, Selasa (25/12) pukul 13.00 WIB atau hari H+3.

"Total 429 orang meninggal. 1.485 luka-luka, 154 orang hilang dan 16.082 orang mengungsi," kata Sutopo di Kantor BNPB, Jakarta.

Menurutnya data ini terus berubah karena Tim SAR gabungan terus menyisir lima kabupaten di Banten dan Lampung yang terdampak tsunami.

Sejauh ini Kabupaten Pandeglang di Banten jadi wilayah yang paling parah terdampak tsunami. Wilayah lain yang terdampak adalah Kabupaten Serang, Lampung Selatan, Tanggamus dan Pesawaran.

Tsunami di Selat Sunda diyakini dipicu oleh longsor oleh bawah laut akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang ada di tengah laut.


Tsunami datang tanpa peringatan dini dan tanda-tanda alam seperti surutnya air laut di pantai.

Sampai saat ini Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika masih mengimbau warga untuk tidak beraktifitas di kawasan pesisir terutama di Selat Sunda.

CNN Indonesia

 
Berita Terbaru >>
UNRI Buka Pendaftaran Jalur Mandiri dan Bina Lingkungan
Sanggar Selembayung Mengarak Teater Lewat 'Padang Perburuan'
Woww, Suhu Kota Bandung Capai 13 Derajat Celcius
Sebabkan Karhutla, Pria di Rawa Sekip Inhu Diamankan Polisi
Bupati Siak Buka Pelaksanaan Ibadah Suluk di Dayun
Gubri Buka Festival Gasing Internasional di Siak
Ke Istana, Baiq Nuril Serahkan Surat Permohonan Amnesti
KPK Panggil Pemilik PT Duta Palma, Tersangka Kasus Suap Alih Fungsi Hutan Riau
Terus Menguat, Rupiah Pagi Ini Rp13.949 per Dolar AS
Bakar Lahan Gambut untuk Tanam Cabai, Warga Kampar Ditangkap Polisi
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2017 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com